Close Menu
    What's Hot

    Kredit Perbankan Meroket Tajam ke Rp9.178 Triliun

    06-10-2026 - 02.06

    IHSG Meroket Tajam di Akhir Sesi

    06-10-2026 - 02.02

    Perang Melawan Judi Online Makin Sengit

    06-10-2026 - 00.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Kredit Perbankan Meroket Tajam ke Rp9.178 Triliun
    • IHSG Meroket Tajam di Akhir Sesi
    • Perang Melawan Judi Online Makin Sengit
    • Piutang Multifinance Tumbuh Lambat
    • Efisiensi Besar BUMN di Era Danantara
    • Mengapa IHSG Terus Melemah di 2026
    • Waspada Ancaman AI di Sektor Perbankan Dunia
    • Industri Gadai Meroket Tajam
    Selasa, 6 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - IHSG Meroket Tajam di Akhir Sesi
    Pangan

    IHSG Meroket Tajam di Akhir Sesi

    06-10-2026 - 02.023 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa yang sangat impresif pada perdagangan Senin (5/10/2026). Setelah sempat mengalami tekanan di awal sesi, bursa saham Indonesia berhasil menutup hari dengan penguatan signifikan sebesar 1,36 persen. Indeks melonjak sebanyak 81,97 poin, sehingga berhasil mendarat di level 6.118,86.

    Perjalanan IHSG sepanjang hari ini sebenarnya tidak berjalan mulus tanpa hambatan. Saat pembukaan pasar, indeks berada di level 6.055,16. Memasuki sesi pagi, pasar sempat mengalami fluktuasi yang cukup tajam. Bahkan, menjelang pukul 11.00 WIB, indeks sempat tertekan hingga menyentuh titik terendah harian di level 6.019,84. Namun, momentum pembalikan arah (reversal) terjadi secara perlahan namun pasti.

    IHSG Meroket Tajam di Akhir Sesi
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Memasuki sesi sore, khususnya setelah pukul 15.00 WIB, kepercayaan diri investor kembali meningkat. IHSG bergerak naik secara bertahap hingga menyentuh level tertinggi harian di angka 6.119,22. Kekuatan beli yang masif ini tercermin dari dominasi saham yang menguat, di mana sebanyak 547 saham mencatatkan kenaikan, sementara hanya 164 saham yang berakhir di zona merah. Adapun 252 saham lainnya terpantau stagnan atau tidak mengalami perubahan harga.

    Aktivitas transaksi di bursa hari ini tergolong sangat ramai. Volume perdagangan mencapai 396,35 juta lot dengan nilai transaksi yang menembus angka Rp9,12 triliun. Lonjakan indeks ini didorong oleh performa gemilang sektor infrastruktur yang melesat 4,2 persen. Selain itu, sektor properti turut menyumbang penguatan sebesar 2,3 persen, diikuti oleh sektor energi yang naik 2 persen.

    Beberapa saham "blue chip" menjadi motor utama penggerak indeks, di antaranya adalah PT Bayan Resources Tbk. (BYAN), PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI). Di sisi lain, terdapat beberapa saham yang justru menjadi beban bagi indeks, seperti PT DCI Indonesia Tbk. (DCII), PT Capital Financial Indonesia Tbk. (CASA), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO), PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN), dan PT United Tractors Tbk. (UNTR).

    Meski ditutup hijau, investor tetap diminta waspada dalam menghadapi pekan ini (5-9 Oktober 2026). Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran, serta situasi di Selat Hormuz, masih menjadi bayang-bayang risiko global. Selain itu, arah harga minyak dunia pasca pertemuan OPEC akan menjadi sorotan karena berkaitan erat dengan inflasi dan kebijakan suku bunga global.

    Di dalam negeri, perhatian pasar akan tertuju pada data cadangan devisa, tingkat keyakinan konsumen, serta angka penjualan ritel. Investor juga tengah menanti rilis notulen FOMC dari Amerika Serikat untuk membaca arah kebijakan moneter global ke depan. Kemampuan IHSG untuk mempertahankan tren positif ini akan sangat bergantung pada stabilitas nilai tukar Rupiah dan kondisi sentimen pasar internasional.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Kredit Perbankan Meroket Tajam ke Rp9.178 Triliun

    06-10-2026 - 02.06

    Perang Melawan Judi Online Makin Sengit

    06-10-2026 - 00.06

    Piutang Multifinance Tumbuh Lambat

    06-10-2026 - 00.02

    Efisiensi Besar BUMN di Era Danantara

    05-10-2026 - 23.06

    Mengapa IHSG Terus Melemah di 2026

    05-10-2026 - 23.02

    Waspada Ancaman AI di Sektor Perbankan Dunia

    05-10-2026 - 20.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Kredit Perbankan Meroket Tajam ke Rp9.178 Triliun

    agroplus.co.id – Sektor perbankan nasional menunjukkan performa yang sangat impresif dalam menjalankan fungsi intermediasinya. Berdasarkan…

    IHSG Meroket Tajam di Akhir Sesi

    06-10-2026 - 02.02

    Perang Melawan Judi Online Makin Sengit

    06-10-2026 - 00.06

    Piutang Multifinance Tumbuh Lambat

    06-10-2026 - 00.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.