Close Menu
    What's Hot

    Misteri Aliran Dana Asing di Bursa Efek

    12-10-2026 - 02.06

    Investor Asing Borong Bisnis Investasi RI

    12-10-2026 - 02.02

    Strategi Baru MKNT Ubah Arah Bisnis

    12-10-2026 - 00.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Misteri Aliran Dana Asing di Bursa Efek
    • Investor Asing Borong Bisnis Investasi RI
    • Strategi Baru MKNT Ubah Arah Bisnis
    • Strategi Baru Mandiri Kuasai Pasar Emas
    • Rahayu Saraswati Mundur dari Komisaris Utama TRIN
    • Danza Jadi Nama Baru Mobil Premium BYD
    • BRI Kokoh Jadi Merek Paling Berharga di RI
    • Ameriza Pimpin BI Sumatera Utara
    Senin, 12 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Misteri Aliran Dana Asing di Bursa Efek
    Pangan

    Misteri Aliran Dana Asing di Bursa Efek

    12-10-2026 - 02.063 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan tren positif pada perdagangan sesi pertama, Jumat (9/10/2026). Pasar modal Indonesia berhasil mencatatkan performa yang cukup solid dengan IHSG yang bertengger di level 6.052,51. Kenaikan ini setara dengan pertumbuhan sebesar 21,23 poin atau naik tipis 0,35 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.

    Namun, di balik penguatan indeks tersebut, terdapat fenomena menarik yang terjadi pada arus modal investor asing. Meski pasar secara keseluruhan bergerak hijau, para investor mancanegara justru masih menunjukkan sikap yang cenderung hati-hati. Berdasarkan data yang dihimpun dari Stockbit Sekuritas, aliran dana asing tercatat mengalami defisit atau net sell sebesar Rp32,05 miliar pada sesi I.

    Misteri Aliran Dana Asing di Bursa Efek
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Secara mendalam, total nilai pembelian yang dilakukan oleh investor asing mencapai angka Rp1,20 triliun. Di sisi lain, nilai penjualan mereka justru lebih tinggi, yakni menyentuh angka Rp1,24 triliun. Selisih inilah yang memicu keluarnya modal asing dari pasar saham domestik meski indeks sedang mencoba mendaki.

    Menariknya, meski secara agregat mereka melakukan penjualan bersih, terdapat sejumlah emiten yang justru menjadi incaran utama para pemain global. PT Singaraja Putra Tbk. (SINI) muncul sebagai primadona dengan nilai pembelian bersih mencapai Rp15,94 miliar. Tak ketinggalan, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) juga mendapatkan perhatian besar dengan akumulasi beli sebesar Rp12,80 miliar.

    Sektor pertambangan dan perbankan juga tidak luput dari radar koleksi asing. PT Archi Indonesia Tbk. (ARCI) tercatat diborong senilai Rp9,52 miliar, disusul oleh raksasa perbankan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang dikoleksi sebesar Rp9,11 miliar. Selain itu, PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) juga masuk dalam daftar saham yang banyak dikumpulkan dengan nilai Rp8,96 miliar.

    Daftar saham yang diburu asing masih berlanjut pada emiten lain seperti PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET) senilai Rp6,62 miliar, PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) sebesar Rp6,48 miliar, dan PT Indosat Tbk. (ISAT) sebesar Rp6,33 miliar. Sementara itu, sektor konsumsi juga terlihat menarik dengan masuknya saham PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) senilai Rp5,64 miliar dan PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA) sebesar Rp5,34 miliar.

    Di sisi berlawanan, terdapat beberapa saham yang mengalami tekanan jual masif dari investor asing. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) menjadi yang paling banyak dilepas dengan nilai net sell mencapai Rp27,91 miliar. Disusul oleh PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) yang dilepas senilai Rp21,98 miliar dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dengan nilai penjualan Rp20,63 miliar.

    Selain itu, tekanan jual juga terlihat pada saham PT Solusi Kemasan Digital Tbk. (PACK) sebesar Rp15,34 miliar dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) senilai Rp11,19 miliar. Fenomena ini menunjukkan adanya rotasi sektor yang sedang terjadi di pasar, di mana investor asing melakukan aksi ambil untung atau relokasi dana dari saham-saham tertentu ke saham lainnya yang dianggap lebih potensial dalam jangka pendek.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Investor Asing Borong Bisnis Investasi RI

    12-10-2026 - 02.02

    Strategi Baru MKNT Ubah Arah Bisnis

    12-10-2026 - 00.06

    Strategi Baru Mandiri Kuasai Pasar Emas

    12-10-2026 - 00.02

    Rahayu Saraswati Mundur dari Komisaris Utama TRIN

    11-10-2026 - 23.06

    Danza Jadi Nama Baru Mobil Premium BYD

    11-10-2026 - 23.02

    BRI Kokoh Jadi Merek Paling Berharga di RI

    11-10-2026 - 20.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Misteri Aliran Dana Asing di Bursa Efek

    agroplus.co.id – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan tren positif pada perdagangan sesi pertama,…

    Investor Asing Borong Bisnis Investasi RI

    12-10-2026 - 02.02

    Strategi Baru MKNT Ubah Arah Bisnis

    12-10-2026 - 00.06

    Strategi Baru Mandiri Kuasai Pasar Emas

    12-10-2026 - 00.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.