Close Menu
    What's Hot

    Petani & UMKM Senyum! Literasi Keuangan RI Melesat!

    08-09-2026 - 02.06

    PTBA Panen Cuan 218%! Direksi Ungkap Rahasia Sukses

    07-09-2026 - 20.06

    Bisnis Gadai Meroket 50,73%! Sektor Lain Tertinggal Jauh?

    07-09-2026 - 15.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Petani & UMKM Senyum! Literasi Keuangan RI Melesat!
    • PTBA Panen Cuan 218%! Direksi Ungkap Rahasia Sukses
    • Bisnis Gadai Meroket 50,73%! Sektor Lain Tertinggal Jauh?
    • Fenomena Saham: Naik Gila-gilaan, Lalu Digembok!
    • Mulai September 2026: Saldo Prioritas Bank Terkuak!
    • Pernah Jadi Raja Gula Dunia, Kekayaan Rp 43 T Raib!
    • Waspada! BEI Perketat Saham Papan Pemantauan Khusus!
    • BBM Melambung, Manisnya Es Krim Terancam Pahit?
    Selasa, 8 September 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Judul: Papua-Maluku Krisis Beras? Bapanas Gercep Minta SPHP Diguyur!
    Pangan

    Judul: Papua-Maluku Krisis Beras? Bapanas Gercep Minta SPHP Diguyur!

    18-05-2025 - 02.342 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Judul: Papua-Maluku Krisis Beras? Bapanas Gercep Minta SPHP Diguyur!

    Agroplus – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mendesak agar program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) segera digulirkan kembali, terutama untuk wilayah Papua dan Maluku. Langkah ini dianggap krusial untuk meredam gejolak harga beras yang kerap menghantui wilayah timur Indonesia.

    I Gusti Ketut Astawa, Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, menyampaikan hal ini usai rapat koordinasi dengan pemerintah daerah Papua dan Maluku, serta perwakilan asosiasi di Jakarta, Jumat (16/5). Ia menjelaskan bahwa saat ini masih berlangsung panen di beberapa daerah, sehingga penyaluran beras SPHP perlu dilakukan secara cermat agar tidak merugikan petani.

    Judul: Papua-Maluku Krisis Beras? Bapanas Gercep Minta SPHP Diguyur!
    Gambar Istimewa : news.majalahhortus.com

    "Harapan kami, Rakortas nanti menghasilkan keputusan yang memungkinkan SPHP tetap berjalan, dengan mempertimbangkan kondisi panen. Jangan sampai SPHP keluar di wilayah yang sedang panen," tegas Ketut.

    Lebih lanjut, Ketut menekankan bahwa daerah-daerah terpencil yang tidak memiliki produksi beras sangat membutuhkan SPHP. Oleh karena itu, penyaluran harus diprioritaskan ke wilayah-wilayah tersebut. "Kita berharap di daerah-daerah remote yang tidak produksi dan tidak sedang panen, SPHP masih bisa masuk. Masyarakat di wilayah timur seperti Papua, Maluku, dan daerah 3TP tetap bisa memperoleh beras dengan harga terjangkau," tambahnya.

    Sementara itu, Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Mokhamad Suyamto, mengungkapkan bahwa saat ini Bulog masih fokus menyerap gabah dari petani karena panen masih berlangsung. "Belum dibuka (penyaluran SPHP). Karena sekarang masih panen, kita masih fokus penyerapan," ujarnya.

    Namun, Suyamto menegaskan bahwa Bulog siap menjalankan penugasan dari pemerintah jika memang diperlukan penyaluran SPHP. "Ya nanti kita tunggu penugasan dari pemerintah. Apabila memang dipandang perlu dilakukan SPHP, ya kita akan dapat penugasan untuk bisa masuk SPHP," katanya.

    Menanggapi keluhan dari pemerintah Papua dan Maluku terkait kelangkaan beras SPHP, Suyamto kembali menegaskan bahwa Bulog masih menunggu arahan pemerintah untuk penyaluran beras SPHP. “Jadi kita tinggal menunggu perintah saja. Tadi kan banyak yang mengusulkan untuk ada SPHP,” pungkas Suyamto. Verdifjord

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Petani & UMKM Senyum! Literasi Keuangan RI Melesat!

    08-09-2026 - 02.06

    PTBA Panen Cuan 218%! Direksi Ungkap Rahasia Sukses

    07-09-2026 - 20.06

    Bisnis Gadai Meroket 50,73%! Sektor Lain Tertinggal Jauh?

    07-09-2026 - 15.06

    Fenomena Saham: Naik Gila-gilaan, Lalu Digembok!

    07-09-2026 - 10.06

    Mulai September 2026: Saldo Prioritas Bank Terkuak!

    07-09-2026 - 05.06

    Pernah Jadi Raja Gula Dunia, Kekayaan Rp 43 T Raib!

    07-09-2026 - 02.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Petani & UMKM Senyum! Literasi Keuangan RI Melesat!

    Agroplus – Angin segar berhembus kencang bagi kemajuan ekonomi pedesaan dan sektor pertanian di Indonesia.…

    PTBA Panen Cuan 218%! Direksi Ungkap Rahasia Sukses

    07-09-2026 - 20.06

    Bisnis Gadai Meroket 50,73%! Sektor Lain Tertinggal Jauh?

    07-09-2026 - 15.06

    Fenomena Saham: Naik Gila-gilaan, Lalu Digembok!

    07-09-2026 - 10.06
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.