Close Menu
    What's Hot

    Nasib Waskita dan Wika di Tengah Merger BUMN

    08-10-2026 - 15.06

    Saham BSWD Kini Dikuasai Segelintir Orang

    08-10-2026 - 15.02

    Ekspansi Besar Sinar Mas ke Timor Leste

    08-10-2026 - 13.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Nasib Waskita dan Wika di Tengah Merger BUMN
    • Saham BSWD Kini Dikuasai Segelintir Orang
    • Ekspansi Besar Sinar Mas ke Timor Leste
    • Strategi Baru Danantara Kuasai Industri
    • Skema Cicilan Kecebong Tuai Kritik OJK
    • Empat Saham Ini Resmi Digembok Bursa
    • Transaksi Jumbo Saham BYAN Rp 26 Triliun
    • Gadai Saham JARR ke Bank Mandiri
    Kamis, 8 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Saham BSWD Kini Dikuasai Segelintir Orang
    Pangan

    Saham BSWD Kini Dikuasai Segelintir Orang

    08-10-2026 - 15.022 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Dunia pasar modal Indonesia kembali dikejutkan oleh dinamika pergerakan saham PT Bank of India Indonesia Tbk (BSWD). Emiten perbankan ini kini menjadi pusat perhatian setelah masuk dalam daftar saham dengan tingkat konsentrasi kepemilikan yang sangat tinggi atau High Shareholding Concentration (HSC).

    Berdasarkan pengumuman resmi yang dirilis bersama oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), struktur kepemilikan saham BSWD menunjukkan angka yang sangat mencolok. Data per 2 Oktober 2026 mengungkapkan bahwa sekitar 99,95 persen saham perseroan dikuasai oleh sekelompok kecil pemegang saham tertentu.

    Saham BSWD Kini Dikuasai Segelintir Orang
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Kondisi ini berarti hanya tersisa sekitar 0,05 persen saham yang beredar di tangan investor publik atau pihak di luar kelompok pengendali tersebut. Fenomena ini tentu menjadi catatan penting bagi para pelaku pasar, mengingat konsentrasi kepemilikan yang ekstrem dapat memengaruhi likuiditas dan volatilitas harga saham di bursa.

    Meski demikian, pihak otoritas bursa melalui pengumuman bernomor Peng-HSC-00065/BEI.WAS/10-2026 dan Peng-0006/PWS/KSEI/1026 menegaskan bahwa status HSC ini tidak serta-merta mengindikasikan adanya pelanggaran hukum. BEI dan KSEI menyatakan bahwa pengumuman ini bersifat informatif agar investor dapat lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi.

    Situasi BSWD sebenarnya sudah berada dalam pengawasan ketat bursa sejak beberapa waktu lalu. Sebelum isu konsentrasi saham ini mencuat, BEI telah mengambil langkah tegas dengan melakukan suspensi atau penghentian sementara perdagangan saham BSWD. Langkah "penggembokan" ini mulai diberlakukan sejak sesi pra-pembukaan pada Senin, 5 Oktober 2026, dan masih berlangsung hingga saat ini.

    Keputusan suspensi tersebut diambil sebagai langkah proteksi bagi investor ritel. Hal ini dipicu oleh lonjakan harga saham BSWD yang dianggap tidak wajar dan sangat agresif. Jika menilik data historis sebelum perdagangan dihentikan, harga saham BSWD terakhir kali menyentuh angka Rp3.600 per lembar.

    Lonjakan harga tersebut tergolong sangat fantastis. Dalam kurun waktu satu pekan, saham ini sempat meroket hingga 25 persen. Jika ditarik lebih jauh, dalam periode satu bulan, kenaikannya mencapai 140 persen, bahkan dalam rentang tiga bulan terakhir, saham ini telah terbang sebesar 165 persen.

    Sebelum akhirnya disuspensi, BSWD sebenarnya sudah lebih dulu masuk dalam radar peringatan bursa. Pada 1 Oktober 2026, BEI telah menetapkan saham ini ke dalam status Unusual Market Activity (UMA) akibat pergerakan harga yang dianggap di luar kebiasaan pasar. Kini, dengan tambahan status kepemilikan yang terkonsentrasi, investor diharapkan tetap waspada terhadap risiko tinggi yang menyertai pergerakan saham ini.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Nasib Waskita dan Wika di Tengah Merger BUMN

    08-10-2026 - 15.06

    Ekspansi Besar Sinar Mas ke Timor Leste

    08-10-2026 - 13.06

    Strategi Baru Danantara Kuasai Industri

    08-10-2026 - 13.02

    Skema Cicilan Kecebong Tuai Kritik OJK

    08-10-2026 - 10.06

    Empat Saham Ini Resmi Digembok Bursa

    08-10-2026 - 10.02

    Transaksi Jumbo Saham BYAN Rp 26 Triliun

    08-10-2026 - 08.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Nasib Waskita dan Wika di Tengah Merger BUMN

    agroplus.co.id – Rencana besar restrukturisasi sektor konstruksi milik negara mulai menunjukkan titik terang. Badan Pengelola…

    Saham BSWD Kini Dikuasai Segelintir Orang

    08-10-2026 - 15.02

    Ekspansi Besar Sinar Mas ke Timor Leste

    08-10-2026 - 13.06

    Strategi Baru Danantara Kuasai Industri

    08-10-2026 - 13.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.