Close Menu
    What's Hot

    PFII: Bebas Pajak 50 Tahun? Waspada Aturan Pajak Global!

    24-07-2026 - 02.06

    Rp36 Triliun Mengalir, Akankah Petani RI Ikut Panen?

    23-07-2026 - 20.06

    IHSG Melambung Tinggi! Sektor Ini Jadi Jagoan Baru

    23-07-2026 - 15.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • PFII: Bebas Pajak 50 Tahun? Waspada Aturan Pajak Global!
    • Rp36 Triliun Mengalir, Akankah Petani RI Ikut Panen?
    • IHSG Melambung Tinggi! Sektor Ini Jadi Jagoan Baru
    • Uang Tunai Terancam Punah? Data BI Bikin Kaget!
    • Investor Wajib Tahu! Komisaris AMMN Borong Jutaan Saham!
    • BI Tahan Suku Bunga: Petani Senyum atau Was-was?
    Jumat, 24 Juli 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Uang Tunai Terancam Punah? Data BI Bikin Kaget!
    Pangan

    Uang Tunai Terancam Punah? Data BI Bikin Kaget!

    23-07-2026 - 05.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    Agroplus – Pergeseran signifikan dalam kebiasaan bertransaksi masyarakat Indonesia tak lagi sekadar tren, melainkan sebuah realitas yang semakin mengakar. Bank Indonesia (BI) baru-baru ini merilis data mengejutkan yang menunjukkan bahwa penggunaan uang tunai semakin ditinggalkan, digantikan oleh lonjakan transaksi keuangan digital yang masif pada kuartal II-2026.

    Menurut catatan BI, volume transaksi pembayaran digital di Tanah Air telah mencapai angka fantastis, yakni 16,07 miliar transaksi. Angka ini merepresentasikan pertumbuhan impresif sebesar 36,88% secara tahunan (year-on-year/yoy), sebuah bukti nyata perluasan akseptasi pembayaran digital di berbagai lapisan masyarakat.

    Uang Tunai Terancam Punah? Data BI Bikin Kaget!
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Gubernur BI, Perry Warjiyo, dalam pernyataannya pada Rabu (22/7/2026), menyoroti bahwa pertumbuhan ini didukung oleh peningkatan signifikan pada transaksi melalui internet dan aplikasi mobile, yang masing-masing tumbuh 16,88% (yoy) dan 31,39% (yoy). Namun, bintang utama dari lonjakan ini adalah QRIS, yang mencatat pertumbuhan luar biasa hingga 100,12% (yoy) pada triwulan yang sama.

    Perry menjelaskan, kinerja positif QRIS tak lepas dari bertambahnya jumlah pengguna dan merchant yang mengadopsi sistem pembayaran ini. Tak hanya itu, infrastruktur pembayaran ritel nasional, BI-FAST, juga menunjukkan performa cemerlang. Volume transaksi yang diproses melalui BI-FAST mencapai 1.529 juta transaksi, melonjak 38,09% (yoy), dengan nilai transaksi mencapai Rp3.777 triliun pada kuartal II-2026.

    Sebagai tulang punggung sistem pembayaran ritel nasional, BI-FAST memungkinkan transfer antarbank secara real-time selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Layanan ini menawarkan biaya transfer yang sangat terjangkau, maksimal Rp2.500 per transaksi, dengan limit transaksi yang cukup besar hingga Rp250 juta, menjadikannya pilihan favorit bagi banyak kalangan.

    Sementara itu, untuk transaksi bernilai besar, BI-RTGS juga mencatatkan pertumbuhan yang solid. Volume transaksi yang diproses mencapai 2,63 juta transaksi, naik 13,03% (yoy), dengan nominal transaksi yang menyentuh angka Rp53.492 triliun, tumbuh 12,66% (yoy) pada triwulan II-2026. Data ini semakin memperkuat indikasi bahwa era pembayaran digital telah tiba, mengubah lanskap keuangan Indonesia secara fundamental.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    PFII: Bebas Pajak 50 Tahun? Waspada Aturan Pajak Global!

    24-07-2026 - 02.06

    Rp36 Triliun Mengalir, Akankah Petani RI Ikut Panen?

    23-07-2026 - 20.06

    IHSG Melambung Tinggi! Sektor Ini Jadi Jagoan Baru

    23-07-2026 - 15.06

    23-07-2026 - 10.06

    23-07-2026 - 02.06

    Investor Wajib Tahu! Komisaris AMMN Borong Jutaan Saham!

    22-07-2026 - 20.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    PFII: Bebas Pajak 50 Tahun? Waspada Aturan Pajak Global!

    Agroplus – Kabar gembira bagi para investor yang melirik Indonesia! Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII)…

    Rp36 Triliun Mengalir, Akankah Petani RI Ikut Panen?

    23-07-2026 - 20.06

    IHSG Melambung Tinggi! Sektor Ini Jadi Jagoan Baru

    23-07-2026 - 15.06

    23-07-2026 - 10.06
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.