Close Menu
    What's Hot

    Investor Asing Kabur dari Bursa Indonesia

    30-09-2026 - 05.06

    Indra Kenz Bebas Bersyarat Korban Menanti

    30-09-2026 - 05.02

    Rupiah Tembus Rp 18000 Waspada Risiko Ini

    30-09-2026 - 02.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Investor Asing Kabur dari Bursa Indonesia
    • Indra Kenz Bebas Bersyarat Korban Menanti
    • Rupiah Tembus Rp 18000 Waspada Risiko Ini
    • Nasib APBN 2027 Kini Resmi Disahkan
    • Mandiri Gas Pol Salurkan KUR Triliunan Rupiah
    • Misteri Nasib Rupiah Menuju Akhir 2026
    • Rupiah Terancam Tembus Rp18200 per Dolar
    • Strategi Cuan Saat Rupiah dan IHSG Anjlok
    Rabu, 30 September 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Waskita Karya Bayar Utang Obligasi Triliunan
    Pangan

    Waskita Karya Bayar Utang Obligasi Triliunan

    29-09-2026 - 20.063 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – PT Waskita Karya (Persero) Tbk akhirnya berhasil menuntaskan kewajiban pembayaran pokok Obligasi III Tahun 2021 Seri A. Langkah besar ini dilakukan perusahaan untuk memenuhi jatuh tempo utang senilai Rp722 miliar yang seharusnya dibayarkan pada 24 September 2026. Proses pelunasan ini tidak dilakukan secara mandiri sepenuhnya, melainkan melalui mekanisme penjaminan yang telah disepakati sebelumnya.

    Dalam pelaksanaannya, pembayaran klaim tersebut melibatkan peran aktif dari Pemerintah Republik Indonesia bersama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) atau PII. Kedua lembaga tersebut melakukan pembayaran sesuai dengan porsi penjaminan yang telah diatur dalam perjanjian hukum yang berlaku. Hal ini menjadi angin segar bagi para investor yang telah menanamkan modalnya pada instrumen obligasi tersebut.

    Waskita Karya Bayar Utang Obligasi Triliunan
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Corporate Secretary Waskita Karya, Steven Subiantoro, memberikan konfirmasi bahwa seluruh kewajiban pembayaran bunga obligasi juga telah diselesaikan oleh pihak Perseroan. Ia menegaskan bahwa perusahaan dengan kode saham WSKT ini terus menjalin komunikasi intensif dengan seluruh pihak terkait. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa setiap tahapan pemenuhan kewajiban keuangan berjalan transparan dan sesuai dengan regulasi yang ada.

    "Kami memiliki komitmen kuat untuk memastikan seluruh proses pembayaran kepada para pemegang obligasi berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan. Dalam pelaksanaannya, kami tetap mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) serta berupaya menjaga agar kegiatan operasional perusahaan tetap berjalan stabil," ungkap Steven dalam pernyataan resminya.

    Perlu diketahui bahwa penjaminan atas Obligasi III Waskita Karya Tahun 2021 ini merupakan bagian dari skema besar Pemerintah dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Program ini dirancang khusus untuk membantu BUMN yang terdampak secara signifikan oleh pandemi COVID-19. Sejak awal penerbitan obligasi, skema penjaminan oleh Pemerintah dan PT PII sudah ditetapkan sebagai jaring pengaman bagi para investor.

    Sebelum proses klaim ini berjalan, Waskita Karya telah melakukan langkah prosedural dengan memberikan pemberitahuan kepada pihak Penjamin dan Wali Amanat mengenai kondisi ketidakmampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban secara langsung. Menindaklanjuti hal tersebut, Wali Amanat selaku penerima jaminan mengajukan klaim kepada para penjamin. Setelah melalui serangkaian proses verifikasi yang ketat, pembayaran pun akhirnya dicairkan.

    Meski klaim telah dibayarkan kepada pemegang obligasi, Steven mengingatkan bahwa hal ini tidak serta-merta menghapus utang Waskita Karya. Perusahaan masih memiliki kewajiban kepada pihak Penjamin yang nantinya akan diselesaikan melalui mekanisme hak regres sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

    Ke depannya, Waskita Karya menyatakan akan memfokuskan seluruh sumber dayanya pada pemulihan kegiatan operasional inti. Perusahaan berencana memperkuat struktur keuangan dengan kembali fokus pada bisnis utama sebagai kontraktor, sejalan dengan arahan strategis dari pemegang saham. Langkah ini diambil guna memastikan keberlanjutan usaha dan menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan di masa mendatang.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Investor Asing Kabur dari Bursa Indonesia

    30-09-2026 - 05.06

    Indra Kenz Bebas Bersyarat Korban Menanti

    30-09-2026 - 05.02

    Rupiah Tembus Rp 18000 Waspada Risiko Ini

    30-09-2026 - 02.06

    Nasib APBN 2027 Kini Resmi Disahkan

    30-09-2026 - 02.02

    Mandiri Gas Pol Salurkan KUR Triliunan Rupiah

    30-09-2026 - 00.06

    Misteri Nasib Rupiah Menuju Akhir 2026

    30-09-2026 - 00.02
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Investor Asing Kabur dari Bursa Indonesia

    agroplus.co.id – Pasar modal Indonesia kembali menghadapi guncangan hebat pada perdagangan sesi pertama hari Selasa…

    Indra Kenz Bebas Bersyarat Korban Menanti

    30-09-2026 - 05.02

    Rupiah Tembus Rp 18000 Waspada Risiko Ini

    30-09-2026 - 02.06

    Nasib APBN 2027 Kini Resmi Disahkan

    30-09-2026 - 02.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.