Agroplus – Di tengah riuhnya gejolak geopolitik dan ekonomi dunia yang tak menentu, ditambah dengan kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia yang turut memengaruhi banyak sektor, ada satu instrumen investasi yang justru disebut semakin memikat: pialang berjangka. Menurut Presiden Direktur Doo Financial Futures, Ariston Tjendra, kondisi saat ini justru membuka peluang menarik bagi para investor yang jeli dan berani mengambil langkah.
Ariston menjelaskan, perdagangan berjangka menawarkan fleksibilitas yang luar biasa, mirip dengan petani yang bisa memilih waktu tanam dan panen sesuai kondisi pasar yang dinamis. Investor memiliki keleluasaan untuk membeli atau bahkan menjual terlebih dahulu produk-produk di bursa berjangka. Volatilitas harga yang tinggi, yang seringkali dianggap sebagai risiko, justru bisa menjadi ladang subur untuk memanen keuntungan dari selisih harga transaksi. Ini adalah strategi yang memungkinkan investor "menggarap" peluang di tengah ketidakpastian global, mengubah tantangan menjadi potensi cuan.

Doo Financial Futures mencatat bahwa komoditas emas masih menjadi primadona, menguasai sekitar 80% dari total perdagangan bursa berjangka. Di sisi regulasi, penerapan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) diyakini akan semakin memperkuat tata kelola dan meningkatkan keyakinan investor. Dengan Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) sebagai pilar pengawasan, ekosistem bursa berjangka diharapkan menjadi lebih transparan dan terpercaya, memberikan rasa aman bagi para pelaku pasar.
Lantas, bagaimana dampak potensial dari kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran terhadap dinamika perdagangan berjangka? Dan bagaimana prospek investasi secara keseluruhan di tengah pusaran gejolak global yang tak menentu? Pertanyaan-pertanyaan krusial ini menjadi sorotan utama dalam diskusi mendalam antara Shania Alatas dengan Ariston Tjendra di program Power Lunch CNBC Indonesia, Senin (15/06/2026), yang mengupas tuntas potensi cuan di balik setiap fluktuasi pasar dan bagaimana investor dapat mengoptimalkan strategi mereka di era penuh tantangan ini.
