Close Menu
    What's Hot

    Negara Hadir! Ahli Waris Korban KRL Terima Rp90 Juta

    29-04-2026 - 10.06

    Gawat! Minyak Tembus US$107, Pangan Terancam?

    27-04-2026 - 10.06

    Cianjur Dulu: Kopi Melimpah, Rakyat Menderita, Bupati Mewah!

    26-04-2026 - 10.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Negara Hadir! Ahli Waris Korban KRL Terima Rp90 Juta
    • Gawat! Minyak Tembus US$107, Pangan Terancam?
    • Cianjur Dulu: Kopi Melimpah, Rakyat Menderita, Bupati Mewah!
    • Pensiun Dini dari OnlyFans, Raup Rp1 Triliun!
    • WIKA Lolos Badai! Investor Percaya, Sektor Pertanian Untung?
    • Kursi Direksi Timah Bergeser, Ini Tujuan Barunya!
    • BEI Buka Kartu Soal MSCI: Saham Ini Bakal Didepak!
    Kamis, 30 April 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Irigasi Pompa: Kementan Bentuk Tim Satgas Anti Bocor!
    Pangan

    Irigasi Pompa: Kementan Bentuk Tim Satgas Anti Bocor!

    11-08-2025 - 10.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Irigasi Pompa: Kementan Bentuk Tim Satgas Anti Bocor!

    Agroplus – Kementerian Pertanian (Kementan) memperketat pengawasan program Irigasi Pompa (Irpom) untuk tahun 2025. Langkah ini diambil sebagai upaya mitigasi potensi masalah dan memastikan program berjalan optimal, terutama di wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Banten. Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementan akan terjun langsung mengawal bantuan pemerintah (Banpem) program strategis ini.

    Fokus utama pengawasan adalah memastikan rekomendasi hasil pengawalan Itjen segera ditindaklanjuti. Hal ini ditegaskan dalam workshop yang diadakan di Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Yogyakarta Malang (Yoma), Yogyakarta. Plt. Inspektur Jenderal Kementan, Tin Latifah, menekankan pentingnya tindakan cepat terhadap rekomendasi yang diberikan agar program Irpom berjalan efektif.

     Irigasi Pompa: Kementan Bentuk Tim Satgas Anti Bocor!
    Gambar Istimewa : news.majalahhortus.com

    "Ketika rekomendasi hasil pengawalan tidak segera ditindaklanjuti, permasalahan yang ditemukan tidak terselesaikan. Ini yang tidak kita inginkan," tegas Tin Latifah. Ia menambahkan bahwa Itjen tidak hanya bertugas melakukan audit, tetapi juga pembinaan dan pengawalan sebagai bagian dari fungsi peringatan dini.

    Inspektur I Itjen, Andry Asmara, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah strategis dengan melakukan monitoring berkala terhadap pelaksanaan rekomendasi. "Tim Itjen di kabupaten/provinsi wajib memonitor rekomendasi hasil pengawalan, untuk memastikan apakah rekomendasi tersebut dilaksanakan atau tidak. Jika tidak, kita akan cari solusinya," ujarnya.

    Meskipun hasil pengawalan program Irpom tahun 2025 dinilai cukup baik dari segi perencanaan dan pelaksanaan, Andry menyoroti tata kelola laporan pertanggungjawaban keuangan yang belum sesuai standar. Hal ini disebabkan oleh banyaknya kelompok tani penerima bantuan, sehingga pertanggungjawaban sulit untuk dipantau secara menyeluruh.

    Program Irigasi Pompa merupakan salah satu upaya percepatan perluasan areal tanam (PAT) sesuai arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Program ini terbukti efektif mengatasi kekeringan dan meningkatkan hasil panen di berbagai daerah. Irpom menjadi solusi cepat untuk menjawab persoalan kekeringan yang mengancam ketahanan pangan nasional.

    Workshop hasil pengawalan Irpom tahun 2025 ini diikuti oleh sejumlah satuan kerja (satker) penerima bantuan Irpom di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Banten. Kementan berharap, dengan pengawasan yang lebih ketat, program Irpom dapat berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi petani serta ketahanan pangan Indonesia. Verdifjord

    Follow on Google News
    Sasmito

      gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

      Related Posts

      Negara Hadir! Ahli Waris Korban KRL Terima Rp90 Juta

      29-04-2026 - 10.06

      Gawat! Minyak Tembus US$107, Pangan Terancam?

      27-04-2026 - 10.06

      Cianjur Dulu: Kopi Melimpah, Rakyat Menderita, Bupati Mewah!

      26-04-2026 - 10.06

      25-04-2026 - 10.06

      Pensiun Dini dari OnlyFans, Raup Rp1 Triliun!

      24-04-2026 - 10.06

      WIKA Lolos Badai! Investor Percaya, Sektor Pertanian Untung?

      23-04-2026 - 10.06
      Add A Comment
      Leave A Reply Cancel Reply

      Don't Miss
      Pangan

      Negara Hadir! Ahli Waris Korban KRL Terima Rp90 Juta

      Agroplus – Tragedi kecelakaan Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur yang menyisakan duka…

      Gawat! Minyak Tembus US$107, Pangan Terancam?

      27-04-2026 - 10.06

      Cianjur Dulu: Kopi Melimpah, Rakyat Menderita, Bupati Mewah!

      26-04-2026 - 10.06

      25-04-2026 - 10.06
      Top Posts

      Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

      09-04-2025 - 07.38

      Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

      09-04-2025 - 07.38

      Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

      09-04-2025 - 08.22

      Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

      09-04-2025 - 10.06
      agroplus
      © 2026 KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.