Close Menu
    What's Hot

    Ketegangan Timur Tengah Picu Harga Emas Naik

    03-10-2026 - 05.06

    Rencana Besar Merger Asuransi BUMN

    03-10-2026 - 05.02

    Rupiah Melaju Hijau di Akhir Pekan

    03-10-2026 - 02.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Ketegangan Timur Tengah Picu Harga Emas Naik
    • Rencana Besar Merger Asuransi BUMN
    • Rupiah Melaju Hijau di Akhir Pekan
    • SMI Tembus 60 Miliar Usai Dibuka BI
    • Skandal Korupsi Motor Listrik MBG Terungkap
    • IHSG Ditutup Hijau di Akhir Pekan
    • Dorong Likuiditas Perumahan BI Cetak Rekor
    • Strategi Baru Erajaya Menuju 2027
    Sabtu, 3 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Skandal Korupsi Motor Listrik MBG Terungkap
    Pangan

    Skandal Korupsi Motor Listrik MBG Terungkap

    03-10-2026 - 00.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Kejaksaan Agung (Kejagung) secara resmi mengumumkan penetapan lima orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan sepeda motor listrik. Kasus ini berkaitan erat dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Skandal besar ini melibatkan kolaborasi antara oknum pejabat militer dan sejumlah petinggi perusahaan swasta yang diduga melakukan manipulasi dalam proses pengadaan barang.

    Penyidikan yang dilakukan oleh Tim Penyidik Koneksitas pada Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer (JAM PIDMIL) mengungkap bahwa praktik lancung ini terjadi dalam rentang waktu tahun 2025 hingga 2026. Total nilai pengadaan yang menjadi objek perkara ini mencapai angka fantastis, yakni sekitar Rp1,22 triliun.

    Skandal Korupsi Motor Listrik MBG Terungkap
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Dari lima tersangka yang telah ditetapkan, satu di antaranya adalah seorang perwira militer berinisial Kolonel Cpl BU yang menjabat sebagai Pejabat Penandatangan Komitmen (PPK). Sementara empat tersangka lainnya merupakan pihak swasta, yakni AM selaku Komisaris PT ASE dan PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), serta tiga direktur perusahaan, yaitu YY (Direktur PT YAT), AA (Direktur PT ASE), dan GB (Direktur PT ASE).

    Kepala Pusat Penerangan Hukum, Anang Supriatna, menjelaskan bahwa para tersangka diduga kuat telah melakukan persekongkolan untuk mengatur jalannya tender. Modus operandi yang digunakan meliputi pengkondisian pemenang proyek, pengaturan spesifikasi teknis, manipulasi Harga Perkiraan Sendiri (HPS), hingga penyediaan perusahaan pembanding fiktif demi memenangkan PT YAT.

    Modus kecurangan semakin terlihat pada pelaksanaan kontrak. Awalnya, proyek ini direncanakan untuk menyediakan 25.644 unit motor listrik, namun jumlah tersebut kemudian dikurangi menjadi 21.801 unit. Ironisnya, hingga Maret 2026, realisasi fisik di lapangan baru mencapai 2.117 unit. Meski demikian, para tersangka diduga memalsukan Berita Acara Serah Terima (BAST) dengan mencantumkan bahwa pekerjaan telah selesai 100% agar pembayaran dapat segera dicairkan.

    Akibat tindakan ini, negara mengalami kerugian finansial yang sangat besar. Saat ini, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) tengah melakukan penghitungan pasti terkait nilai kerugian negara tersebut.

    Dalam upaya memperkuat pembuktian, penyidik telah memeriksa 63 saksi dan 8 ahli. Selain itu, aparat juga menyita sejumlah aset mewah yang diduga terkait dengan tindak pidana ini, mulai dari uang tunai sebesar Rp24,97 miliar, ratusan dokumen, hingga aset transportasi kelas atas seperti pesawat Textron Aviation Inc., helikopter Bell 505, mobil mewah Lexus LM 500, serta beberapa unit kendaraan listrik BYD.

    Saat ini, para tersangka telah ditahan di berbagai rutan, termasuk Rutan Instalasi Tahanan Militer Pomdam Jaya dan Rutan Salemba. Kejagung menegaskan akan terus mendalami keterlibatan pihak lain serta menelusuri aset-aset tambahan yang diduga berasal dari hasil korupsi tersebut.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Ketegangan Timur Tengah Picu Harga Emas Naik

    03-10-2026 - 05.06

    Rencana Besar Merger Asuransi BUMN

    03-10-2026 - 05.02

    Rupiah Melaju Hijau di Akhir Pekan

    03-10-2026 - 02.06

    SMI Tembus 60 Miliar Usai Dibuka BI

    03-10-2026 - 02.02

    IHSG Ditutup Hijau di Akhir Pekan

    03-10-2026 - 00.02

    Dorong Likuiditas Perumahan BI Cetak Rekor

    02-10-2026 - 23.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Ketegangan Timur Tengah Picu Harga Emas Naik

    agroplus.co.id – Kondisi geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali memanas setelah Amerika Serikat dilaporkan mulai…

    Rencana Besar Merger Asuransi BUMN

    03-10-2026 - 05.02

    Rupiah Melaju Hijau di Akhir Pekan

    03-10-2026 - 02.06

    SMI Tembus 60 Miliar Usai Dibuka BI

    03-10-2026 - 02.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.