Agroplus – Kabar gembira datang dari sektor konstruksi nasional yang memiliki dampak vital bagi geliat pertanian di Tanah Air. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) baru saja mengukir pencapaian penting dengan meraih dukungan penuh dari para Pemegang Obligasi dan Sukuknya. Kesepakatan ini bukan sekadar restrukturisasi finansial biasa, melainkan sebuah fondasi kuat untuk transformasi dan penyehatan perusahaan, yang secara tidak langsung akan menjamin kelancaran proyek-proyek infrastruktur pendukung ketahanan pangan dan distribusi hasil bumi.
Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) dan Rapat Umum Pemegang Sukuk (RUPSU) yang krusial ini berlangsung pada 20-22 April 2026. Agenda utamanya adalah menyelaraskan berbagai ketentuan yang sebelumnya menempatkan WIKA dalam kondisi kelalaian perjanjian, khususnya terkait jadwal pembayaran kupon, perpanjangan jatuh tempo pokok, dan belum terpenuhinya rasio keuangan sesuai kesepakatan. Ini adalah langkah proaktif WIKA untuk menata kembali struktur keuangannya demi keberlanjutan bisnis.

Dengan kehadiran kuorum yang memadai, para pemegang obligasi dan sukuk secara bulat menyetujui seluruh proposal yang diajukan oleh WIKA. Ini mencakup penyesuaian jadwal pembayaran kupon, perpanjangan masa jatuh tempo pokok, hingga penyesuaian terkait rasio keuangan Perseroan. Bahkan, ketentuan denda dalam perjanjian pun turut disepakati untuk disesuaikan, menunjukkan fleksibilitas dan kepercayaan dari para investor terhadap prospek WIKA ke depan.
Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito, menekankan bahwa kesepakatan ini adalah tonggak penting dalam upaya memperkuat fundamental perusahaan. "Persetujuan yang kami terima adalah cerminan kepercayaan pemegang obligasi dan sukuk terhadap strategi penyehatan yang sedang kami jalankan," ungkap Agung dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/4/2026). Ia menambahkan, "Ini adalah landasan krusial bagi WIKA untuk memastikan keberlanjutan operasional dan memperkokoh struktur keuangan kami di masa mendatang, demi mendukung pembangunan infrastruktur yang juga menopang sektor pangan."
Dengan dukungan solid dari Danantara sebagai pemegang saham mayoritas, serta seluruh pemegang efek, WIKA berkomitmen penuh untuk melanjutkan strategi penyehatan dengan disiplin tinggi. Penguatan tata kelola perusahaan dan menjaga kepercayaan seluruh pemangku kepentingan menjadi prioritas utama. WIKA sangat optimistis bahwa langkah strategis ini akan menjadi fondasi kokoh untuk memulihkan kinerja, menjamin keberlangsungan usaha, dan terus meningkatkan kontribusi Perseroan dalam pembangunan infrastruktur nasional, termasuk jalan-jalan logistik pertanian yang vital, bendungan irigasi, dan fasilitas pendukung lainnya yang krusial bagi kemajuan sektor pertanian di Indonesia. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui agroplus.co.id.