Close Menu
    What's Hot

    Strategi Pemerintah Tutup Defisit APBN 2026

    11-10-2026 - 02.06

    Strategi BI Jaga Rupiah di Tengah Badai Global

    11-10-2026 - 02.02

    IHSG Melaju Kencang Menembus Level 6.000

    11-10-2026 - 00.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Strategi Pemerintah Tutup Defisit APBN 2026
    • Strategi BI Jaga Rupiah di Tengah Badai Global
    • IHSG Melaju Kencang Menembus Level 6.000
    • IHSG Melaju Kencang di Akhir Pekan
    • Triliunan Rupiah Raib Akibat Scam
    • Peluang Cuan Bisnis Ritel Minimarket dan Kelontong
    • Indra Kenz Kembali Masuk Penjara
    • Rahasia Pajak Triliunan Rupiah Sang Diktator
    Minggu, 11 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Terungkap! Danantara di KSSK, Sekadar Tamu Penting?
    Pangan

    Terungkap! Danantara di KSSK, Sekadar Tamu Penting?

    29-07-2026 - 05.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    Agroplus – Sebuah gebrakan baru terjadi di kancah stabilitas sistem keuangan nasional. Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) untuk pertama kalinya mengukir sejarah dengan turut serta dalam rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) pada Selasa, 28 Juli 2026. Kehadiran entitas pengelola investasi jumbo ini, yang diwakili langsung oleh CEO Rosan Roeslani dan COO Dony Oskaria, sontak menjadi sorotan di tengah dinamika ekonomi global.

    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dalam konferensi pers pasca-rapat di Kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Jakarta, menegaskan posisi Danantara. "Posisi Danantara pada rapat ini sebagai undangan," ungkap Purbaya, menjelaskan status istimewa namun terbatas yang diemban Danantara dalam forum penting tersebut.

    Terungkap! Danantara di KSSK, Sekadar Tamu Penting?
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Biasanya, forum KSSK hanya dihadiri oleh representasi regulator utama seperti Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Namun, kali ini, ada kebutuhan mendesak untuk mendengarkan perspektif langsung dari para "pemain" di lapangan. "Kadang kami ingin mendengar masukan langsung dari pelaku bisnis yang memanage bisnis yang besar," terang Purbaya, menyoroti pentingnya suara dari entitas yang mengelola investasi signifikan.

    Kehadiran Danantara terbukti membuahkan hasil positif. "Danantara memberikan masukan positif pada rapat sore hari ini artinya kita dapat informasi yang lebih sehingga kebijakan kita tepat sasaran ke depannya," imbuh Purbaya. Ini menunjukkan bahwa perspektif dari dunia usaha, terutama yang berskala besar seperti Danantara, sangat berharga dalam merumuskan kebijakan yang lebih akurat dan relevan.

    Meski demikian, Purbaya dengan tegas memastikan bahwa Danantara tidak akan memiliki hak suara dalam pengambilan keputusan KSSK. Ketentuan ini, lanjutnya, sudah diatur secara gamblang dalam Undang-undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK). "Danantara tidak akan punya hak suara, dia akan memberikan masukan," tegas Purbaya, menggarisbawahi batasan peran Danantara sebagai penyedia informasi, bukan pembuat keputusan.

    Keterlibatan Danantara sebagai "tamu istimewa" ini menandai evolusi dalam cara KSSK mengumpulkan informasi, memperkaya diskusi dengan sudut pandang praktis dari sektor investasi. Ini adalah langkah maju untuk memastikan stabilitas sistem keuangan tetap kokoh, didukung oleh data dan masukan yang komprehensif dari berbagai lini, termasuk dari para pengelola modal besar seperti Danantara.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Strategi Pemerintah Tutup Defisit APBN 2026

    11-10-2026 - 02.06

    Strategi BI Jaga Rupiah di Tengah Badai Global

    11-10-2026 - 02.02

    IHSG Melaju Kencang Menembus Level 6.000

    11-10-2026 - 00.06

    IHSG Melaju Kencang di Akhir Pekan

    11-10-2026 - 00.02

    Triliunan Rupiah Raib Akibat Scam

    10-10-2026 - 23.06

    Peluang Cuan Bisnis Ritel Minimarket dan Kelontong

    10-10-2026 - 23.02
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Strategi Pemerintah Tutup Defisit APBN 2026

    agroplus.co.id – Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan langkah strategis untuk menjaga stabilitas fiskal di penghujung tahun…

    Strategi BI Jaga Rupiah di Tengah Badai Global

    11-10-2026 - 02.02

    IHSG Melaju Kencang Menembus Level 6.000

    11-10-2026 - 00.06

    IHSG Melaju Kencang di Akhir Pekan

    11-10-2026 - 00.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.