Close Menu
    What's Hot

    Rupiah Terperosok ke Level Rp17.940 per Dolar

    02-10-2026 - 05.06

    Wajah Baru Manajemen Tugu Insurance

    02-10-2026 - 05.02

    Standar Global Hadir di Pasar Lokal

    02-10-2026 - 02.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Rupiah Terperosok ke Level Rp17.940 per Dolar
    • Wajah Baru Manajemen Tugu Insurance
    • Standar Global Hadir di Pasar Lokal
    • Investor Borong Saham LUCY di Atas Harga Pasar
    • Profil Harta Wamenkeu Baru Nurkholisoh
    • Strategi Hijau AZKO Menuju 2030
    • Profil Kekayaan Wamenkeu Baru Luky Alfirman
    • OONA Indonesia Jual Saham ABDA
    Jumat, 2 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Standar Global Hadir di Pasar Lokal
    Pangan

    Standar Global Hadir di Pasar Lokal

    02-10-2026 - 02.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) secara resmi melakukan langkah strategis dengan melakukan diversifikasi bisnis ke pasar domestik. Melalui lini produk premium bernama Realfood Reserve, perusahaan ini bertekad membawa standar kualitas internasional yang selama ini menjadi fokus utama mereka di pasar global untuk dapat dinikmati oleh konsumen di tanah air.

    Langkah ekspansi ke pasar lokal ini merupakan buah dari pengalaman panjang perusahaan dalam membangun ekosistem bisnis sarang burung walet yang berorientasi pada standar global. Dengan hadirnya Realfood Reserve, RLCO ingin mendekatkan produk berkualitas tinggi yang biasanya hanya menyasar pasar ekspor agar dapat dijangkau oleh masyarakat Indonesia.

    Standar Global Hadir di Pasar Lokal
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Bahan baku utama yang digunakan dalam lini produk premium ini berasal dari Sulawesi Tengah. Bahan tersebut dipasok dari empat kabupaten di wilayah tersebut, yang dikenal memiliki kualitas sarang burung walet yang unggul. Untuk menjamin kualitas produk tetap terjaga hingga ke tangan konsumen, RLCO juga telah menyiapkan fasilitas pengolahan khusus yang berlokasi di Bojonegoro, Jawa Timur.

    Direktur Utama PT Abadi Lestari Indonesia Tbk, Edwin Pranata, mengungkapkan bahwa keputusan untuk merambah pasar domestik didasari oleh pengamatan terhadap perubahan perilaku konsumen di Indonesia. Menurutnya, masyarakat Indonesia kini semakin kritis dan peduli terhadap aspek keamanan serta asal-usul produk yang mereka konsumsi.

    "Pembukaan kanal domestik ini merupakan langkah kami untuk membawa standar yang selama ini kami bangun untuk pasar internasional lebih dekat kepada konsumen Indonesia. Kami melihat bahwa konsumen domestik juga semakin memperhatikan asal-usul, kualitas, keamanan, dan proses di balik sebuah produk," ujar Edwin pada Kamis (1/10/2026).

    Keunggulan utama dari Realfood Reserve terletak pada proses produksinya yang sangat ketat. Produk ini menggunakan metode whole cup bird’s nest yang dibersihkan secara manual tanpa menggunakan bahan pemutih (unbleached). Selain itu, perusahaan telah mengantongi berbagai sertifikasi internasional bergengsi, mulai dari ISO 22000/2017, GACC/2018, FDA/2022, hingga FSSC 22000/2024.

    RLCO juga mengedepankan prinsip transparansi melalui pendekatan ketertelusuran (traceability). Konsumen dapat mengetahui dengan jelas asal bahan baku, tingkatan kualitas (grade), hasil uji laboratorium, hingga detail fasilitas pengolahannya. Hal ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan kepercayaan penuh kepada konsumen domestik.

    Sebagai menu pembuka di pasar lokal, Realfood Reserve memperkenalkan dua rangkaian produk premium, yakni The Nest dan The Ritual Set. Keduanya menawarkan keistimewaan sarang burung walet utuh (whole cup) dengan tambahan bahan pendamping berkualitas seperti kurma merah (red dates) dan gula batu. Kehadiran produk ini diharapkan dapat mengubah persepsi masyarakat mengenai cara menikmati sarang burung walet dalam format yang lebih mewah dan eksklusif.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Rupiah Terperosok ke Level Rp17.940 per Dolar

    02-10-2026 - 05.06

    Wajah Baru Manajemen Tugu Insurance

    02-10-2026 - 05.02

    Investor Borong Saham LUCY di Atas Harga Pasar

    02-10-2026 - 02.02

    Profil Harta Wamenkeu Baru Nurkholisoh

    02-10-2026 - 00.06

    Strategi Hijau AZKO Menuju 2030

    02-10-2026 - 00.02

    Profil Kekayaan Wamenkeu Baru Luky Alfirman

    01-10-2026 - 23.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Rupiah Terperosok ke Level Rp17.940 per Dolar

    agroplus.co.id – Mata uang Garuda kembali menunjukkan tren negatif pada pembukaan perdagangan bulan Oktober ini.…

    Wajah Baru Manajemen Tugu Insurance

    02-10-2026 - 05.02

    Standar Global Hadir di Pasar Lokal

    02-10-2026 - 02.06

    Investor Borong Saham LUCY di Atas Harga Pasar

    02-10-2026 - 02.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.