Close Menu
    What's Hot

    Peluang Emas 2026: Cuan Besar Menanti Investor Cerdas!

    18-02-2026 - 10.06

    Pelajaran Hidup: Miliarder Balas Budi, Desa Sejahtera!

    17-02-2026 - 10.06

    Tower Defense Rush: The Best Strategic Tower Defense Experience

    17-02-2026 - 03.32
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Peluang Emas 2026: Cuan Besar Menanti Investor Cerdas!
    • Pelajaran Hidup: Miliarder Balas Budi, Desa Sejahtera!
    • Tower Defense Rush: The Best Strategic Tower Defense Experience
    • Red Baron: O Lendário Slot de Caça Aéreo nos Casinos Online
    • Red Baron: Your Ultimate Guide to the Legendary Aviation Slot Adventure
    • Plinko Casino: Dit Ultieme Casino Kansspel met Onvoorspelbare Spanning
    • Descubra este Incrível Universo do Nosso Jogo para Pesca em Gelo
    • Ice Fishing Game: Your Own Full Manual to Polar Gaming Action
    Rabu, 18 Februari 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Awas Beras Oplosan! Guru Besar IPB: Pemerintah Harus Bertindak!
    Pangan

    Awas Beras Oplosan! Guru Besar IPB: Pemerintah Harus Bertindak!

    29-06-2025 - 10.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Awas Beras Oplosan! Guru Besar IPB: Pemerintah Harus Bertindak!

    Agroplus – Praktik curang pengoplosan beras yang merugikan konsumen semakin marak, Guru Besar IPB University, Edi Santosa mendesak pemerintah untuk meningkatkan pengawasan terhadap para pelaku usaha perberasan nakal. Desakan ini muncul menyusul temuan Kementerian Pertanian (Kementan) terkait banyaknya beras yang tidak sesuai standar mutu dan dijual melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

    Kementan menemukan bahwa banyak beras yang beredar di pasaran tidak memenuhi standar mutu, melanggar HET, dan belum teregistrasi dalam sistem Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT). Temuan ini mengindikasikan adanya praktik pengoplosan beras yang merugikan konsumen secara signifikan. Kerugian akibat beras premium yang tidak sesuai standar diperkirakan mencapai Rp 34,21 triliun per tahun, sementara kerugian akibat beras medium bisa mencapai Rp 65,14 triliun.

     Awas Beras Oplosan! Guru Besar IPB: Pemerintah Harus Bertindak!
    Gambar Istimewa : news.majalahhortus.com

    Edi Santosa menekankan bahwa para pelaku usaha perberasan seringkali mencari celah untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. Ia mengapresiasi langkah cepat Satgas Pangan, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kepolisian, dan Kejaksaan dalam mengungkap anomali harga beras, di mana harga di tingkat penggilingan turun, namun harga di tingkat konsumen justru naik. "Ini langkah yang tepat, terutama kecermatan Mentan Amran yang membaca adanya kerugian sehingga perlu kita apresiasi bersama mengingat kerugian masyarakat tidak bisa dibiarkan terlalu lama," ujarnya.

    Investigasi yang dilakukan pada 6-23 Juni 2024, melibatkan 268 sampel beras dari 212 merek yang tersebar di 10 provinsi. Hasilnya menunjukkan bahwa 85,56% beras premium dan 88,24% beras medium tidak memenuhi standar mutu. Lebih parah lagi, sebagian besar beras tersebut dijual melebihi HET dan memiliki berat yang tidak sesuai dengan label kemasan.

    Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menegaskan komitmennya untuk menindak tegas para pelaku yang memanipulasi kualitas dan harga beras. Ia meminta produsen dan distributor beras untuk memastikan produk yang dijual sesuai dengan standar yang berlaku. Kepala Satgas Pangan, Helfi Assegaf, memberikan waktu dua pekan kepada produsen dan pedagang untuk melakukan klarifikasi dan menyesuaikan mutu serta harga produk. Jika tidak, Satgas Pangan akan mengambil tindakan tegas sesuai dengan hukum yang berlaku.

    Kasus ini menjadi peringatan bagi konsumen untuk lebih berhati-hati dalam membeli beras dan memastikan kesesuaian antara label dan isi produk. agroplus.co.id akan terus mengawal isu ini dan memberikan informasi terkini kepada masyarakat.

    Follow on Google News
    Sasmito

      gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

      Related Posts

      Peluang Emas 2026: Cuan Besar Menanti Investor Cerdas!

      18-02-2026 - 10.06

      Pelajaran Hidup: Miliarder Balas Budi, Desa Sejahtera!

      17-02-2026 - 10.06

      Jebakan Finansial! 7 Kebiasaan Ini Bikin Sulit Kaya

      16-02-2026 - 10.06

      Bocor! Danantara Siap Guncang Pasar dengan 50% Dana!

      15-02-2026 - 10.06

      Modal Minimarket Impian: Indomaret/Alfamart, Berapa?

      14-02-2026 - 10.06

      13-02-2026 - 10.06
      Add A Comment
      Leave A Reply Cancel Reply

      Don't Miss
      Pangan

      Peluang Emas 2026: Cuan Besar Menanti Investor Cerdas!

      Agroplus – Ibarat musim tanam yang menjanjikan, perekonomian Indonesia pada tahun 2026 diproyeksikan akan tumbuh…

      Pelajaran Hidup: Miliarder Balas Budi, Desa Sejahtera!

      17-02-2026 - 10.06

      Tower Defense Rush: The Best Strategic Tower Defense Experience

      17-02-2026 - 03.32

      Red Baron: O Lendário Slot de Caça Aéreo nos Casinos Online

      17-02-2026 - 03.32
      Top Posts

      Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

      09-04-2025 - 07.38

      Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

      09-04-2025 - 07.38

      Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

      09-04-2025 - 08.22

      Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

      09-04-2025 - 10.06
      agroplus
      © 2026 KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.