Close Menu
    What's Hot

    IHSG Melaju Hijau di Tengah Gejolak Global

    12-10-2026 - 05.06

    Strategi Baru BIKE Kuasai Tambang Berau

    12-10-2026 - 05.02

    Misteri Aliran Dana Asing di Bursa Efek

    12-10-2026 - 02.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • IHSG Melaju Hijau di Tengah Gejolak Global
    • Strategi Baru BIKE Kuasai Tambang Berau
    • Misteri Aliran Dana Asing di Bursa Efek
    • Investor Asing Borong Bisnis Investasi RI
    • Strategi Baru MKNT Ubah Arah Bisnis
    • Strategi Baru Mandiri Kuasai Pasar Emas
    • Rahayu Saraswati Mundur dari Komisaris Utama TRIN
    • Danza Jadi Nama Baru Mobil Premium BYD
    Senin, 12 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - IHSG Melaju Hijau di Tengah Gejolak Global
    Pangan

    IHSG Melaju Hijau di Tengah Gejolak Global

    12-10-2026 - 05.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa positif pada perdagangan sesi pertama Jumat (9/10/2026). Setelah sempat mengalami tekanan hebat di awal perdagangan, indeks akhirnya berhasil bangkit dan bertengger di zona hijau dengan menguat 0,35% ke level 6.052,51.

    Perjalanan IHSG sepanjang pagi ini tergolong cukup dramatis dan penuh fluktuasi. Saat pembukaan pasar, indeks berada di level 6.039,01. Namun, sentimen negatif sempat menyeret indeks hingga menembus level psikologis 6.000, tepatnya menyentuh titik terendah di 5.995,82. Beruntung, tekanan tersebut tidak berlangsung lama. Para investor segera melakukan aksi beli yang mendorong indeks merangkak naik hingga mencapai puncaknya di level 6.059,54 sebelum akhirnya stabil di sesi I.

    IHSG Melaju Hijau di Tengah Gejolak Global
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Berdasarkan data transaksi, aktivitas perdagangan di bursa mencatatkan volume sebanyak 177,49 juta lot saham. Nilai transaksi yang berputar di pasar mencapai angka yang cukup fantastis, yakni Rp4,08 triliun. Penguatan ini didorong oleh dominasi saham-saham yang bergerak naik, di mana terdapat 332 saham yang menguat, sementara 309 saham lainnya mengalami pelemahan dan 322 saham lainnya cenderung stagnan.

    Jika membedah sektor yang menjadi motor penggerak, sektor material dasar tampil sebagai pemimpin dengan kenaikan sebesar 1,07%. Sektor keuangan dan infrastruktur juga turut memberikan kontribusi positif dengan masing-masing mencatatkan kenaikan 0,8%. Beberapa saham "blue chip" yang menjadi pengungkit utama kenaikan indeks antara lain BBRI, TLKM, BBCA, BMRI, dan AMMN. Di sisi lain, pergerakan indeks sempat tertahan oleh pelemahan saham-saham seperti BYAN, MORA, GOTO, ENRG, dan GEMS.

    Kondisi pasar saat ini sangat dipengaruhi oleh dinamika geopolitik dan ekonomi global. Ketegangan di Timur Tengah, khususnya terkait hubungan Amerika Serikat dan Iran, menjadi sorotan utama. Pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menunda serangan terhadap Iran demi stabilitas menjelang pemilu paruh waktu telah memberikan sedikit napas bagi pasar, meski risiko blokade laut tetap membayangi. Hal ini berdampak langsung pada harga minyak Brent yang sempat melonjak hingga menembus US$104 per barel.

    Selain faktor geopolitik, pelaku pasar juga tengah memantau data konsumsi domestik Indonesia, terutama angka penjualan ritel untuk mengukur daya beli masyarakat. Meskipun Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) masih berada di zona optimistis (di atas 100), tren penurunan tipis dari bulan sebelumnya menjadi sinyal bahwa pemulihan ekonomi perlu terus diperkuat.

    Di kancah internasional, peringatan dari IMF mengenai potensi harga energi yang tetap tinggi hingga tahun 2027 menambah kewaspadaan investor. Ketidakpastian kebijakan suku bunga dari Bank Sentral Eropa (ECB) serta risiko inflasi global juga menjadi faktor kunci yang akan menentukan arah gerak IHSG hingga penutupan perdagangan sore nanti.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Strategi Baru BIKE Kuasai Tambang Berau

    12-10-2026 - 05.02

    Misteri Aliran Dana Asing di Bursa Efek

    12-10-2026 - 02.06

    Investor Asing Borong Bisnis Investasi RI

    12-10-2026 - 02.02

    Strategi Baru MKNT Ubah Arah Bisnis

    12-10-2026 - 00.06

    Strategi Baru Mandiri Kuasai Pasar Emas

    12-10-2026 - 00.02

    Rahayu Saraswati Mundur dari Komisaris Utama TRIN

    11-10-2026 - 23.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    IHSG Melaju Hijau di Tengah Gejolak Global

    agroplus.co.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa positif pada perdagangan sesi pertama Jumat…

    Strategi Baru BIKE Kuasai Tambang Berau

    12-10-2026 - 05.02

    Misteri Aliran Dana Asing di Bursa Efek

    12-10-2026 - 02.06

    Investor Asing Borong Bisnis Investasi RI

    12-10-2026 - 02.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.