Close Menu
    What's Hot

    BEI Gembok Saham BAPA: Meroket 205% dalam Sebulan!

    30-04-2026 - 10.06

    Negara Hadir! Ahli Waris Korban KRL Terima Rp90 Juta

    29-04-2026 - 10.06

    Gawat! Minyak Tembus US$107, Pangan Terancam?

    27-04-2026 - 10.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • BEI Gembok Saham BAPA: Meroket 205% dalam Sebulan!
    • Negara Hadir! Ahli Waris Korban KRL Terima Rp90 Juta
    • Gawat! Minyak Tembus US$107, Pangan Terancam?
    • Cianjur Dulu: Kopi Melimpah, Rakyat Menderita, Bupati Mewah!
    • Pensiun Dini dari OnlyFans, Raup Rp1 Triliun!
    • WIKA Lolos Badai! Investor Percaya, Sektor Pertanian Untung?
    • Kursi Direksi Timah Bergeser, Ini Tujuan Barunya!
    Senin, 18 Mei 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Prabowo: Sebelum RI Swasembada Pangan, Saya Takkan Tenang!
    Pangan

    Prabowo: Sebelum RI Swasembada Pangan, Saya Takkan Tenang!

    08-06-2025 - 10.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Prabowo: Sebelum RI Swasembada Pangan, Saya Takkan Tenang!

    Agroplus – Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya untuk mewujudkan swasembada pangan di seluruh pelosok negeri. Penegasan ini disampaikan saat menghadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2025 di Bengkayang, Kalimantan Barat, Rabu (23/4/2025). Prabowo menekankan, kemandirian pangan harus dimulai dari tingkat daerah, memastikan setiap wilayah mampu memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri.

    "Saya tidak akan tenang sebelum Indonesia swasembada pangan! Setiap provinsi, setiap pulau harus bisa berdiri sendiri. Inilah kunci kemerdekaan kita," tegas Prabowo dengan nada bersemangat.

     Prabowo: Sebelum RI Swasembada Pangan, Saya Takkan Tenang!
    Gambar Istimewa : news.majalahhortus.com

    Prabowo juga mengapresiasi kinerja sektor pertanian yang menunjukkan tren positif. Ia meyakini, Indonesia tidak hanya mampu mencapai swasembada pangan, tetapi juga akan menjadi pemain kunci dalam mengatasi krisis pangan global.

    "Kita sedang menuju kedaulatan pangan Indonesia. Sebentar lagi, kita bisa dengan gagah menatap dunia," ujarnya penuh optimisme. Prabowo bahkan memiliki cita-cita besar agar Indonesia menjadi lumbung pangan dunia, mampu memberikan solusi bagi negara-negara yang dilanda kelaparan dan kekeringan.

    Optimisme ini didukung oleh data menggembirakan dari Badan Pusat Statistik (BPS). Produksi beras nasional pada Januari-Juli 2025 mencapai 21,76 juta ton, melonjak 14,49% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Produksi gabah kering giling (GKG) juga mengalami kenaikan signifikan, mencapai 37,77 juta ton atau naik 14,93%. Selain itu, Nilai Tukar Petani (NTP) pada Mei 2025 meningkat menjadi 121,15, menandakan peningkatan kesejahteraan petani.

    Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjelaskan, peningkatan produksi ini adalah hasil dari kebijakan afirmatif yang diterapkan di sektor hulu. Kebijakan tersebut meliputi penambahan pupuk subsidi, bantuan alat mesin pertanian (alsintan), dan program pompanisasi yang telah digencarkan sejak awal tahun.

    "Lonjakan produksi ini adalah hasil kerja konkret di lapangan, sesuai arahan Presiden Prabowo. Produksi naik, stok kuat, dan petani untung. Ini adalah sinyal positif bahwa swasembada pangan bukan lagi sekadar wacana, tetapi sudah di depan mata," tegas Mentan Amran.

    Amran menambahkan, produksi padi yang tinggi telah memperkuat stok beras nasional, yang kini mencapai lebih dari 4 juta ton, menjadi yang tertinggi dalam sejarah Indonesia. Dengan capaian ini, pemerintah semakin yakin target swasembada pangan dapat segera terwujud, membawa kesejahteraan bagi petani dan memperkuat posisi Indonesia di kancah global. Verdifjord

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    BEI Gembok Saham BAPA: Meroket 205% dalam Sebulan!

    30-04-2026 - 10.06

    Negara Hadir! Ahli Waris Korban KRL Terima Rp90 Juta

    29-04-2026 - 10.06

    Gawat! Minyak Tembus US$107, Pangan Terancam?

    27-04-2026 - 10.06

    Cianjur Dulu: Kopi Melimpah, Rakyat Menderita, Bupati Mewah!

    26-04-2026 - 10.06

    25-04-2026 - 10.06

    Pensiun Dini dari OnlyFans, Raup Rp1 Triliun!

    24-04-2026 - 10.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    BEI Gembok Saham BAPA: Meroket 205% dalam Sebulan!

    Agroplus – Kabar mengejutkan datang dari lantai bursa bagi para pelaku pasar, termasuk investor di…

    Negara Hadir! Ahli Waris Korban KRL Terima Rp90 Juta

    29-04-2026 - 10.06

    Gawat! Minyak Tembus US$107, Pangan Terancam?

    27-04-2026 - 10.06

    Cianjur Dulu: Kopi Melimpah, Rakyat Menderita, Bupati Mewah!

    26-04-2026 - 10.06
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.