agroplus.co.id – Langkah besar kembali diambil oleh salah satu raksasa keuangan dunia dalam merespons dinamika pasar modal di Indonesia. Morgan Stanley and Co International PLC secara resmi mengumumkan telah menambah porsi kepemilikannya pada PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Keputusan strategis ini menjadi sinyal positif bagi para investor yang tengah memantau pergerakan emiten teknologi terbesar di tanah air tersebut.
Berdasarkan data keterbukaan informasi terbaru yang dirilis oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), Morgan Stanley melakukan aksi borong terhadap 400 juta lembar saham GOTO. Transaksi besar ini dilakukan pada harga Rp27 per lembar saham. Jika dikalkulasikan, nilai investasi yang digelontorkan oleh raksasa finansial global tersebut mencapai angka fantastis, yakni Rp10,8 miliar.

Transaksi yang tercatat pada 18 September 2026 ini dilakukan dengan skema pembelian saham biasa secara langsung. Hal ini menunjukkan bahwa langkah Morgan Stanley murni merupakan bentuk investasi jangka panjang, bukan melalui mekanisme repurchase agreement atau perjanjian pembelian kembali yang biasanya bersifat sementara. Keputusan ini memperkuat kepercayaan investor institusi global terhadap fundamental dan prospek bisnis ekosistem GoTo ke depannya.
Dengan tambahan 400 juta lembar saham tersebut, komposisi kepemilikan Morgan Stanley and Co International PLC mengalami kenaikan yang signifikan. Jika sebelumnya mereka tercatat menguasai sebanyak 80.539.349.984 unit saham, kini jumlah kepemilikan mereka melonjak menjadi 80.939.349.984 unit saham.
Kenaikan jumlah saham ini juga berdampak langsung pada pengaruh suara perusahaan di dalam perseroan. Melalui transaksi terbaru ini, hak suara yang dimiliki oleh Morgan Stanley kini telah melampaui ambang batas 7%. Hal ini menandakan posisi tawar yang semakin kuat bagi Morgan Stanley dalam struktur pemegang saham GOTO, yang dapat memengaruhi pengambilan keputusan strategis di masa mendatang.
Aksi korporasi ini dipandang oleh banyak analis sebagai bentuk optimisme terhadap pemulihan sektor teknologi di Indonesia. Meskipun pasar sempat mengalami volatilitas, masuknya modal dari institusi sebesar Morgan Stanley memberikan sentimen positif bagi kepercayaan pasar terhadap efisiensi dan strategi bisnis yang tengah dijalankan oleh manajemen GoTo.
Bagi para investor ritel, pergerakan ini patut dicermati sebagai indikator minat investor asing terhadap saham GOTO. Kepercayaan dari pemain global seperti Morgan Stanley diharapkan dapat memberikan momentum bagi harga saham GOTO untuk bergerak lebih stabil dan kompetitif di lantai bursa. Hingga saat ini, pasar masih menunggu langkah strategis selanjutnya dari GoTo dalam memperkuat ekosistem digitalnya guna meningkatkan nilai bagi seluruh pemegang saham.
