Close Menu
    What's Hot

    IHSG Terperosok Asing Jual Saham Masif

    28-10-2026 - 08.06

    IHSG Merosot Tajam Asing Malah Borong Saham Ini

    28-10-2026 - 08.02

    IHSG Terjun Bebas 3 Persen Hari Ini

    28-10-2026 - 05.07
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • IHSG Terperosok Asing Jual Saham Masif
    • IHSG Merosot Tajam Asing Malah Borong Saham Ini
    • IHSG Terjun Bebas 3 Persen Hari Ini
    • Rupiah Terpuruk Mendekati Rekor Terburuk
    • Polemik Ekspor Gas ke Singapura
    • Mengapa Dana Asing Kabur dari Bursa RI
    • IHSG Merosot Tajam Sore Ini
    • Strategi MSIG Life Kejar Target Free Float
    Rabu, 28 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - IHSG Terjun Bebas 3 Persen Hari Ini
    Pangan

    IHSG Terjun Bebas 3 Persen Hari Ini

    28-10-2026 - 05.073 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Pasar modal Indonesia kembali diguncang badai pelemahan yang cukup signifikan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penurunan tajam pada perdagangan sesi kedua, Selasa (27/10/2026). Berdasarkan data penutupan pasar pada pukul 15.00 WIB, indeks merosot ke level 5.211,28, atau menyusut sebesar 161,81 poin atau setara dengan 3,01 persen dibandingkan hari sebelumnya.

    Pergerakan indeks sejak pagi hari sebenarnya menunjukkan dinamika yang cukup fluktuatif. Saat pembukaan pasar pada pukul 09.00 WIB, IHSG berada di level 5.357,97. Sempat ada optimisme sesaat ketika indeks berhasil menyentuh titik tertinggi harian di level 5.418,14 pada awal sesi pagi. Namun, euforia tersebut tidak bertahan lama. Memasuki pukul 10.00 WIB, tren berbalik arah menjadi negatif dan terus menekan psikologi pasar.

    IHSG Terjun Bebas 3 Persen Hari Ini
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Tekanan jual yang masif mulai terlihat sangat nyata sejak pukul 14.00 WIB. Dalam kurun waktu satu jam saja, IHSG terjun bebas dari area 5.350 hingga menembus level 5.225, bahkan sempat menyentuh titik terendah harian di 5.210,29. Meski sempat ada upaya pemulihan singkat (rebound) di kisaran 5.275 hingga 5.300, kekuatan beli tidak cukup besar untuk menahan laju kejatuhan indeks. Secara keseluruhan, nilai transaksi perdagangan hari ini mencapai angka fantastis, yakni Rp10,08 triliun dengan volume sebanyak 248,57 juta lot.

    Berdasarkan data dari Refinitiv, penyebab utama anjloknya IHSG adalah performa buruk di sejumlah sektor kunci. Sektor infrastruktur menjadi penyumbang kerugian terbesar dengan koreksi mencapai 6 persen. Disusul oleh sektor material dasar yang merosot 3,5 persen, serta sektor teknologi yang turun sebesar 2,9 persen. Beberapa saham berkapitalisasi besar yang turut menyeret indeks ke zona merah antara lain BBRI, BMRI, TLKM, BYAN, dan BREN. Di sisi lain, terdapat saham yang justru memberikan perlawanan seperti UNTR, ASII, AADI, INTP, dan HMSP.

    Kondisi pasar saat ini dipengaruhi oleh kombinasi sentimen global dan domestik yang kompleks. Dari kancah internasional, ketegangan geopolitik di Timur Tengah menjadi sorotan utama. Upaya diplomasi antara Arab Saudi, Turki, dan Pakistan dengan pejabat Iran di Teheran diharapkan dapat meredakan konflik, namun ancaman serangan dari Amerika Serikat terhadap Iran tetap membayangi stabilitas kawasan. Hal ini berdampak langsung pada fluktuasi harga minyak dunia; minyak Brent turun ke level US$115,81 per barel, sementara WTI merosot ke US$101,76 per barel.

    Sementara itu, dari sisi domestik, Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat integritas pasar. BEI berencana memperketat pengawasan terhadap transaksi mencurigakan dan memperbarui kebijakan terkait saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (HSC). Mulai 2 November 2026, saham kategori HSC akan dikecualikan dari penghitungan IHSG. Langkah ini diambil guna meningkatkan transparansi dan menjaga kepercayaan investor jangka panjang di pasar modal Indonesia.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    IHSG Terperosok Asing Jual Saham Masif

    28-10-2026 - 08.06

    IHSG Merosot Tajam Asing Malah Borong Saham Ini

    28-10-2026 - 08.02

    Rupiah Terpuruk Mendekati Rekor Terburuk

    28-10-2026 - 05.03

    Polemik Ekspor Gas ke Singapura

    28-10-2026 - 02.06

    Mengapa Dana Asing Kabur dari Bursa RI

    28-10-2026 - 02.02

    IHSG Merosot Tajam Sore Ini

    28-10-2026 - 00.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    IHSG Terperosok Asing Jual Saham Masif

    agroplus.co.id – Pasar modal Indonesia kembali menunjukkan tren negatif yang cukup mengkhawatirkan. Indeks Harga Saham…

    IHSG Merosot Tajam Asing Malah Borong Saham Ini

    28-10-2026 - 08.02

    IHSG Terjun Bebas 3 Persen Hari Ini

    28-10-2026 - 05.07

    Rupiah Terpuruk Mendekati Rekor Terburuk

    28-10-2026 - 05.03
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.