Close Menu
    What's Hot

    Negara Hadir! Ahli Waris Korban KRL Terima Rp90 Juta

    29-04-2026 - 10.06

    Gawat! Minyak Tembus US$107, Pangan Terancam?

    27-04-2026 - 10.06

    Cianjur Dulu: Kopi Melimpah, Rakyat Menderita, Bupati Mewah!

    26-04-2026 - 10.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Negara Hadir! Ahli Waris Korban KRL Terima Rp90 Juta
    • Gawat! Minyak Tembus US$107, Pangan Terancam?
    • Cianjur Dulu: Kopi Melimpah, Rakyat Menderita, Bupati Mewah!
    • Pensiun Dini dari OnlyFans, Raup Rp1 Triliun!
    • WIKA Lolos Badai! Investor Percaya, Sektor Pertanian Untung?
    • Kursi Direksi Timah Bergeser, Ini Tujuan Barunya!
    • BEI Buka Kartu Soal MSCI: Saham Ini Bakal Didepak!
    Kamis, 30 April 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Harga Beras Akhirnya Turun! Ini Jurus Jitu Mentan Amran
    Pangan

    Harga Beras Akhirnya Turun! Ini Jurus Jitu Mentan Amran

    24-08-2025 - 10.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Harga Beras Akhirnya Turun! Ini Jurus Jitu Mentan Amran

    Agroplus – Kabar baik menghampiri konsumen Indonesia! Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengumumkan penurunan harga beras di 13 provinsi sebagai dampak positif dari operasi pasar Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang terus digencarkan pemerintah.

    Amran menjelaskan bahwa penyaluran beras SPHP kini mencapai 6.000 ton per hari dan ditargetkan meningkat hingga 10.000 ton per hari. "Ini sudah berdampak baik menurunkan harga di 13 provinsi, bahkan mungkin sudah 15 provinsi. Ini sangat baik untuk kita semua," ujarnya saat meninjau Pasar Bulu, Semarang, Jawa Tengah. Operasi pasar ini akan berlangsung hingga Desember 2025 dengan total penyaluran 1,3 juta ton beras di seluruh Indonesia. Sinergi pemerintah dengan berbagai instansi, termasuk TNI/Polri, turut mempercepat stabilisasi harga.

     Harga Beras Akhirnya Turun! Ini Jurus Jitu Mentan Amran
    Gambar Istimewa : news.majalahhortus.com

    Selain operasi pasar, peningkatan serapan gabah petani juga menjadi faktor kunci penurunan harga beras. Mentan Amran mengungkapkan bahwa serapan gabah meningkat dari 3.000 ton menjadi 6.000 ton per hari. "Artinya, harga beras di hilir turun, dan serapan gabah di petani meningkat. Namun, kami tetap menjaga agar harga gabah minimal sesuai HPP Rp 6.500 per kilogram sehingga petani tetap sejahtera dan konsumen bisa tersenyum," jelasnya.

    Lebih lanjut, Mentan Amran menekankan bahwa stok beras nasional saat ini mencapai 4 juta ton, jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu yang mengharuskan Indonesia mengimpor hingga 7 juta ton beras. "Hari ini kita bisa penuhi kebutuhan sendiri tanpa impor. Ini pencapaian besar di tengah banyak negara lain yang justru kesulitan beras. Kita patut bersyukur, stok kita tinggi, harga mulai turun, dan tidak ada impor beras," tegasnya.

    Dengan adanya panen di berbagai sentra produksi dan skema Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang memberikan kepastian harga bagi petani, produksi padi sepanjang tahun terus meningkat. Hal ini menstimulus kesejahteraan petani sekaligus menjamin ketersediaan beras nasional.

    “Pemerintah bekerja keras memastikan kesejahteraan petani terjaga, sementara masyarakat memperoleh harga yang terjangkau. Dengan operasi pasar yang terus berlanjut, kami pastikan harga beras akan semakin turun dalam beberapa pekan ke depan. Masyarakat tidak perlu khawatir, ketersediaan beras kita aman, stok beras di Bulog tinggi, kita sedang gelontorkan, ditambah panen dimana-mana,” pungkas Mentan Amran. Masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir karena ketersediaan beras nasional dalam kondisi aman. Verdifjord

    Follow on Google News
    Sasmito

      gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

      Related Posts

      Negara Hadir! Ahli Waris Korban KRL Terima Rp90 Juta

      29-04-2026 - 10.06

      Gawat! Minyak Tembus US$107, Pangan Terancam?

      27-04-2026 - 10.06

      Cianjur Dulu: Kopi Melimpah, Rakyat Menderita, Bupati Mewah!

      26-04-2026 - 10.06

      25-04-2026 - 10.06

      Pensiun Dini dari OnlyFans, Raup Rp1 Triliun!

      24-04-2026 - 10.06

      WIKA Lolos Badai! Investor Percaya, Sektor Pertanian Untung?

      23-04-2026 - 10.06
      Add A Comment
      Leave A Reply Cancel Reply

      Don't Miss
      Pangan

      Negara Hadir! Ahli Waris Korban KRL Terima Rp90 Juta

      Agroplus – Tragedi kecelakaan Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur yang menyisakan duka…

      Gawat! Minyak Tembus US$107, Pangan Terancam?

      27-04-2026 - 10.06

      Cianjur Dulu: Kopi Melimpah, Rakyat Menderita, Bupati Mewah!

      26-04-2026 - 10.06

      25-04-2026 - 10.06
      Top Posts

      Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

      09-04-2025 - 07.38

      Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

      09-04-2025 - 07.38

      Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

      09-04-2025 - 08.22

      Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

      09-04-2025 - 10.06
      agroplus
      © 2026 KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.