Close Menu
    What's Hot

    Aturan Baru Kelola Kas Negara

    29-09-2026 - 05.06

    Pasar Keuangan Indonesia Membara

    29-09-2026 - 05.02

    Mengapa Rupiah Rentan Melemah

    29-09-2026 - 02.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Aturan Baru Kelola Kas Negara
    • Pasar Keuangan Indonesia Membara
    • Mengapa Rupiah Rentan Melemah
    • Edwin Soeryadjaya Borong Saham SRTG
    • Morgan Stanley Jual Saham GOTO Masif
    • Strategi Baru Maybank Perkuat Etiqa
    • Nasib Saldo Anggaran Lebih di BI
    • Strategi Baru BI Dorong Bank Salurkan Kredit
    Selasa, 29 September 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Morgan Stanley Jual Saham GOTO Masif
    Pangan

    Morgan Stanley Jual Saham GOTO Masif

    29-09-2026 - 00.063 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Dinamika pergerakan saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) kembali memicu perhatian pelaku pasar modal. Raksasa keuangan global, Morgan Stanley and Co International PLC, dilaporkan melakukan aksi jual besar-besaran terhadap kepemilikan saham di emiten teknologi raksasa Indonesia tersebut. Langkah ini menjadi sorotan tajam mengingat volume transaksi yang dilepas cukup signifikan dalam waktu singkat.

    Berdasarkan data keterbukaan informasi yang dirilis oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), Morgan Stanley terpantau melepas sebanyak 450 juta lembar saham biasa milik GOTO. Transaksi pelepasan aset ini dilakukan pada harga Rp27 per saham, yang secara akumulatif menghasilkan nilai transaksi mencapai Rp12,15 miliar. Aksi korporasi ini tercatat terjadi pada tanggal 23 September 2026.

    Morgan Stanley Jual Saham GOTO Masif
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Dalam dokumen resmi tersebut, disebutkan bahwa tujuan dari transaksi investasi ini adalah untuk kepentingan kepemilikan saham langsung. Pergerakan ini menarik perhatian investor karena sebelumnya Morgan Stanley juga sempat melakukan aktivitas jual-beli yang cukup aktif pada emiten yang sama.

    Jika menilik data kepemilikan sebelum transaksi dilakukan, Morgan Stanley and Co International PLC tercatat memegang sebanyak 80.863.391.484 saham dengan total hak suara sebesar 7,0233%. Namun, setelah aksi jual tersebut, total kepemilikan mereka menyusut menjadi 80.413.391.484 saham, yang berdampak pada penurunan persentase hak suara menjadi 6,9842%.

    Menariknya, aksi jual ini merupakan kelanjutan dari strategi investasi yang fluktuatif. Hanya berselang beberapa hari sebelumnya, tepatnya pada 18 September 2026, Morgan Stanley justru tercatat menambah kepemilikannya sebanyak 400 juta saham di GOTO dengan harga yang sama, yakni Rp27 per saham. Transaksi pembelian tersebut memiliki nilai sekitar Rp10,8 miliar dengan tujuan investasi jangka panjang.

    Perbandingan antara aksi beli dan jual ini menunjukkan adanya strategi manajemen portofolio yang sangat dinamis dari pihak Morgan Stanley. Meskipun sempat melakukan akumulasi, keputusan untuk melepas 450 juta saham dalam waktu singkat menunjukkan adanya penyesuaian posisi yang cukup drastis di pasar.

    Sentimen dari aktivitas jual-beli saham oleh investor institusi global ini tampaknya turut memberikan tekanan pada harga saham GOTO di lantai bursa. Seiring dengan munculnya informasi mengenai pelepasan saham tersebut, harga saham GOTO mengalami koreksi tajam. Pada penutupan perdagangan terbaru, saham GOTO tercatat merosot hingga 14,00% ke level Rp43 per lembar.

    Kondisi ini juga berdampak pada nilai kapitalisasi pasar perusahaan yang kini berada di angka Rp49,04 triliun. Para pelaku pasar kini tengah memantau apakah aksi jual dari investor besar ini akan berlanjut atau justru menjadi sinyal bahwa harga saham GOTO telah mencapai titik jenuh jual. Ketidakpastian ini membuat para investor ritel cenderung lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi pada sektor teknologi saat ini.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Aturan Baru Kelola Kas Negara

    29-09-2026 - 05.06

    Pasar Keuangan Indonesia Membara

    29-09-2026 - 05.02

    Mengapa Rupiah Rentan Melemah

    29-09-2026 - 02.06

    Edwin Soeryadjaya Borong Saham SRTG

    29-09-2026 - 02.02

    Strategi Baru Maybank Perkuat Etiqa

    29-09-2026 - 00.02

    Nasib Saldo Anggaran Lebih di BI

    28-09-2026 - 23.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Aturan Baru Kelola Kas Negara

    agroplus.co.id – Kebijakan terbaru dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait pengelolaan kelebihan kas pemerintah pusat kini…

    Pasar Keuangan Indonesia Membara

    29-09-2026 - 05.02

    Mengapa Rupiah Rentan Melemah

    29-09-2026 - 02.06

    Edwin Soeryadjaya Borong Saham SRTG

    29-09-2026 - 02.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.