Close Menu
    What's Hot

    Aturan Baru Pantau Saham Blue Chip

    12-10-2026 - 08.06

    Dana Triliunan Mengalir ke Sektor Perumahan

    12-10-2026 - 08.02

    IHSG Melaju Hijau di Tengah Gejolak Global

    12-10-2026 - 05.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Aturan Baru Pantau Saham Blue Chip
    • Dana Triliunan Mengalir ke Sektor Perumahan
    • IHSG Melaju Hijau di Tengah Gejolak Global
    • Strategi Baru BIKE Kuasai Tambang Berau
    • Misteri Aliran Dana Asing di Bursa Efek
    • Investor Asing Borong Bisnis Investasi RI
    • Strategi Baru MKNT Ubah Arah Bisnis
    • Strategi Baru Mandiri Kuasai Pasar Emas
    Senin, 12 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Terungkap! Laba Telkom Bisa Meroket 30% Karena Ini
    Pangan

    Terungkap! Laba Telkom Bisa Meroket 30% Karena Ini

    11-09-2026 - 18.022 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    Agroplus – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) sedang bersiap menghadapi era baru. Sebuah langkah transformatif besar-besaran tengah digagas, didorong oleh Badan Pengaturan (BP) BUMN dan Danantara Indonesia. Tujuannya? Menyederhanakan struktur bisnis melalui penataan ulang anak usaha, yang diyakini akan membawa peningkatan laba signifikan bagi perusahaan telekomunikasi raksasa ini.

    Dony Oskaria, yang menjabat sebagai Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, mengungkapkan keyakinannya bahwa inisiatif ini berpotensi mendongkrak laba Telkom setidaknya 30%. "Saya yakin kalau ini selesai, laba Telkom paling tidak naik 30%," ujarnya, seperti dikutip dari akun Instagram resmi @bumn_id pada Jumat, 11 September 2026. Visi di balik transformasi ini adalah menciptakan entitas bisnis yang lebih ramping, efisien, dan fokus, memungkinkan Telkom untuk lebih optimal dalam melayani masyarakat.

    Terungkap! Laba Telkom Bisa Meroket 30% Karena Ini
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Tentu saja, setiap perubahan besar memiliki konsekuensi. Dalam proses ini, Telkom telah memperhitungkan berbagai implikasi finansial, termasuk potensi cut loss dan write off yang diperkirakan mencapai total Rp17 triliun. Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menjelaskan bahwa penataan ulang ini akan menyasar sejumlah anak usaha, khususnya di segmen Business-to-Business Information and Communication Technology (B2B ICT). "Di bawah B2B ICT juga sekarang yang nantinya juga akan kena streamline, ada PINS, ada Telkom SIGMA, ada Infomedia dan yang lain-lain," papar Dian, memberikan gambaran lebih jelas mengenai entitas yang akan dirampingkan.

    Transformasi ini bukan sekadar pengurangan jumlah, melainkan sebuah strategi jangka panjang untuk memperkuat posisi Telkom sebagai strategic holding yang fokus pada konektivitas dan infrastruktur digital. Dengan struktur yang lebih sederhana, Telkom diharapkan mampu mencapai arus kas yang lebih sehat, menekan biaya operasional secara signifikan, dan pada akhirnya, memberikan layanan yang semakin prima bagi pelanggan. Targetnya ambisius: mengurangi jumlah anak perusahaan dari 68 menjadi hanya 18 entitas. Selain itu, Telkom juga mengalokasikan modalnya secara strategis, dengan lebih dari 94% belanja modal pada paruh pertama tahun 2026 difokuskan pada bisnis inti B2C dan infrastruktur B2B.

    Langkah berani ini menunjukkan komitmen Telkom untuk beradaptasi dengan dinamika pasar dan mengoptimalkan potensi yang ada. Dengan fokus yang lebih tajam dan struktur yang lebih efisien, Telkom diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan profitabilitas, tetapi juga semakin kokoh sebagai pilar utama penyedia konektivitas dan solusi digital di Indonesia. Ini adalah investasi untuk masa depan yang lebih cerah, baik bagi perusahaan maupun bagi jutaan penggunanya.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Aturan Baru Pantau Saham Blue Chip

    12-10-2026 - 08.06

    Dana Triliunan Mengalir ke Sektor Perumahan

    12-10-2026 - 08.02

    IHSG Melaju Hijau di Tengah Gejolak Global

    12-10-2026 - 05.06

    Strategi Baru BIKE Kuasai Tambang Berau

    12-10-2026 - 05.02

    Misteri Aliran Dana Asing di Bursa Efek

    12-10-2026 - 02.06

    Investor Asing Borong Bisnis Investasi RI

    12-10-2026 - 02.02
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Aturan Baru Pantau Saham Blue Chip

    agroplus.co.id – Pasar modal Indonesia kini memasuki babak baru dalam upaya memperkuat transparansi dan perlindungan…

    Dana Triliunan Mengalir ke Sektor Perumahan

    12-10-2026 - 08.02

    IHSG Melaju Hijau di Tengah Gejolak Global

    12-10-2026 - 05.06

    Strategi Baru BIKE Kuasai Tambang Berau

    12-10-2026 - 05.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.