Close Menu
    What's Hot

    Franky Widjaja Kini Kendalikan KETR

    06-10-2026 - 20.06

    Elon Musk Kembali Jadi Triliuner Dunia

    06-10-2026 - 20.02

    Ketimpangan Dividen BUMN Jadi Sorotan

    06-10-2026 - 18.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Franky Widjaja Kini Kendalikan KETR
    • Elon Musk Kembali Jadi Triliuner Dunia
    • Ketimpangan Dividen BUMN Jadi Sorotan
    • Langkah Strategis Danantara di Sektor Migas AS
    • Alarm Bahaya Krisis Minyak Dunia
    • Strategi Besar BUVA Kejar Proyek Bali
    • Ekspansi Baru INPS ke Dunia Otomotif
    • Mata Uang Baru di Bursa Mineral Indonesia
    Selasa, 6 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Strategi Besar BUVA Kejar Proyek Bali
    Pangan

    Strategi Besar BUVA Kejar Proyek Bali

    06-10-2026 - 15.023 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Emiten yang bergerak di sektor perhotelan mewah, PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), tengah menyiapkan langkah ekspansi besar-besaran. Perusahaan ini berencana menggelar aksi korporasi berupa penambahan modal melalui mekanisme Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) II atau rights issue dengan nilai fantastis mencapai Rp1,54 triliun.

    Dalam rencana ambisius ini, BUVA akan menawarkan sebanyak 6.154.263.660 saham baru. Setiap saham dibanderol dengan harga pelaksanaan Rp250 per lembar. Melalui skema ini, perseroan menargetkan perolehan dana segar sekitar Rp1,53 triliun untuk memperkuat struktur permodalan dan mendanai berbagai proyek strategis di masa depan.

    Strategi Besar BUVA Kejar Proyek Bali
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Menariknya, dalam aksi korporasi ini, Hapsoro telah menyatakan kesiapannya untuk bertindak sebagai pembeli siaga. Peran pembeli siaga ini sangat krusial, karena mereka akan menampung sisa saham yang tidak diambil oleh pemegang saham lama, sehingga memastikan target perolehan dana dari rights issue ini dapat tercapai secara maksimal.

    Rencana Penggunaan Dana: Dari Renovasi hingga Ekspansi

    Dana jumbo yang dihimparkan dari hasil rights issue ini tidak akan dibiarkan mengendap. Manajemen BUVA telah menyusun rencana penggunaan dana yang sangat spesifik untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.

    Sebagian besar dana, yakni sekitar Rp426,34 miliar, akan dialokasikan untuk penyertaan modal di PT Bukit Bali Permai (BBP). Dari dana tersebut, Rp199,26 miliar akan digunakan BBP untuk mengambil alih saham PT Royal Uluwatu Residence (RUR), sementara Rp227,08 miliar sisanya akan digunakan untuk pengembangan kawasan West Resort di Uluwatu, Bali, yang ditargetkan rampung pada akhir 2029.

    Selain ekspansi properti, BUVA juga fokus pada penguatan neraca keuangan. Sebanyak Rp417,8 miliar akan digunakan untuk melakukan pelunasan dipercepat atas seluruh pokok utang kepada Bank Mandiri. Langkah ini dinilai strategis untuk mengurangi beban bunga di masa mendatang.

    Tak hanya itu, perseroan juga mengalokasikan Rp150 miliar untuk renovasi total Alila Ubud, Rp150 miliar untuk pengembangan kawasan wisata terpadu Lagoi di Bintan melalui PT Bukit Lagoi Villa (BLV), serta Rp390,34 miliar untuk pembangunan infrastruktur proyek Uluwatu Estate di Bali.

    Tantangan Kinerja Keuangan

    Meskipun tengah melakukan ekspansi agresif, BUVA menghadapi tantangan pada kinerja keuangan jangka pendeknya. Pada empat bulan pertama tahun 2026, pendapatan perusahaan tercatat sebesar Rp96,32 miliar, mengalami sedikit penurunan sebesar 1,96% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

    Penurunan ini dipengaruhi oleh faktor musiman serta situasi geopolitik di Timur Tengah yang berdampak pada jumlah kunjungan tamu. Akibatnya, perseroan mencatatkan rugi bersih sebesar Rp5,66 miliar, berbanding terbalik dengan periode yang sama tahun lalu yang masih mencatatkan laba signifikan.

    Namun, jika melihat performa tahun penuh 2025, BUVA sebenarnya menunjukkan tren positif dengan pendapatan mencapai Rp375,58 miliar dan laba bersih yang melonjak tajam menjadi Rp195,15 miliar. Hal ini menunjukkan bahwa potensi pertumbuhan perusahaan masih sangat besar jika proyek-proyek baru yang didanai melalui rights issue ini dapat berjalan sesuai rencana.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Franky Widjaja Kini Kendalikan KETR

    06-10-2026 - 20.06

    Elon Musk Kembali Jadi Triliuner Dunia

    06-10-2026 - 20.02

    Ketimpangan Dividen BUMN Jadi Sorotan

    06-10-2026 - 18.06

    Langkah Strategis Danantara di Sektor Migas AS

    06-10-2026 - 18.02

    Alarm Bahaya Krisis Minyak Dunia

    06-10-2026 - 15.06

    Ekspansi Baru INPS ke Dunia Otomotif

    06-10-2026 - 13.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Franky Widjaja Kini Kendalikan KETR

    agroplus.co.id – Dinamika kepemilikan saham di sektor infrastruktur telekomunikasi kembali memanas. PT Ketrosden Triasmitra Tbk…

    Elon Musk Kembali Jadi Triliuner Dunia

    06-10-2026 - 20.02

    Ketimpangan Dividen BUMN Jadi Sorotan

    06-10-2026 - 18.06

    Langkah Strategis Danantara di Sektor Migas AS

    06-10-2026 - 18.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.