Close Menu
    What's Hot

    BEI Gembok Saham BAPA: Meroket 205% dalam Sebulan!

    30-04-2026 - 10.06

    Negara Hadir! Ahli Waris Korban KRL Terima Rp90 Juta

    29-04-2026 - 10.06

    Gawat! Minyak Tembus US$107, Pangan Terancam?

    27-04-2026 - 10.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • BEI Gembok Saham BAPA: Meroket 205% dalam Sebulan!
    • Negara Hadir! Ahli Waris Korban KRL Terima Rp90 Juta
    • Gawat! Minyak Tembus US$107, Pangan Terancam?
    • Cianjur Dulu: Kopi Melimpah, Rakyat Menderita, Bupati Mewah!
    • Pensiun Dini dari OnlyFans, Raup Rp1 Triliun!
    • WIKA Lolos Badai! Investor Percaya, Sektor Pertanian Untung?
    • Kursi Direksi Timah Bergeser, Ini Tujuan Barunya!
    Minggu, 17 Mei 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Rezeki Nomplok! KPM Terima Dobel Bantuan Beras, Ini Caranya!
    Pangan

    Rezeki Nomplok! KPM Terima Dobel Bantuan Beras, Ini Caranya!

    28-06-2025 - 10.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Rezeki Nomplok! KPM Terima Dobel Bantuan Beras, Ini Caranya!

    Agroplus – Kabar gembira bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM)! Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) akan menyalurkan bantuan pangan beras dobel untuk alokasi Juni dan Juli 2025 sekaligus. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah situasi ekonomi yang dinamis.

    Sebanyak 18,2 juta KPM di seluruh Indonesia akan menerima manfaat dari program ini. Setiap KPM akan mendapatkan 10 kilogram beras per bulan, sehingga total bantuan yang diterima untuk dua bulan adalah 20 kilogram. Data penerima bantuan diambil dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah divalidasi.

     Rezeki Nomplok! KPM Terima Dobel Bantuan Beras, Ini Caranya!
    Gambar Istimewa : news.majalahhortus.com

    Perum Bulog sebagai pelaksana distribusi akan menyalurkan beras langsung dari gudang ke titik-titik pembagian di desa atau kelurahan. Proses distribusi akan dipantau ketat melalui aplikasi Banpang milik Bulog, serta didukung dengan dokumentasi lengkap seperti Berita Acara Serah Terima (BAST) dan foto geo-tagging.

    Lantas, bagaimana cara mengambil bantuan beras ini? Bagi KPM yang berhalangan hadir, pengambilan dapat diwakilkan oleh anggota keluarga satu Kartu Keluarga (KK) dengan membawa identitas diri. Jika diwakilkan oleh pihak di luar keluarga, diperlukan tambahan dokumen berupa Berita Acara Perwakilan dan dokumentasi foto geo-tagged.

    Bagi penerima yang tidak ditemukan karena pindah domisili atau meninggal dunia, akan dilakukan penggantian dengan data cadangan dari DTSEN. Penggantian ini harus disertai dengan surat pernyataan tanggung jawab mutlak dan dokumen pengganti lainnya.

    Di wilayah dengan akses geografis yang sulit, penyaluran akan dilakukan secara kolektif oleh aparat desa atau RT/RW dengan pengawasan minimal dua petugas TNI atau Polri. Proses ini tetap harus didokumentasikan secara lengkap sebagai bentuk pertanggungjawaban.

    Bapanas menekankan pentingnya kerja sama dari seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat hingga daerah, untuk memastikan program ini berjalan sukses dan tepat sasaran. Dinas Pangan akan bertugas mengawasi kualitas beras, sementara Dinas Sosial dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) akan mendampingi proses penyaluran di lapangan.

    Untuk memastikan kualitas penyaluran dan menampung keluhan masyarakat, Bapanas menyediakan layanan hotline melalui laman Sapa Badan Pangan (https://sapa.badanpangan.go.id) serta WhatsApp di 0895391606768 (NFA) dan 08111667016 (Perum Bulog).

    Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Mokhammad Suyamto, menambahkan bahwa pola penyaluran tahun ini mengalami penyempurnaan. Bulog bertanggung jawab penuh mulai dari kepala cabang hingga tim pelaksana di titik distribusi, bekerja sama langsung dengan tim di bawah kendali Bulog.

    Program bantuan pangan beras ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat rentan, menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional, serta menahan laju inflasi. Verdifjord

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    BEI Gembok Saham BAPA: Meroket 205% dalam Sebulan!

    30-04-2026 - 10.06

    Negara Hadir! Ahli Waris Korban KRL Terima Rp90 Juta

    29-04-2026 - 10.06

    Gawat! Minyak Tembus US$107, Pangan Terancam?

    27-04-2026 - 10.06

    Cianjur Dulu: Kopi Melimpah, Rakyat Menderita, Bupati Mewah!

    26-04-2026 - 10.06

    25-04-2026 - 10.06

    Pensiun Dini dari OnlyFans, Raup Rp1 Triliun!

    24-04-2026 - 10.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    BEI Gembok Saham BAPA: Meroket 205% dalam Sebulan!

    Agroplus – Kabar mengejutkan datang dari lantai bursa bagi para pelaku pasar, termasuk investor di…

    Negara Hadir! Ahli Waris Korban KRL Terima Rp90 Juta

    29-04-2026 - 10.06

    Gawat! Minyak Tembus US$107, Pangan Terancam?

    27-04-2026 - 10.06

    Cianjur Dulu: Kopi Melimpah, Rakyat Menderita, Bupati Mewah!

    26-04-2026 - 10.06
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.