Close Menu
    What's Hot

    Negara Hadir! Ahli Waris Korban KRL Terima Rp90 Juta

    29-04-2026 - 10.06

    Gawat! Minyak Tembus US$107, Pangan Terancam?

    27-04-2026 - 10.06

    Cianjur Dulu: Kopi Melimpah, Rakyat Menderita, Bupati Mewah!

    26-04-2026 - 10.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Negara Hadir! Ahli Waris Korban KRL Terima Rp90 Juta
    • Gawat! Minyak Tembus US$107, Pangan Terancam?
    • Cianjur Dulu: Kopi Melimpah, Rakyat Menderita, Bupati Mewah!
    • Pensiun Dini dari OnlyFans, Raup Rp1 Triliun!
    • WIKA Lolos Badai! Investor Percaya, Sektor Pertanian Untung?
    • Kursi Direksi Timah Bergeser, Ini Tujuan Barunya!
    • BEI Buka Kartu Soal MSCI: Saham Ini Bakal Didepak!
    Kamis, 30 April 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Beras Bulog Aman Dikonsumsi? Media Nasional Diajak Buktikan!
    Pangan

    Beras Bulog Aman Dikonsumsi? Media Nasional Diajak Buktikan!

    07-09-2025 - 10.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Beras Bulog Aman Dikonsumsi? Media Nasional Diajak Buktikan!

    Agroplus – Perum Bulog membuka pintu gudang berasnya di Sunter, Jakarta Utara, bagi awak media nasional. Langkah ini diambil sebagai wujud transparansi dan komitmen Bulog dalam menjaga kualitas beras yang didistribusikan kepada masyarakat.

    Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menjelaskan bahwa pemeriksaan kualitas beras dilakukan secara berkala, mulai dari harian hingga triwulanan. Tujuannya adalah memastikan beras tetap dalam kondisi baik selama masa penyimpanan. "Kami ingin masyarakat mendapatkan beras yang sehat dan layak konsumsi," tegas Rizal.

     Beras Bulog Aman Dikonsumsi? Media Nasional Diajak Buktikan!
    Gambar Istimewa : news.majalahhortus.com

    Bulog berperan sebagai pelaksana kebijakan pangan yang ditetapkan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui Rakortas yang dipimpin oleh Kementerian Koordinator Bidang Pangan. Bulog menyediakan beras sesuai penugasan pemerintah, baik medium (broken maksimal 25%) maupun premium (broken maksimal 15%).

    Gudang Bulog di Jakarta memiliki kapasitas 355.200 ton, tersebar di 74 gudang dengan kapasitas masing-masing sekitar 3.000 ton. Stok ini merupakan bagian dari cadangan beras pemerintah sebesar 3,9 juta ton. Penyaluran beras dilakukan melalui berbagai jalur, termasuk pedagang pasar tradisional, koperasi, lembaga pemerintah, TNI-Polri, outlet binaan BUMN, RPK, dan ritel modern.

    Proses pemeliharaan beras meliputi pemeriksaan awal, sanitasi gudang, penyemprotan, dan fumigasi jika diperlukan. Bulog menerapkan prinsip FIFO (First In, First Out) dan FEFO (First Expired First Out) dalam proses pengeluaran beras. Namun, kondisi nyata kualitas beras juga diperhatikan. Jika ditemukan penurunan mutu, tindakan seperti fumigasi ulang atau pemisahan dilakukan.

    Beras yang tidak layak konsumsi tidak dibuang, tetapi dimanfaatkan untuk kebutuhan industri lain seperti pakan. Hingga saat ini, Bulog telah menyalurkan lebih dari 327 ribu ton beras SPHP dari total penugasan 1,5 juta ton.

    Rizal menegaskan bahwa Bulog akan terus menjaga kualitas beras dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia. "Negara harus memberikan yang terbaik untuk rakyatnya. Maka Bulog menjaga kualitas beras dengan pemeliharaan ketat agar beras yang diterima masyarakat benar-benar layak konsumsi dan sehat," ujarnya.

    Sebelumnya, Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, menyoroti kebijakan Bapanas terkait pengelolaan cadangan beras pemerintah. Ia menilai stok beras yang menumpuk terlalu lama di gudang Bulog berisiko menurunkan kualitas dan menimbulkan kerugian negara. Verdifjord

    Follow on Google News
    Sasmito

      gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

      Related Posts

      Negara Hadir! Ahli Waris Korban KRL Terima Rp90 Juta

      29-04-2026 - 10.06

      Gawat! Minyak Tembus US$107, Pangan Terancam?

      27-04-2026 - 10.06

      Cianjur Dulu: Kopi Melimpah, Rakyat Menderita, Bupati Mewah!

      26-04-2026 - 10.06

      25-04-2026 - 10.06

      Pensiun Dini dari OnlyFans, Raup Rp1 Triliun!

      24-04-2026 - 10.06

      WIKA Lolos Badai! Investor Percaya, Sektor Pertanian Untung?

      23-04-2026 - 10.06
      Add A Comment
      Leave A Reply Cancel Reply

      Don't Miss
      Pangan

      Negara Hadir! Ahli Waris Korban KRL Terima Rp90 Juta

      Agroplus – Tragedi kecelakaan Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur yang menyisakan duka…

      Gawat! Minyak Tembus US$107, Pangan Terancam?

      27-04-2026 - 10.06

      Cianjur Dulu: Kopi Melimpah, Rakyat Menderita, Bupati Mewah!

      26-04-2026 - 10.06

      25-04-2026 - 10.06
      Top Posts

      Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

      09-04-2025 - 07.38

      Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

      09-04-2025 - 07.38

      Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

      09-04-2025 - 08.22

      Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

      09-04-2025 - 10.06
      agroplus
      © 2026 KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.