Close Menu
    What's Hot

    Bank Mega Bidik Target Penjualan Wisata Fantastis

    09-10-2026 - 10.06

    Saham JARR Anjlok Usai Gadai ke Mandiri

    09-10-2026 - 10.02

    IHSG Merah Pekat Asing Malah Borong Saham

    09-10-2026 - 08.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Bank Mega Bidik Target Penjualan Wisata Fantastis
    • Saham JARR Anjlok Usai Gadai ke Mandiri
    • IHSG Merah Pekat Asing Malah Borong Saham
    • Pasar Saham Merah Membara Asing Kabur
    • IHSG Terjun Bebas ke Level 6.083
    • IHSG Merosot Tajam Hari Ini
    • Optimisme Konsumen RI Tetap Terjaga
    • Rupiah Tergelincir ke Level Rp17.890 Per Dolar AS
    Jumat, 9 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Stok Beras Pecah Rekor! Petani Makin Kaya?
    Pangan

    Stok Beras Pecah Rekor! Petani Makin Kaya?

    30-05-2025 - 10.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Stok Beras Pecah Rekor! Petani Makin Kaya?

    Agroplus – Kabar gembira datang dari sektor pertanian Indonesia! Untuk pertama kalinya dalam sejarah Perum Bulog, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) menembus angka 4 juta ton. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyampaikan apresiasi mendalam atas pencapaian ini, yang dianggap sebagai simbol keberhasilan kolaborasi nasional dalam memperkuat ketahanan pangan dan mensejahterakan petani.

    Berdasarkan data terkini per 29 Mei 2025, Bulog telah menyerap setara 2.407.257 ton beras, sehingga total stok beras nasional mencapai 4.001.059 ton. Angka fantastis ini menjadi bukti nyata kerja keras seluruh pihak, mulai dari petani hingga pemerintah.

    Stok Beras Pecah Rekor! Petani Makin Kaya?
    Gambar Istimewa : news.majalahhortus.com

    "Saya berterima kasih kepada seluruh petani Indonesia, Komisi IV DPR RI, TNI, Polri, Kejaksaan, pemerintah daerah, PIHC, Bulog, akademisi, pelaku usaha penggilingan, penyuluh pertanian, dan media. Semua pihak telah berkontribusi pada pencapaian cadangan beras terbesar dalam sejarah," ujar Mentan Amran.

    Mentan Amran juga menyoroti peran penting Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong terobosan strategis melalui Instruksi Presiden (Inpres) yang memperkuat produksi dan mempermudah petani dalam berusaha tani. Penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen (GKP) sebesar Rp6.500/kg dan penghapusan sistem rafaksi menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintah kepada petani.

    Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa produksi beras nasional pada Januari-Mei 2025 mencapai 16,55 juta ton, meningkat 11,95% dibandingkan tahun sebelumnya. Kinerja serapan Bulog juga mencatat rekor tertinggi dalam 57 tahun terakhir, dengan penyerapan lebih dari 2,4 juta ton beras lokal hingga akhir Mei 2025, melonjak 400% dibandingkan rata-rata serapan dalam periode yang sama dalam 5 tahun terakhir.

    "Ini menunjukkan bahwa produksi dalam negeri tidak hanya meningkat, tetapi juga diserap secara masif langsung dari petani. Langkah ini efektif memperkuat cadangan nasional dan menjaga kestabilan harga di tingkat petani," terang Mentan Amran.

    Mentan Amran menegaskan bahwa pencapaian 4 juta ton bukan sekadar angka statistik, melainkan simbol kuat dari meningkatnya kesejahteraan petani dan kemandirian bangsa. Dulu, saat panen raya, harga gabah seringkali anjlok dan petani merugi. Kini, mayoritas petani bisa menjual GKP minimal Rp 6.500 per kg sesuai HPP, bahkan lebih.

    Apresiasi khusus juga diberikan kepada strategi agresif jemput bola yang dilakukan oleh Bulog dalam menyerap gabah petani secara langsung. Langkah ini dinilai sangat efektif dalam memperkuat cadangan beras pemerintah dan memberikan kepastian harga serta pasar bagi petani.

    Dengan kolaborasi lintas sektor yang kuat dan kebijakan strategis yang tepat sasaran, pemerintah optimistis bahwa ketahanan pangan Indonesia bukan lagi impian, tetapi realitas yang terus dibangun dan dijaga. Kesejahteraan petani pun diharapkan semakin meningkat seiring dengan keberhasilan ini. Verdifjord

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Bank Mega Bidik Target Penjualan Wisata Fantastis

    09-10-2026 - 10.06

    Saham JARR Anjlok Usai Gadai ke Mandiri

    09-10-2026 - 10.02

    IHSG Merah Pekat Asing Malah Borong Saham

    09-10-2026 - 08.06

    Pasar Saham Merah Membara Asing Kabur

    09-10-2026 - 08.02

    IHSG Terjun Bebas ke Level 6.083

    09-10-2026 - 05.06

    IHSG Merosot Tajam Hari Ini

    09-10-2026 - 05.02
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Bank Mega Bidik Target Penjualan Wisata Fantastis

    agroplus.co.id – PT Bank Mega Tbk (MEGA) kembali menunjukkan taringnya di sektor gaya hidup dan…

    Saham JARR Anjlok Usai Gadai ke Mandiri

    09-10-2026 - 10.02

    IHSG Merah Pekat Asing Malah Borong Saham

    09-10-2026 - 08.06

    Pasar Saham Merah Membara Asing Kabur

    09-10-2026 - 08.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.