Close Menu
    What's Hot

    IHSG Menguat Asing Borong Saham Ini

    15-10-2026 - 08.06

    IHSG Menguat Namun Asing Jual Masif

    15-10-2026 - 08.02

    IHSG Menguat di Tengah Ketidakpastian Global

    15-10-2026 - 05.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • IHSG Menguat Asing Borong Saham Ini
    • IHSG Menguat Namun Asing Jual Masif
    • IHSG Menguat di Tengah Ketidakpastian Global
    • Strategi HRTA Borong Emas Lewat Private Placement
    • Rahasia Blibli Cetak Pendapatan Fantastis
    • QRIS Segera Merambah Arab Saudi Hingga India
    • Generasi Muda Kuasai Pasar Modal Indonesia
    • Investor Pilih Utang Jangka Pendek
    Sabtu, 17 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Strategi Kemenkeu Jaga Rupiah dari Dolar
    Pangan

    Strategi Kemenkeu Jaga Rupiah dari Dolar

    04-10-2026 - 10.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Nilai tukar rupiah tengah menghadapi ujian berat setelah sempat menyentuh level yang sangat mengkhawatirkan, yakni mendekati angka Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS). Tekanan terhadap mata uang Garuda ini dipicu oleh penguatan tajam indeks dolar AS di pasar global, yang memaksa pemerintah dan otoritas terkait untuk segera mengambil langkah strategis guna meredam volatilitas.

    Menanggapi situasi tersebut, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung membeberkan sejumlah strategi kunci yang tengah dijalankan oleh Kementerian Keuangan untuk memperkuat posisi rupiah. Salah satu langkah utama yang ditempuh adalah dengan menjaga daya tarik imbal hasil (yield) Surat Berharga Negara (SBN). Hal ini bertujuan agar aliran modal asing tetap mengalir masuk ke pasar keuangan dalam negeri.

    Strategi Kemenkeu Jaga Rupiah dari Dolar
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Juda menjelaskan bahwa pemerintah secara aktif menerbitkan berbagai instrumen utang luar negeri, seperti Global Bonds dan Panda Bonds. Dana yang dihimpun dari penerbitan surat utang ini tidak digunakan secara sembarangan, melainkan ditempatkan di Bank Indonesia untuk memperkuat cadangan devisa negara.

    "Dana yang diperoleh tersebut akan ditempatkan di Bank Indonesia dan menjadi cadangan devisa. Cadangan inilah yang nantinya menjadi modal utama bagi bank sentral untuk melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah. Peran Kementerian Keuangan dalam hal ini sangat signifikan," ujar Juda dalam sebuah pertemuan di Bogor, Kamis (2/10/2026).

    Selain memperkuat cadangan devisa, Kemenkeu juga berkomitmen untuk terus menjaga kredibilitas fiskal nasional. Menurut Juda, menjaga kesehatan anggaran negara adalah kunci utama agar investor tetap memiliki kepercayaan tinggi terhadap Indonesia. Dengan kredibilitas fiskal yang terjaga, investor akan merasa aman untuk menanamkan aset mereka pada instrumen investasi domestik, terutama SBN.

    Kondisi pasar menunjukkan bahwa rupiah sempat kehilangan momentum pada perdagangan awal Oktober. Setelah sempat menunjukkan penguatan yang cukup signifikan, mata uang Garuda justru kembali terperosok ke zona merah. Berdasarkan data pasar, rupiah ditutup melemah 0,39% ke level Rp17.940 per dolar AS. Pelemahan ini merupakan pembalikan arah dari posisi sebelumnya yang sempat menguat di level Rp17.870 per dolar AS.

    Sentimen negatif ini sejalan dengan penguatan indeks dolar AS (DXY) yang mencapai level tertinggi dalam tiga bulan terakhir. Lonjakan dolar AS didorong oleh meningkatnya imbal hasil US Treasury, yang dipicu oleh ketidakpastian geopolitik global, khususnya ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Situasi ini menciptakan permintaan tinggi terhadap aset berdenominasi dolar, sehingga mempersempit ruang gerak mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    IHSG Menguat Asing Borong Saham Ini

    15-10-2026 - 08.06

    IHSG Menguat Namun Asing Jual Masif

    15-10-2026 - 08.02

    IHSG Menguat di Tengah Ketidakpastian Global

    15-10-2026 - 05.06

    Strategi HRTA Borong Emas Lewat Private Placement

    15-10-2026 - 05.02

    Rahasia Blibli Cetak Pendapatan Fantastis

    15-10-2026 - 02.06

    QRIS Segera Merambah Arab Saudi Hingga India

    15-10-2026 - 02.02
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    IHSG Menguat Asing Borong Saham Ini

    agroplus.co.id – Pasar modal Indonesia menunjukkan geliat positif pada perdagangan Rabu (14/10/2026). Setelah sempat mengalami…

    IHSG Menguat Namun Asing Jual Masif

    15-10-2026 - 08.02

    IHSG Menguat di Tengah Ketidakpastian Global

    15-10-2026 - 05.06

    Strategi HRTA Borong Emas Lewat Private Placement

    15-10-2026 - 05.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.