agroplus.co.id – Presiden Prabowo Subianto secara resmi telah menetapkan wajah baru dalam jajaran kepemimpinan Kementerian Keuangan. Dalam prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat di Istana Negara pada Kamis (1/10/2026), Nurkholisoh Ibnu Aman resmi mengemban amanah sebagai Wakil Menteri Keuangan. Kehadiran Nurkholisoh menandai perubahan struktur signifikan di tubuh kementerian pengelola keuangan negara tersebut, di mana kini terdapat tiga Wakil Menteri yang akan mendampingi Menteri Keuangan Suahasil Nazara.
Berbeda dengan formasi pada pemerintahan sebelumnya, Nurkholisoh kini harus berbagi tugas dengan dua Wakil Menteri lainnya, yakni Juda Agung dan Luky Alfirman. Sebelum dipercaya menduduki posisi strategis di pemerintahan, Nurkholisoh memiliki rekam jejak profesional yang mumpuni, salah satunya melalui pengabdiannya di Bank Indonesia (BI).

Menarik perhatian publik, profil kekayaan Nurkholisoh kini menjadi sorotan seiring dengan kewajiban transparansi pejabat negara. Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periode 2025 yang diserahkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nurkholisoh melaporkan total kekayaan bersih sebesar Rp4,7 miliar.
Secara rinci, berdasarkan laporan yang disampaikan pada 22 Februari 2026 tersebut, total aset bruto yang dimiliki Nurkholisoh mencapai Rp6,39 miliar. Namun, angka tersebut telah dikurangi dengan kewajiban utang sebesar Rp1,69 miliar, sehingga menyisakan nilai kekayaan bersih di angka Rp4.701.508.000.
Komposisi harta Nurkholisoh didominasi oleh sektor properti. Aset berupa tanah dan bangunan menyumbang porsi terbesar, yakni mencapai Rp3,42 miliar atau sekitar 53,5 persen dari total kekayaannya. Di sektor ini, ia memiliki tujuh bidang aset yang tersebar di berbagai lokasi. Aset paling bernilai adalah sebuah properti di Jakarta Pusat dengan luas 40 meter persegi yang dihargai Rp1,61 miliar, yang diklaim berasal dari hasil kerja kerasnya sendiri.
Selain di ibu kota, Nurkholisoh juga memiliki beberapa aset di Kota Tangerang dengan nilai total ratusan juta rupiah. Menariknya, terdapat pula aset berupa tanah dan bangunan di Kota Magelang yang merupakan harta warisan, serta satu aset properti di luar negeri senilai Rp715 juta.
Komponen terbesar kedua dalam laporan kekayaannya adalah kas dan setara kas yang mencapai Rp2,91 miliar atau sekitar 45,5 persen. Untuk aset bergerak, Nurkholisoh melaporkan kepemilikan satu unit sepeda merek Polygon tahun 2017 senilai Rp800 ribu, serta harta bergerak lainnya senilai Rp62 juta. Sementara itu, untuk kategori surat berharga, ia melaporkan nilai nihil.
Dengan struktur kepemimpinan yang baru dan komposisi wakil menteri yang lebih banyak, publik kini menanti bagaimana Nurkholisoh dan rekan-rekannya mampu mengelola stabilitas ekonomi nasional di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto.
