Close Menu
    What's Hot

    Negara Hadir! Ahli Waris Korban KRL Terima Rp90 Juta

    29-04-2026 - 10.06

    Gawat! Minyak Tembus US$107, Pangan Terancam?

    27-04-2026 - 10.06

    Cianjur Dulu: Kopi Melimpah, Rakyat Menderita, Bupati Mewah!

    26-04-2026 - 10.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Negara Hadir! Ahli Waris Korban KRL Terima Rp90 Juta
    • Gawat! Minyak Tembus US$107, Pangan Terancam?
    • Cianjur Dulu: Kopi Melimpah, Rakyat Menderita, Bupati Mewah!
    • Pensiun Dini dari OnlyFans, Raup Rp1 Triliun!
    • WIKA Lolos Badai! Investor Percaya, Sektor Pertanian Untung?
    • Kursi Direksi Timah Bergeser, Ini Tujuan Barunya!
    • BEI Buka Kartu Soal MSCI: Saham Ini Bakal Didepak!
    Kamis, 30 April 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Harga Beras Turun Drastis! 23 Provinsi Alami Deflasi
    Pangan

    Harga Beras Turun Drastis! 23 Provinsi Alami Deflasi

    04-11-2025 - 10.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Harga Beras Turun Drastis! 23 Provinsi Alami Deflasi

    Agroplus – Kabar baik bagi konsumen! Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat fenomena menarik di bulan Oktober 2025, dimana 23 provinsi di Indonesia mengalami deflasi harga beras. Kondisi ini menjadi angin segar di tengah kekhawatiran inflasi yang menghantui berbagai sektor. Deflasi beras ini kontras dengan tren dua tahun sebelumnya, dimana pada periode yang sama beras justru mengalami inflasi.

    Pudji Ismartini, Deputi Statistik Bidang Distribusi dan Jasa BPS, mengungkapkan bahwa deflasi beras pada Oktober 2025 bahkan lebih dalam dibandingkan bulan sebelumnya. "Terjadi deflasi beras pada Oktober 2025 lebih dalam dibandingkan dengan bulan sebelumnya," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (3/11). Secara nasional, selain 23 provinsi yang mengalami deflasi, tiga provinsi mencatat harga beras yang stabil, sementara 12 provinsi lainnya masih mengalami inflasi beras.

     Harga Beras Turun Drastis! 23 Provinsi Alami Deflasi
    Gambar Istimewa : news.majalahhortus.com

    Penurunan harga beras tidak hanya terjadi di tingkat konsumen, tetapi juga terasa di tingkat produsen. Rata-rata harga beras di penggilingan pada Oktober 2025 turun 0,54 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Secara rinci, beras premium mengalami penurunan harga sebesar 0,71 persen, sementara beras medium turun 0,46 persen. Di tingkat grosir, deflasi tercatat sebesar 0,18 persen, dan di tingkat eceran mencapai 0,27 persen.

    Selain beras, komoditas lain seperti bawang merah, cabe rawit, dan tomat juga turut menyumbang deflasi pada Oktober 2025. Penurunan harga berbagai komoditas ini memberikan harapan baru bagi masyarakat, terutama dalam menjaga daya beli di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.

    Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyambut baik kabar deflasi beras ini. Menurutnya, hal ini merupakan hasil sinergi lintas sektoral dan pengawalan harga di setiap kabupaten. "Tujuan kita menurunkan harga supaya masyarakat bahagia, dan itu sudah tercapai," tegas Mentan Amran. Beliau juga menambahkan bahwa pemerintah telah membentuk tim pengawal harga di setiap kabupaten yang terdiri dari unsur Kementan, Bapanas, Bulog, serta aparat penegak hukum. Tim ini akan terus melakukan operasi pasar, terutama di daerah-daerah yang harga berasnya masih di atas rata-rata nasional.

    Mentan Amran optimis bahwa sektor pertanian Indonesia berada di jalur yang benar menuju kemandirian pangan. “Ini adalah keberhasilan kita semua, bukan hanya Kementerian Pertanian, tapi seluruh anak bangsa,” pungkasnya. Pemerintah berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas harga beras dan memastikan ketersediaan pasokan di seluruh wilayah Indonesia. Verdifjord

    Follow on Google News
    Sasmito

      gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

      Related Posts

      Negara Hadir! Ahli Waris Korban KRL Terima Rp90 Juta

      29-04-2026 - 10.06

      Gawat! Minyak Tembus US$107, Pangan Terancam?

      27-04-2026 - 10.06

      Cianjur Dulu: Kopi Melimpah, Rakyat Menderita, Bupati Mewah!

      26-04-2026 - 10.06

      25-04-2026 - 10.06

      Pensiun Dini dari OnlyFans, Raup Rp1 Triliun!

      24-04-2026 - 10.06

      WIKA Lolos Badai! Investor Percaya, Sektor Pertanian Untung?

      23-04-2026 - 10.06
      Add A Comment
      Leave A Reply Cancel Reply

      Don't Miss
      Pangan

      Negara Hadir! Ahli Waris Korban KRL Terima Rp90 Juta

      Agroplus – Tragedi kecelakaan Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur yang menyisakan duka…

      Gawat! Minyak Tembus US$107, Pangan Terancam?

      27-04-2026 - 10.06

      Cianjur Dulu: Kopi Melimpah, Rakyat Menderita, Bupati Mewah!

      26-04-2026 - 10.06

      25-04-2026 - 10.06
      Top Posts

      Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

      09-04-2025 - 07.38

      Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

      09-04-2025 - 07.38

      Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

      09-04-2025 - 08.22

      Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

      09-04-2025 - 10.06
      agroplus
      © 2026 KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.