Close Menu
    What's Hot

    Strategi Baru PGEO Kejar Target Saham Publik

    05-11-2026 - 02.06

    Mengejar Ambisi Energi Hijau PGE

    05-11-2026 - 02.02

    Waspada Risiko Klaim Asuransi Mobil Listrik

    05-11-2026 - 00.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Strategi Baru PGEO Kejar Target Saham Publik
    • Mengejar Ambisi Energi Hijau PGE
    • Waspada Risiko Klaim Asuransi Mobil Listrik
    • Strategi Jitu SeaBank Raih Laba Triliunan Rupiah
    • Inovasi Baru Listrik Hijau untuk Data Center
    • Laba Bank Mayapada Melonjak Drastis
    • Sinyal Manis Dividen PGEO di Tengah Rekor Produksi
    • Perubahan Besar di Bank JTrust Indonesia
    Kamis, 5 November 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Strategi Baru PGEO Kejar Target Saham Publik
    Pangan

    Strategi Baru PGEO Kejar Target Saham Publik

    05-11-2026 - 02.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) secara tegas menyatakan komitmennya untuk tidak melakukan aksi pembelian kembali atau buyback saham dalam waktu dekat. Keputusan strategis ini diambil guna menjaga dan meningkatkan porsi saham yang beredar di masyarakat atau free float, sejalan dengan regulasi yang ditetapkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).

    Langkah ini diambil sebagai respon atas kebutuhan perusahaan untuk memenuhi target kepemilikan publik yang telah ditetapkan. Saat ini, porsi free float PGEO tercatat masih berada di angka sekitar 11,2%. Perseroan memiliki target ambisius untuk mencapai angka 12,5% pada Maret 2027, dan terus meningkat hingga menyentuh angka 15% pada tahun 2028.

    Strategi Baru PGEO Kejar Target Saham Publik
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Direktur Keuangan PGE, Fransetya Hasudungan Hutabarat, menjelaskan bahwa pihaknya telah merampungkan kajian mendalam mengenai langkah-langkah yang diperlukan untuk memenuhi ketentuan tersebut. Saat ini, perusahaan sedang berada dalam tahap menunggu persetujuan internal sebelum mengeksekusi strategi yang telah disusun.

    "Kami sudah menyelesaikan kajiannya dan saat ini sedang dalam proses persetujuan internal. Kami pastikan akan memenuhi target tersebut, yakni 12,5% di Maret 2027 dan 15% di tahun 2028. Arah kami sudah sangat jelas ke sana," ujar Fransetya dalam sebuah pertemuan media di Jakarta Pusat.

    Menurut Fransetya, menghindari buyback adalah langkah logis karena aksi tersebut justru akan menyerap saham dari pasar dan berisiko memperkecil porsi free float. Sebaliknya, perusahaan justru ingin memperluas ketersediaan saham di publik guna meningkatkan likuiditas perdagangan di bursa.

    Peningkatan porsi saham publik ini juga dipandang sebagai langkah krusial untuk merespons tingginya minat investor institusi asing terhadap saham PGEO. Fransetya mencatat adanya tren positif di mana investor global menunjukkan kepercayaan yang besar terhadap prospek perusahaan dan pasar modal Indonesia, meskipun di tengah dinamika global yang menantang.

    "Jangan sampai minat dari dalam negeri kalah. Jika kita lihat, investor luar negeri sudah sangat tertarik dan proporsinya terus meningkat. Ini menunjukkan bahwa dunia internasional percaya pada potensi Indonesia," tambahnya.

    Terkait mekanisme peningkatan free float, PGEO tengah mengkaji beberapa opsi strategis. Opsi tersebut meliputi divestasi saham oleh pemegang saham yang ada saat ini maupun melalui skema penerbitan saham baru atau rights issue. Namun, perusahaan menekankan bahwa setiap pilihan akan diambil dengan prinsip kehati-hatian (prudent).

    Mengingat status PGEO sebagai bagian dari grup Pertamina, setiap keputusan besar harus melewati proses birokrasi yang ketat, mulai dari tingkat subholding hingga holding Pertamina. Perseroan berkomitmen untuk memastikan bahwa langkah apa pun yang diambil nantinya tetap menjaga fundamental keuangan dan kesehatan perusahaan tetap terjaga dengan baik.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Mengejar Ambisi Energi Hijau PGE

    05-11-2026 - 02.02

    Waspada Risiko Klaim Asuransi Mobil Listrik

    05-11-2026 - 00.06

    Strategi Jitu SeaBank Raih Laba Triliunan Rupiah

    05-11-2026 - 00.02

    Inovasi Baru Listrik Hijau untuk Data Center

    04-11-2026 - 23.06

    Laba Bank Mayapada Melonjak Drastis

    04-11-2026 - 23.02

    Sinyal Manis Dividen PGEO di Tengah Rekor Produksi

    04-11-2026 - 20.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Strategi Baru PGEO Kejar Target Saham Publik

    agroplus.co.id – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) secara tegas menyatakan komitmennya untuk tidak melakukan…

    Mengejar Ambisi Energi Hijau PGE

    05-11-2026 - 02.02

    Waspada Risiko Klaim Asuransi Mobil Listrik

    05-11-2026 - 00.06

    Strategi Jitu SeaBank Raih Laba Triliunan Rupiah

    05-11-2026 - 00.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.