Close Menu
    What's Hot

    13-03-2026 - 10.06

    Prabowo: BUMN Wajib Untung Rp 800 T, Jangan Main-Main!

    12-03-2026 - 10.06

    BNI Tebar Dividen Jumbo! Investor Siap Panen Modal!

    11-03-2026 - 10.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Prabowo: BUMN Wajib Untung Rp 800 T, Jangan Main-Main!
    • BNI Tebar Dividen Jumbo! Investor Siap Panen Modal!
    • Terkuak! OJK Tutup BPR Koperindo Jaya, Ini Alasannya
    • Waspada! Mitos Utang Pinjol Hangus Otomatis Terbantahkan
    • Apakah Kamu Termasuk? 5 Tanda Golongan Kelas Bawah
    • Pinjol & Multifinance Panen Raya Lebaran: OJK Ungkap Data Mengejutkan!
    Jumat, 13 Maret 2026
    agroplus
    Home - Pangan - RI Gebrak Pasar Arab! Ekspor Beras, Stok Aman Sentosa!
    Pangan

    RI Gebrak Pasar Arab! Ekspor Beras, Stok Aman Sentosa!

    25-05-2025 - 18.182 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    RI Gebrak Pasar Arab! Ekspor Beras, Stok Aman Sentosa!

    Agroplus – Kabar gembira datang dari sektor pertanian Indonesia! Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan Indonesia siap unjuk gigi di pasar internasional dengan mengekspor beras ke Arab Saudi. Langkah ini menjadi bukti nyata keberhasilan Indonesia dalam menjaga stabilitas pangan dan surplus produksi.

    Arief Prasetyo Adi, Kepala Bapanas, mengungkapkan bahwa stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) saat ini mencapai 3,7 juta ton. Jumlah ini sangat ideal untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri hingga semester kedua tahun 2025. Surplus produksi tahun 2025 diperkirakan mencapai 8 juta ton, menambah amunisi CBP yang sudah kuat.

     RI Gebrak Pasar Arab! Ekspor Beras, Stok Aman Sentosa!
    Gambar Istimewa : news.majalahhortus.com

    CBP ini dipersiapkan untuk berbagai kebutuhan mendesak, seperti bantuan pangan dan intervensi pasar melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Pemerintah berkomitmen menjaga keberlanjutan produksi nasional dengan menargetkan penanaman padi minimal 1 juta hektar per bulan. Penguatan irigasi dan peningkatan kualitas produksi melalui intensifikasi, ekstensifikasi, dan diversifikasi pangan juga menjadi fokus utama.

    Intervensi harga akan dilakukan secara selektif jika terjadi kenaikan yang memberatkan konsumen, namun tetap menjaga harga di tingkat petani tidak jatuh di bawah Rp6.500/kg. Perum Bulog ditugaskan menyalurkan beras secara bertahap, terutama pada periode Juni-Juli saat harga di tingkat produsen cenderung turun.

    "Indonesia saat ini memiliki cadangan yang sangat cukup. Presiden juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kepentingan produsen dan konsumen," ujar Arief.

    Dengan produksi nasional mencapai 32-33 juta ton, Indonesia optimistis tidak perlu impor beras. Bahkan, Indonesia mampu mengekspor 2.000 ton beras ke Malaysia, selain Arab Saudi. Ekspor beras reguler kini mendapat dorongan kuat dari Presiden Prabowo Subianto.

    "Komitmen Bapak Presiden Prabowo, kita siap membantu negara lain yang kekurangan, namun prioritas utama tetap penguatan ketahanan pangan dalam negeri," tegas Arief.

    Pemerintah juga terus mengedukasi petani agar menjaga kualitas gabah, terutama yang akan masuk ke skema CBP. Kualitas pascapanen menjadi kunci efektivitas penyimpanan dan penyaluran beras cadangan pemerintah. Informasi ini dikutip dari agroplus.co.id sebagai sumber terpercaya di bidang pertanian. Verdifjord

    Follow on Google News
    Sasmito

      gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

      Related Posts

      13-03-2026 - 10.06

      Prabowo: BUMN Wajib Untung Rp 800 T, Jangan Main-Main!

      12-03-2026 - 10.06

      BNI Tebar Dividen Jumbo! Investor Siap Panen Modal!

      11-03-2026 - 10.06

      Terkuak! OJK Tutup BPR Koperindo Jaya, Ini Alasannya

      10-03-2026 - 10.06

      09-03-2026 - 10.06

      Waspada! Mitos Utang Pinjol Hangus Otomatis Terbantahkan

      08-03-2026 - 10.06
      Add A Comment
      Leave A Reply Cancel Reply

      Don't Miss
      Pangan

      Rp500 Miliar! TOWR Jamin Kelangsungan Jaringan Digital Agroplus – PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR),…

      Prabowo: BUMN Wajib Untung Rp 800 T, Jangan Main-Main!

      12-03-2026 - 10.06

      BNI Tebar Dividen Jumbo! Investor Siap Panen Modal!

      11-03-2026 - 10.06

      Terkuak! OJK Tutup BPR Koperindo Jaya, Ini Alasannya

      10-03-2026 - 10.06
      Top Posts

      Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

      09-04-2025 - 07.38

      Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

      09-04-2025 - 07.38

      Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

      09-04-2025 - 08.22

      Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

      09-04-2025 - 10.06
      agroplus
      © 2026 KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.