Close Menu
    What's Hot

    IHSG Terperosok Asing Jual Saham Masif

    28-10-2026 - 08.06

    IHSG Merosot Tajam Asing Malah Borong Saham Ini

    28-10-2026 - 08.02

    IHSG Terjun Bebas 3 Persen Hari Ini

    28-10-2026 - 05.07
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • IHSG Terperosok Asing Jual Saham Masif
    • IHSG Merosot Tajam Asing Malah Borong Saham Ini
    • IHSG Terjun Bebas 3 Persen Hari Ini
    • Rupiah Terpuruk Mendekati Rekor Terburuk
    • Polemik Ekspor Gas ke Singapura
    • Mengapa Dana Asing Kabur dari Bursa RI
    • IHSG Merosot Tajam Sore Ini
    • Strategi MSIG Life Kejar Target Free Float
    Kamis, 29 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Strategi Baru Danantara Perkuat Ekonomi Desa
    Pangan

    Strategi Baru Danantara Perkuat Ekonomi Desa

    27-10-2026 - 20.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Pemerintah melalui Badan Pengelola BUMN (BP BUMN) dan Danantara tengah mengambil langkah strategis dalam menyukseskan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Fokus utama saat ini bukan lagi sekadar pembangunan infrastruktur fisik, melainkan penguatan model bisnis agar koperasi tersebut mampu bertahan dalam jangka panjang dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat di pelosok desa.

    Kepala BP BUMN yang juga menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan Menteri Koperasi, Ferry Juliantono. Pertemuan tersebut membahas secara mendalam mengenai pengembangan model bisnis KDKMP guna memastikan distribusi kebutuhan pokok masyarakat berjalan lancar sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi di tingkat desa.

    Strategi Baru Danantara Perkuat Ekonomi Desa
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Dalam diskusi tersebut, poin krusial yang dibahas adalah mengenai proses verifikasi dan validasi (verval) serta perancangan skema bisnis yang berkelanjutan. Dony menekankan bahwa tantangan terbesar dalam membangun sebuah entitas ekonomi di desa bukanlah pada aspek fisik, melainkan pada sistem operasionalnya.

    "Membangun fisik itu gampang, membangun orang gampang, tapi membangun model bisnis itu tidak gampang," tegas Dony sebagaimana dikutip dari laporan resmi BP BUMN. Menurutnya, keberhasilan KDKMP sangat bergantung pada seberapa kuat model bisnis yang diterapkan agar koperasi tidak hanya sekadar ada, tetapi benar-benar efektif dalam menjalankan kegiatan usaha.

    Salah satu strategi kunci yang disiapkan adalah pembentukan pusat distribusi atau distribution center. Pusat distribusi ini akan berfungsi sebagai simpul utama dalam penyaluran berbagai kebutuhan pokok masyarakat. Dengan sistem ini, pengiriman barang akan dilakukan berdasarkan pesanan (purchase order/PO) yang masuk. Menariknya, skema pembiayaan akan difokuskan pada level pusat distribusi tersebut untuk menjamin kelancaran operasional di lapangan.

    Secara garis besar, model bisnis KDKMP dirancang untuk menjalankan tiga fungsi vital secara terintegrasi. Pertama, menyediakan berbagai kebutuhan barang pokok bagi masyarakat desa. Kedua, mempermudah akses pembiayaan bagi warga agar roda ekonomi terus berputar. Ketiga, menjalankan fungsi offtake, yaitu menyerap hasil produksi masyarakat desa untuk kemudian dipasarkan secara lebih luas.

    Untuk mendukung ketiga fungsi tersebut, pemerintah menyadari perlunya infrastruktur logistik yang mumpuni, mulai dari penyediaan gudang yang memadai hingga armada angkutan yang terintegrasi dengan sistem distribusi digital.

    Sinergi antara BP BUMN, Danantara, dan Kementerian Koperasi diharapkan mampu menciptakan ekosistem koperasi desa yang tangguh. Dengan model bisnis yang terukur dan berkelanjutan, KDKMP diproyeksikan tidak hanya menjadi penyedia kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi bagian penting dalam rantai pasok nasional yang memperluas akses pasar bagi produk-produk unggulan dari desa.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    IHSG Terperosok Asing Jual Saham Masif

    28-10-2026 - 08.06

    IHSG Merosot Tajam Asing Malah Borong Saham Ini

    28-10-2026 - 08.02

    IHSG Terjun Bebas 3 Persen Hari Ini

    28-10-2026 - 05.07

    Rupiah Terpuruk Mendekati Rekor Terburuk

    28-10-2026 - 05.03

    Polemik Ekspor Gas ke Singapura

    28-10-2026 - 02.06

    Mengapa Dana Asing Kabur dari Bursa RI

    28-10-2026 - 02.02
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    IHSG Terperosok Asing Jual Saham Masif

    agroplus.co.id – Pasar modal Indonesia kembali menunjukkan tren negatif yang cukup mengkhawatirkan. Indeks Harga Saham…

    IHSG Merosot Tajam Asing Malah Borong Saham Ini

    28-10-2026 - 08.02

    IHSG Terjun Bebas 3 Persen Hari Ini

    28-10-2026 - 05.07

    Rupiah Terpuruk Mendekati Rekor Terburuk

    28-10-2026 - 05.03
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.