Terungkap! Rahasia AI Kesehatan yang Belum Anda Tahu
Agroplus – Revolusi kecerdasan buatan (AI) di sektor kesehatan terus melaju kencang, menjanjikan terobosan signifikan dalam peningkatan layanan. Namun, di balik kemajuan teknologi yang memukau, tersembunyi sebuah fondasi krusial yang sering luput dari perhatian: kesiapan data, kemampuan sistem untuk berinteraksi, dan kepercayaan terhadap informasi itu sendiri. Inilah inti pembahasan dalam InterSystems Asia READY 2026 yang baru-baru ini diselenggarakan di Bangkok, Thailand.

Mengusung tema provokatif ‘Are You READY for the Future?’, forum bergengsi ini berhasil mengumpulkan para pionir industri kesehatan, praktisi klinis, pemimpin kesehatan digital, hingga pakar teknologi. Mereka berdiskusi mendalam tentang strategi pemanfaatan teknologi guna mewujudkan layanan kesehatan yang lebih terhubung dan cerdas. InterSystems, sebagai penyelenggara, menyoroti tiga pilar utama: membangun landasan data yang kokoh dan terpercaya, memperkuat kemampuan sistem untuk saling berinteraksi (interoperabilitas), serta mengimplementasikan AI secara strategis untuk menjawab kebutuhan riil di lapangan.
InterSystems menggarisbawahi realitas bahwa data kesehatan seringkali tersebar di berbagai silo informasi—mulai dari rekam medis elektronik (EHR), hasil laboratorium, pencitraan medis, hingga data dari perangkat yang terhubung. Kondisi ini menyulitkan tenaga medis untuk memperoleh pandangan komprehensif tentang kondisi pasien. Di sinilah interoperabilitas memegang peranan vital: sebagai jembatan yang menghubungkan berbagai sumber informasi tersebut, memungkinkan data mengalir bebas dan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung keputusan klinis, mengkoordinasikan layanan, bahkan meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan.
Di sisi lain, implementasi AI di sektor kesehatan juga diarahkan untuk memberikan dampak praktis yang nyata. Tujuannya beragam, mulai dari mempercepat akses tenaga medis terhadap informasi penting, meringankan beban administratif yang selama ini membelenggu, hingga mengoptimalkan alur kerja. Namun, InterSystems menekankan bahwa efektivitas AI sangat bergantung pada dukungan informasi yang akurat, dapat dipercaya, dan relevan dengan konteks. Tanpa fondasi data yang kuat ini, potensi AI tidak akan terwujud secara maksimal.
Melalui ajang Asia READY 2026, InterSystems juga memamerkan berbagai implementasi teknologi mutakhir. Ini mencakup solusi interoperabilitas canggih, alur kerja yang didukung AI (AI-enabled workflows), rekam medis elektronik generasi berikutnya (next-generation EHR), hingga ekosistem layanan kesehatan yang terhubung secara menyeluruh (connected healthcare ecosystems). Sebagai bukti konkret, di Thailand, InterSystems bersama DataOne telah merintis pengembangan ‘AI-ready data bridge’. Jembatan data ini dirancang untuk menghubungkan rumah sakit dan perusahaan asuransi, memfasilitasi interoperabilitas data kesehatan dan mengotomatisasi proses klaim elektronik, menunjukkan langkah nyata menuju ekosistem kesehatan yang lebih cerdas.
Pembahasan mendalam mengenai isu krusial ini dan berbagai inovasi InterSystems dapat Anda saksikan dalam liputan khusus di program PROFIT CNBC Indonesia, yang tayang pada Jumat, 11 September 2026.
