Close Menu
    What's Hot

    Peluang Emas 2026: Cuan Besar Menanti Investor Cerdas!

    18-02-2026 - 10.06

    Pelajaran Hidup: Miliarder Balas Budi, Desa Sejahtera!

    17-02-2026 - 10.06

    Tower Defense Rush: The Best Strategic Tower Defense Experience

    17-02-2026 - 03.32
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Peluang Emas 2026: Cuan Besar Menanti Investor Cerdas!
    • Pelajaran Hidup: Miliarder Balas Budi, Desa Sejahtera!
    • Tower Defense Rush: The Best Strategic Tower Defense Experience
    • Red Baron: O Lendário Slot de Caça Aéreo nos Casinos Online
    • Red Baron: Your Ultimate Guide to the Legendary Aviation Slot Adventure
    • Plinko Casino: Dit Ultieme Casino Kansspel met Onvoorspelbare Spanning
    • Descubra este Incrível Universo do Nosso Jogo para Pesca em Gelo
    • Ice Fishing Game: Your Own Full Manual to Polar Gaming Action
    Rabu, 18 Februari 2026
    agroplus
    Home - Pangan -
    Pangan

    24-06-2025 - 10.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
  • RI Siap Swasembada Pangan! Prabowo Ungkap Jurus Jitu
  • Prabowo Gebrak Dunia! Indonesia Jadi Lumbung Pangan?
  • Gambar Istimewa : news.majalahhortus.com
  • Petani Sumringah! Era Swasembada Pangan Dimulai?
  • Artikel Berita:

    Agroplus – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kembali menegaskan komitmennya untuk mewujudkan kemandirian pangan sebagai prioritas utama pemerintahan. Penegasan ini disampaikan dalam forum internasional St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) 2025, yang dihadiri oleh para pemimpin dunia dan tokoh ekonomi dari berbagai negara. Prabowo menekankan bahwa ketahanan pangan adalah fondasi utama untuk melindungi rakyat dari ancaman kelaparan dan kemiskinan.

    Dalam pidatonya, Prabowo menyoroti pertumbuhan populasi Indonesia yang pesat, yang membutuhkan peningkatan produksi pangan secara signifikan setiap tahunnya. "Setiap tahun, ada lima juta warga baru yang harus diberi makan. Itu berarti, setiap tahun, Indonesia harus menyediakan pangan bagi satu negara sebesar Singapura," ujarnya.

    Presiden juga memaparkan capaian positif sektor pertanian dalam tujuh bulan terakhir. Menurutnya, produksi beras dan jagung meningkat sekitar 50 persen, dan cadangan beras nasional mencapai 4,4 juta ton, yang merupakan rekor tertinggi dalam sejarah Indonesia. Keberhasilan ini dicapai melalui efisiensi, pemberantasan korupsi, dan deregulasi yang memangkas aturan-aturan yang menghambat sektor pertanian dan distribusi pangan.

    Prabowo mengkritik dominasi ideologi pasar bebas yang dinilai kurang sesuai dengan kondisi dan budaya lokal. Ia menekankan perlunya pendekatan pembangunan nasional yang menggabungkan inovasi kapitalisme dengan peran intervensi pemerintah untuk melindungi petani kecil dan memastikan kesejahteraan yang merata.

    Pemerintah berkomitmen untuk memberikan subsidi dan dukungan produksi kepada petani, serta melindungi mereka dari ketimpangan pasar. "Kita ingin memastikan bahwa keberhasilan ekonomi bukan hanya dinikmati oleh 1 persen orang terkaya. Kita ingin kesejahteraan dinikmati oleh sebanyak-banyaknya rakyat," tegasnya.

    Prabowo juga menekankan pentingnya kolaborasi internasional, termasuk melalui keanggotaan di BRICS dan New Development Bank, untuk memperkuat investasi dan kerja sama dalam pembangunan sektor pangan dan energi. Pidato ini menjadi sinyal kuat bahwa sektor pertanian akan menjadi tulang punggung utama dalam membangun kemandirian bangsa dan menghadapi tantangan global di bawah kepemimpinan Prabowo.

    Sementara itu, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa pemerintah, sejalan dengan visi Presiden Prabowo, memfokuskan diri pada kemandirian pangan untuk memperkuat peran Indonesia dalam sistem pangan global. Menurut Mentan Amran, di tengah tekanan pangan global, Indonesia justru mencatatkan peningkatan produksi yang signifikan.

    "Pemerintah melalui berbagai kebijakan menempatkan kedaulatan pangan sebagai prioritas utama. Kita tidak lagi hanya bicara swasembada, tapi sudah bicara kedaulatan. Dengan hasil yang terlihat saat ini, Indonesia secara tidak langsung siap mengambil peran lebih besar dalam sistem pangan dunia," tegas Mentan Amran seperti dilansir agroplus.co.id.

    Follow on Google News
    Sasmito

      gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

      Related Posts

      Peluang Emas 2026: Cuan Besar Menanti Investor Cerdas!

      18-02-2026 - 10.06

      Pelajaran Hidup: Miliarder Balas Budi, Desa Sejahtera!

      17-02-2026 - 10.06

      Jebakan Finansial! 7 Kebiasaan Ini Bikin Sulit Kaya

      16-02-2026 - 10.06

      Bocor! Danantara Siap Guncang Pasar dengan 50% Dana!

      15-02-2026 - 10.06

      Modal Minimarket Impian: Indomaret/Alfamart, Berapa?

      14-02-2026 - 10.06

      13-02-2026 - 10.06
      Add A Comment
      Leave A Reply Cancel Reply

      Don't Miss
      Pangan

      Peluang Emas 2026: Cuan Besar Menanti Investor Cerdas!

      Agroplus – Ibarat musim tanam yang menjanjikan, perekonomian Indonesia pada tahun 2026 diproyeksikan akan tumbuh…

      Pelajaran Hidup: Miliarder Balas Budi, Desa Sejahtera!

      17-02-2026 - 10.06

      Tower Defense Rush: The Best Strategic Tower Defense Experience

      17-02-2026 - 03.32

      Red Baron: O Lendário Slot de Caça Aéreo nos Casinos Online

      17-02-2026 - 03.32
      Top Posts

      Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

      09-04-2025 - 07.38

      Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

      09-04-2025 - 07.38

      Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

      09-04-2025 - 08.22

      Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

      09-04-2025 - 10.06
      agroplus
      © 2026 KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.