Close Menu
    What's Hot

    IHSG Terjun Bebas! Perang Timur Tengah Hantam Pasar RI

    02-03-2026 - 10.06

    Diusir dari RI, Pria Sukabumi Ini Balas Dendam Jadi Raja Hotel Dunia!

    01-03-2026 - 10.06

    Terungkap! Strategi BNI Amankan Lebaran 2026

    28-02-2026 - 10.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • IHSG Terjun Bebas! Perang Timur Tengah Hantam Pasar RI
    • Diusir dari RI, Pria Sukabumi Ini Balas Dendam Jadi Raja Hotel Dunia!
    • Terungkap! Strategi BNI Amankan Lebaran 2026
    • Diam-Diam, DGNS Siapkan Bibit Unggul Modal Jumbo!
    • Minyak Dunia Memanas! Timur Tengah di Ujung Tanduk?
    • Rp 9,1 Triliun Raib dari Kantong Warga! Modus Makin Licik!
    • MEJA ‘Banting Setir’ ke Batu Bara, Siap Kuasai Tambang?
    Selasa, 3 Maret 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Harga Gabah "Ajaib"? DPR Sentil Kebijakan Pertanian!
    Pangan

    Harga Gabah "Ajaib"? DPR Sentil Kebijakan Pertanian!

    17-07-2025 - 10.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Harga Gabah "Ajaib"? DPR Sentil Kebijakan Pertanian!

    Agroplus – Kebijakan harga gabah dan beras di Indonesia kembali menjadi sorotan tajam. Anggota Komisi IV DPR RI, Rokhmin Dahuri, menyebut kebijakan tersebut "aneh bin ajaib" karena dinilai tidak sesuai dengan logika ekonomi dan berpotensi merugikan petani. Kritik pedas ini dilontarkan dalam rapat kerja dengan Menteri Pertanian di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (16/7).

    Rokhmin mengapresiasi langkah cepat Kementerian Pertanian (Kementan) dalam menindak pelanggaran tata niaga beras. Namun, ia menekankan bahwa masalah mendasar dalam sektor pangan belum terselesaikan dan terus berulang setiap tahun. "Jika kita cerdas dan ikhlas, berarti ada yang salah dengan cara kita menangani masalah ini. Kita belum menyentuh akar masalahnya," ujarnya.

     Harga Gabah "Ajaib"? DPR Sentil Kebijakan Pertanian!
    Gambar Istimewa : news.majalahhortus.com

    Menurutnya, akar masalah terletak pada kebijakan harga yang tidak masuk akal. Ia mencontohkan, Bulog menetapkan harga gabah kering panen (GKP) Rp 6.500 per kilogram untuk semua mutu, sementara harga eceran tertinggi (HET) beras hanya Rp 12.500 per kilogram. Padahal, konversi gabah menjadi beras hanya sekitar 50%. "Jika menjual beras Rp 13.000 per kilogram saja sudah rugi," tegasnya.

    Rokhmin sepakat dengan penegakan hukum dalam tata niaga beras. Namun, ia mengingatkan pemerintah agar tidak membuat kebijakan yang bertentangan dengan prinsip ekonomi. "Kebijakan harga GKP dan HET itu aneh bin ajaib," ujarnya. Ia menambahkan, Komisi IV DPR RI saat ini adalah komisi yang cerdas dan ikhlas, yang tidak ingin menyelesaikan masalah hanya dengan pencitraan.

    Rokhmin menilai Menteri Pertanian saat ini adalah sosok yang cerdas dan tulus, sehingga perlu duduk bersama untuk menyelesaikan masalah dari akarnya. Ia mengingatkan bahwa kondisi rakyat sangat memprihatinkan, dengan tingkat pengangguran dan kemiskinan yang tinggi. "Kasihan bangsa ini. Pengangguran membludak. Kemiskinan mencapai 68% menurut Bank Dunia. Rakyat benar-benar menderita," katanya.

    Ia menegaskan, jika pemerintah bekerja hanya sebatas pencitraan atau reaktif setelah diliput media, maka semua pihak ikut berdosa. Karena itu, ia mengajak Kementan sebagai mitra sejati untuk bicara jujur dan terbuka, demi menyelesaikan masalah secara mendalam. “Komisi IV adalah mitra sejati. Kita harus berbicara jujur dan blak-blakan. Mari kita sudahi hal-hal yang sifatnya permukaan,” pungkasnya. Verdifjord

    Follow on Google News
    Sasmito

      gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

      Related Posts

      IHSG Terjun Bebas! Perang Timur Tengah Hantam Pasar RI

      02-03-2026 - 10.06

      Diusir dari RI, Pria Sukabumi Ini Balas Dendam Jadi Raja Hotel Dunia!

      01-03-2026 - 10.06

      Terungkap! Strategi BNI Amankan Lebaran 2026

      28-02-2026 - 10.06

      Diam-Diam, DGNS Siapkan Bibit Unggul Modal Jumbo!

      27-02-2026 - 10.06

      Minyak Dunia Memanas! Timur Tengah di Ujung Tanduk?

      26-02-2026 - 10.06

      25-02-2026 - 10.06
      Add A Comment
      Leave A Reply Cancel Reply

      Don't Miss
      Pangan

      IHSG Terjun Bebas! Perang Timur Tengah Hantam Pasar RI

      Agroplus – Bursa Efek Indonesia (BEI) menyerukan kewaspadaan bagi para investor di tengah gejolak geopolitik…

      Diusir dari RI, Pria Sukabumi Ini Balas Dendam Jadi Raja Hotel Dunia!

      01-03-2026 - 10.06

      Terungkap! Strategi BNI Amankan Lebaran 2026

      28-02-2026 - 10.06

      Diam-Diam, DGNS Siapkan Bibit Unggul Modal Jumbo!

      27-02-2026 - 10.06
      Top Posts

      Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

      09-04-2025 - 07.38

      Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

      09-04-2025 - 07.38

      Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

      09-04-2025 - 08.22

      Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

      09-04-2025 - 10.06
      agroplus
      © 2026 KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.