Close Menu
    What's Hot

    Prabowo: BUMN Wajib Untung Rp 800 T, Jangan Main-Main!

    12-03-2026 - 10.06

    BNI Tebar Dividen Jumbo! Investor Siap Panen Modal!

    11-03-2026 - 10.06

    Terkuak! OJK Tutup BPR Koperindo Jaya, Ini Alasannya

    10-03-2026 - 10.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Prabowo: BUMN Wajib Untung Rp 800 T, Jangan Main-Main!
    • BNI Tebar Dividen Jumbo! Investor Siap Panen Modal!
    • Terkuak! OJK Tutup BPR Koperindo Jaya, Ini Alasannya
    • Waspada! Mitos Utang Pinjol Hangus Otomatis Terbantahkan
    • Apakah Kamu Termasuk? 5 Tanda Golongan Kelas Bawah
    • Pinjol & Multifinance Panen Raya Lebaran: OJK Ungkap Data Mengejutkan!
    • Geger! Skandal Rp 14,5 Triliun Guncang Pasar Modal!
    Kamis, 12 Maret 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Waspada! Konsumsi Beras Tinggi, Ancam Ketahanan Pangan Kita!
    Pangan

    Waspada! Konsumsi Beras Tinggi, Ancam Ketahanan Pangan Kita!

    21-04-2025 - 10.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Waspada! Konsumsi Beras Tinggi, Ancam Ketahanan Pangan Kita!

    Agroplus – Konsumsi beras di Indonesia yang masih sangat tinggi menjadi perhatian serius Badan Pangan Nasional (Bapanas). Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, menekankan perlunya diversifikasi pangan berbasis sumber daya lokal sebagai solusi utama. Hal ini disampaikannya dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (21/4). Menurutnya, strategi pemenuhan pangan nasional tidak hanya bergantung pada intensifikasi dan ekstensifikasi lahan, tetapi juga diversifikasi pangan yang memanfaatkan kekayaan hayati Indonesia.

    Indonesia, kata Arief, memiliki 77 jenis pangan sumber karbohidrat, namun pemanfaatannya masih belum optimal. Pemerintah telah menerbitkan Perpres Nomor 81 tentang Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berbasis Potensi Sumber Daya Lokal untuk mendorong pemanfaatan potensi tersebut. Perpres ini bertujuan untuk mengoptimalkan produksi dalam negeri dan melibatkan seluruh komponen bangsa dalam upaya ketahanan pangan.

    Waspada! Konsumsi Beras Tinggi, Ancam Ketahanan Pangan Kita!
    Gambar Istimewa : news.majalahhortus.com

    Arief juga mengajak masyarakat untuk kembali mengapresiasi kearifan lokal dalam konsumsi pangan. Ia mencontohkan bagaimana masyarakat di berbagai daerah telah lama mengonsumsi singkong, ubi jalar, jagung, sagu, dan lainnya sebagai sumber karbohidrat, serta mengkombinasikannya dengan protein hewani dan nabati dari lingkungan sekitar. "Satu piring makan kita, sepertiganya karbohidrat, tak harus nasi. Bisa diganti singkong, kentang, sorgum, atau jagung," ujarnya.

    Data menunjukkan konsumsi beras mencapai 84 kg per kapita per tahun, jauh lebih tinggi dibandingkan singkong (9,5 kg) dan ubi jalar (3 kg). Kondisi ini menunjukkan dominasi beras yang perlu diimbangi dengan edukasi dan penyediaan alternatif pangan lokal. Arief mencontohkan potensi sagu di Papua, beras jagung di Sulawesi Selatan, dan belut di Wonosobo sebagai sumber protein tinggi yang perlu dikembangkan.

    Senada dengan Arief, Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Andriko Noto Susanto, menekankan pentingnya mengurangi ketergantungan pada beras. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghidupkan kembali semangat konsumsi pangan lokal demi mewujudkan sistem pangan nasional yang lebih beragam, sehat, dan berkelanjutan. Upaya bersama ini, menurut Andriko, merupakan wujud nyata kedaulatan pangan berbasis kearifan lokal. Verdifjord

    Follow on Google News
    Sasmito

      gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

      Related Posts

      Prabowo: BUMN Wajib Untung Rp 800 T, Jangan Main-Main!

      12-03-2026 - 10.06

      BNI Tebar Dividen Jumbo! Investor Siap Panen Modal!

      11-03-2026 - 10.06

      Terkuak! OJK Tutup BPR Koperindo Jaya, Ini Alasannya

      10-03-2026 - 10.06

      09-03-2026 - 10.06

      Waspada! Mitos Utang Pinjol Hangus Otomatis Terbantahkan

      08-03-2026 - 10.06

      Apakah Kamu Termasuk? 5 Tanda Golongan Kelas Bawah

      07-03-2026 - 10.06
      Add A Comment
      Leave A Reply Cancel Reply

      Don't Miss
      Pangan

      Prabowo: BUMN Wajib Untung Rp 800 T, Jangan Main-Main!

      Agroplus – Presiden Prabowo Subianto dengan tegas memberikan peringatan keras kepada seluruh jajaran Badan Usaha…

      BNI Tebar Dividen Jumbo! Investor Siap Panen Modal!

      11-03-2026 - 10.06

      Terkuak! OJK Tutup BPR Koperindo Jaya, Ini Alasannya

      10-03-2026 - 10.06

      09-03-2026 - 10.06
      Top Posts

      Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

      09-04-2025 - 07.38

      Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

      09-04-2025 - 07.38

      Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

      09-04-2025 - 08.22

      Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

      09-04-2025 - 10.06
      agroplus
      © 2026 KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.