Close Menu
    What's Hot

    Strategi Unik BI Tarik Modal Asing

    11-10-2026 - 15.06

    Kasus hukum yang menyeret keluarga konglomerat sawit Indonesia kembali memanas di Singapura. Kali ini, perhatian tertuju pada penyitaan dana fantastis senilai Rp1,9 triliun milik Bill Darmadi, putra dari Surya Darmadi, bos besar di balik Duta Palma Group dan Darmex Agro Group.

    11-10-2026 - 15.02

    Sektor Saham Paling Cuan Saat Ini

    11-10-2026 - 13.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Strategi Unik BI Tarik Modal Asing
    • Kasus hukum yang menyeret keluarga konglomerat sawit Indonesia kembali memanas di Singapura. Kali ini, perhatian tertuju pada penyitaan dana fantastis senilai Rp1,9 triliun milik Bill Darmadi, putra dari Surya Darmadi, bos besar di balik Duta Palma Group dan Darmex Agro Group.
    • Sektor Saham Paling Cuan Saat Ini
    • Aturan Baru IPO Makin Ketat
    • Strategi Unik HSBC Incar Nasabah Sultan
    • Saham TRIN Merosot Usai Rahayu Mundur
    • Kabar Gembira Subsidi Bunga Kredit Perempuan
    • BI Sentil Bank yang Malas Salurkan Kredit
    Minggu, 11 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Misteri Saham NICK yang Disuspensi Bursa
    Pangan

    Misteri Saham NICK yang Disuspensi Bursa

    24-09-2026 - 10.023 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Dunia pasar modal tanah air tengah menyoroti langkah PT Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mengambil tindakan tegas terhadap PT Charnic Capital Tbk (NICK). Perdagangan saham emiten ini resmi dihentikan sementara atau disuspensi, baik di Pasar Reguler maupun Pasar Tunai, sejak Senin, 21 September 2026. Langkah ini diambil menyusul lonjakan harga saham NICK yang sangat fantastis, yakni meroket hampir 200 persen hanya dalam kurun waktu tiga bulan terakhir.

    Hingga Kamis, 24 September 2026, status suspensi tersebut masih belum dicabut, yang memicu berbagai spekulasi di kalangan investor. Menanggapi situasi tersebut, manajemen Charnic Capital akhirnya memberikan klarifikasi mendalam mengenai kondisi fundamental dan arah strategis bisnis perusahaan guna menjawab keraguan publik serta permintaan penjelasan dari pihak bursa.

    Misteri Saham NICK yang Disuspensi Bursa
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Dalam keterangannya, manajemen NICK memaparkan bahwa struktur bisnis grup mereka saat ini terbagi ke dalam beberapa lini strategis. Selain mengelola penyewaan aset properti perkantoran secara langsung, perseroan juga memiliki portofolio investasi saham di bursa. Lebih lanjut, grup ini didukung oleh tiga anak perusahaan utama, yakni PT Charnic Land Investment yang bergerak di sektor properti, PT Energindo Nusantara di bidang kelistrikan, serta PT Okansa Pacific yang fokus pada sektor green mobility.

    Menariknya, manajemen mengungkapkan bahwa strategi besar perusahaan untuk tahun 2026 akan difokuskan pada pengembangan bisnis ramah lingkungan. Melalui PT Okansa Pacific, NICK berencana memperkuat posisi mereka di pasar penyewaan kendaraan listrik (EV). Terkait lonjakan harga saham yang memicu suspensi, manajemen menilai hal tersebut merupakan dampak dari meningkatnya aktivitas bisnis pada dua anak perusahaan, yaitu sektor kelistrikan dan mobilitas hijau.

    Terkait laporan keuangan, manajemen memberikan penjelasan mengenai kerugian investasi portofolio efek yang tercatat sebesar Rp33 miliar per 30 Juni 2026. Perusahaan menegaskan bahwa angka tersebut merupakan kerugian yang belum direalisasi (unrealized loss) akibat penerapan metode mark to market dalam laporan keuangan, sehingga sifatnya hanya sementara. Di sisi lain, kinerja operasional tetap menunjukkan angka positif dengan penjualan barang dan jasa mencapai Rp24,9 miliar, yang mayoritas bersumber dari konsolidasi Energindo Nusantara dengan pelanggan utama seperti PLN.

    Manajemen juga memastikan bahwa tidak ada masalah hukum yang menjerat perusahaan, anak usaha, maupun jajaran direksi dan komisaris. Meski mengakui adanya dampak pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akibat situasi geopolitik global terhadap nilai portofolio saham mereka, NICK tetap optimis. Mereka meyakini bahwa kepemilikan saham-saham blue chip dalam portofolio akan pulih dan memberikan keuntungan jangka panjang. Dengan rasio permodalan yang tinggi dan arus kas yang konsisten dari sektor sewa properti serta dividen, perusahaan menyatakan kondisi keuangannya tetap kokoh tanpa kendala operasional yang berarti.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Strategi Unik BI Tarik Modal Asing

    11-10-2026 - 15.06

    Kasus hukum yang menyeret keluarga konglomerat sawit Indonesia kembali memanas di Singapura. Kali ini, perhatian tertuju pada penyitaan dana fantastis senilai Rp1,9 triliun milik Bill Darmadi, putra dari Surya Darmadi, bos besar di balik Duta Palma Group dan Darmex Agro Group.

    11-10-2026 - 15.02

    Sektor Saham Paling Cuan Saat Ini

    11-10-2026 - 13.06

    Aturan Baru IPO Makin Ketat

    11-10-2026 - 13.02

    Strategi Unik HSBC Incar Nasabah Sultan

    11-10-2026 - 10.06

    Saham TRIN Merosot Usai Rahayu Mundur

    11-10-2026 - 10.02
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Strategi Unik BI Tarik Modal Asing

    agroplus.co.id – Langkah berani diambil oleh Bank Indonesia (BI) di tengah gejolak kebijakan moneter global.…

    Kasus hukum yang menyeret keluarga konglomerat sawit Indonesia kembali memanas di Singapura. Kali ini, perhatian tertuju pada penyitaan dana fantastis senilai Rp1,9 triliun milik Bill Darmadi, putra dari Surya Darmadi, bos besar di balik Duta Palma Group dan Darmex Agro Group.

    11-10-2026 - 15.02

    Sektor Saham Paling Cuan Saat Ini

    11-10-2026 - 13.06

    Aturan Baru IPO Makin Ketat

    11-10-2026 - 13.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.