Close Menu
    What's Hot

    Bandara Dhoho Kini Resmi Dikelola Gudang Garam

    03-10-2026 - 15.06

    IHSG Terperosok di Sesi Pertama Hari Ini

    03-10-2026 - 15.02

    Perusahaan Singapura Incar Saham NAYZ

    03-10-2026 - 13.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Bandara Dhoho Kini Resmi Dikelola Gudang Garam
    • IHSG Terperosok di Sesi Pertama Hari Ini
    • Perusahaan Singapura Incar Saham NAYZ
    • Aturan Baru Saldo Minimum Bank Besar
    • Dinamika Kabinet Baru Picu Gejolak Pasar
    • Strategi Ekspansi AZKO Sasar Kota Kecil
    • Skandal Menteri Koruptor Divonis Mati
    • Kado Manis HUT ke-28 Bank Mandiri untuk Investor
    Sabtu, 3 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Perusahaan Singapura Incar Saham NAYZ
    Pangan

    Perusahaan Singapura Incar Saham NAYZ

    03-10-2026 - 13.063 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Langkah besar tengah disiapkan oleh Saiko Consultancy Pte. Ltd., perusahaan asal Singapura, untuk memperkuat posisinya di pasar modal Indonesia. Pengendali baru PT Hassana Boga Sejahtera Tbk. (NAYZ) ini secara resmi mengumumkan rencana untuk melakukan penawaran tender wajib (mandatory tender offer) terhadap saham perseroan. Aksi korporasi ini menjadi sinyal kuat adanya perubahan arah strategis di bawah kepemimpinan baru.

    Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Saiko Consultancy menyiapkan dana jumbo mencapai Rp87,67 miliar. Dana tersebut dialokasikan untuk menyerap hingga 1,17 miliar lembar saham NAYZ, atau setara dengan 45,84% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh perusahaan. Adapun harga yang ditawarkan kepada pemegang saham adalah Rp75 per saham.

    Perusahaan Singapura Incar Saham NAYZ
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Pelaksanaan penawaran tender wajib ini akan dilakukan melalui PT Saiko Consultancy Grand (SCG), yang merupakan anak perusahaan Saiko Consultancy dengan kepemilikan saham mencapai 99,98%. Rencananya, periode penawaran ini akan berlangsung selama 30 hari, terhitung mulai tanggal 5 Oktober hingga 3 November 2026. Bagi para pemegang saham yang berpartisipasi, pembayaran dijadwalkan paling lambat akan diselesaikan pada 10 November 2026.

    Keputusan ini merupakan buntut dari aksi akuisisi yang dilakukan Saiko Consultancy pada 19 Agustus 2026 lalu. Saat itu, perusahaan asal Singapura tersebut telah membeli 750 juta saham NAYZ atau sekitar 29,41% dari total modal perusahaan milik PT Asia Intrainvesta, yang merupakan pengendali lama. Transaksi akuisisi awal tersebut dilakukan dengan harga Rp23,5 per saham.

    Penetapan harga tender sebesar Rp75 per saham bukan tanpa alasan. Angka tersebut mengacu pada rata-rata harga tertinggi perdagangan harian saham NAYZ selama 90 hari sebelum pengumuman negosiasi akuisisi, yakni sebesar Rp74,45 per saham, yang kemudian dibulatkan ke atas. Jika seluruh saham dalam penawaran ini terserap habis, maka kepemilikan Saiko bersama SCG di NAYZ diproyeksikan melonjak hingga 75,26% atau sebanyak 1,92 miliar saham.

    Menariknya, Saiko mengungkapkan bahwa tujuan utama pengambilalihan ini adalah untuk melakukan ekspansi bisnis secara masif. Pengembangan usaha nantinya akan dilakukan melalui mekanisme inbreng (pemasukan modal dalam bentuk selain uang) atau pengalihan saham perusahaan milik Saiko ke dalam NAYZ.

    Ke depannya, NAYZ diprediksi akan mengalami transformasi besar. Fokus bisnis perusahaan yang sebelumnya bergerak di industri makanan bayi—khususnya produk MP-ASI organik—akan diarahkan ke sektor telekomunikasi dan teknologi. Langkah ini diambil karena dianggap selaras dengan keahlian dan pengalaman bisnis Saiko Consultancy.

    Meskipun akan ada perubahan fokus bisnis, Saiko menegaskan bahwa saat ini mereka tidak memiliki rencana untuk melakukan go private (menjadikan perusahaan tertutup), melikuidasi perusahaan, atau mengubah kebijakan dividen yang sudah ada. Transformasi ini diharapkan mampu mendongkrak nilai perusahaan dan kinerja finansial NAYZ secara signifikan di masa depan.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Bandara Dhoho Kini Resmi Dikelola Gudang Garam

    03-10-2026 - 15.06

    IHSG Terperosok di Sesi Pertama Hari Ini

    03-10-2026 - 15.02

    Aturan Baru Saldo Minimum Bank Besar

    03-10-2026 - 13.02

    Dinamika Kabinet Baru Picu Gejolak Pasar

    03-10-2026 - 10.06

    Strategi Ekspansi AZKO Sasar Kota Kecil

    03-10-2026 - 10.02

    Skandal Menteri Koruptor Divonis Mati

    03-10-2026 - 08.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Bandara Dhoho Kini Resmi Dikelola Gudang Garam

    agroplus.co.id – Dinamika pengelolaan infrastruktur transportasi di Indonesia kembali mengalami perubahan signifikan. PT Angkasa Pura…

    IHSG Terperosok di Sesi Pertama Hari Ini

    03-10-2026 - 15.02

    Perusahaan Singapura Incar Saham NAYZ

    03-10-2026 - 13.06

    Aturan Baru Saldo Minimum Bank Besar

    03-10-2026 - 13.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.