Agroplus – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan jaminan bahwa beras yang disalurkan melalui program Bantuan Sosial (Bansos) dan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) memiliki kualitas yang baik dan layak konsumsi. Penegasan ini disampaikan di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, pada Senin (7/7), sebagai respons terhadap kekhawatiran masyarakat terkait mutu beras yang diterima.
Mentan Amran secara khusus mengimbau Perum Bulog untuk memastikan kualitas beras terjaga sebelum didistribusikan kepada masyarakat. "Kami minta Bulog memberikan yang terbaik untuk saudara-saudara kita, terutama yang menerima Bansos dan SPHP," ujarnya. Ia menekankan pentingnya menghindari penyaluran beras yang sudah rusak atau tidak memenuhi standar kualitas.

Hingga saat ini, Mentan Amran mengaku belum menerima laporan mengenai penyaluran beras Bansos yang bermasalah. Namun, ia menegaskan pihaknya terus mendorong Bulog untuk menjaga mutu beras yang didistribusikan. "Kami terus mendesak Bulog, dan sampai hari ini belum ada laporan. Menurut laporan di lapangan, semuanya berjalan baik," tambahnya.
Selain itu, Mentan Amran juga mengingatkan para pengusaha beras untuk tidak mengurangi volume atau menurunkan mutu beras, serta mematuhi standar penjualan yang berlaku. Ia menegaskan bahwa Satgas Pangan akan terus bekerja hingga ke daerah untuk mengawasi dan menindak praktik-praktik yang merugikan konsumen.
Mentan Amran mengapresiasi pengusaha yang telah menurunkan harga beras dan menarik produk yang tidak sesuai standar dari peredaran. Ia mengungkapkan, pihaknya telah mengirimkan daftar 212 merek beras yang tidak memenuhi standar, termasuk yang mengurangi volume dan kualitas, kepada Kapolri dan Jaksa Agung.
“Pemeriksaan sudah berjalan sejak tiga hari lalu. Ada 10 perusahaan terbesar yang sudah dipanggil oleh Reskrim Satgas Pangan. Ini harus kita selesaikan saat produksi dan stok kita banyak,” tegasnya. Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan beras berkualitas bagi masyarakat dan menjaga stabilitas harga di pasar. Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan sektor pertanian dapat diakses melalui agroplus.co.id. Verdifjord