Close Menu
    What's Hot

    Saham BIKE Dikuasai Segelintir Pihak

    05-10-2026 - 05.06

    AADI Jual Tambang Kestrel ke Yancoal

    05-10-2026 - 05.02

    IHSG Merosot Akibat Reshuffle Kabinet

    05-10-2026 - 02.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Saham BIKE Dikuasai Segelintir Pihak
    • AADI Jual Tambang Kestrel ke Yancoal
    • IHSG Merosot Akibat Reshuffle Kabinet
    • IHSG Anjlok ke Level 5900 Akibat Reshuffle
    • Dua Bos Link Net Mundur Serentak
    • Strategi Jitu AALI Perkuat Nilai Saham
    • Strategi Besar Era Media Sejahtera Rp 2 Triliun
    • IHSG Terperosok ke Level 5.900 Asing Kabur
    Senin, 5 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - IHSG Anjlok ke Level 5900 Akibat Reshuffle
    Pangan

    IHSG Anjlok ke Level 5900 Akibat Reshuffle

    05-10-2026 - 02.022 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Pasar modal Indonesia tengah mengalami guncangan hebat pada perdagangan Kamis (1/10/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penurunan tajam yang cukup mengejutkan para pelaku pasar. Berdasarkan data perdagangan intraday sesi kedua, indeks merosot lebih dari 1,02 persen, sebuah angka yang cukup signifikan untuk menggambarkan sentimen negatif yang tengah menyelimuti bursa domestik.

    Hingga pukul 15.00 WIB, IHSG tercatat terkoreksi sebanyak 98 poin ke level 5.973,16 atau merosot 1,61 persen. Kondisi ini menandai titik terendah IHSG dalam kurun waktu lebih dari dua bulan terakhir. Bahkan, untuk pertama kalinya sejak 10 Juli 2026, indeks sempat menyentuh level psikologis 5.900. Volatilitas yang tinggi terlihat jelas dengan rentang pergerakan indeks yang berada di antara level terendah 5.973 hingga level tertinggi di 6.095.

    IHSG Anjlok ke Level 5900 Akibat Reshuffle
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Pemicu utama dari merosotnya indeks ini diduga kuat berkaitan dengan dinamika politik domestik, yakni adanya perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto. Langkah Presiden dalam menyusun ulang komposisi menteri dan wakil menteri di tengah masa jabatan 2024-2029 ini menciptakan ketidakpastian di mata investor. Salah satu pergeseran besar yang mencuri perhatian adalah pelantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan menggantikan Jenderal TNI Dudung Abdurachman, serta perubahan posisi strategis lainnya seperti Bahlil Lahadalia yang kini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Energi.

    Secara sektoral, sektor barang baku menjadi yang paling terdampak dengan penurunan mencapai 2,72 persen. Disusul oleh sektor konsumer non-primer yang melemah 2,55 persen, serta sektor utilitas yang anjlok 2,31 persen. Beberapa saham berkapitalisasi besar yang menjadi beban berat bagi indeks antara lain BBRI, AMMN, GOTO, BRMS, dan DCII.

    Kondisi ini diperparah dengan aksi jual bersih oleh investor asing. Pada penutupan sesi pertama, investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp204,30 miliar. Dari total pembelian asing yang mencapai Rp1,70 triliun, angka penjualan asing justru lebih tinggi, yakni menyentuh Rp1,90 triliun. Saham GOTO menjadi salah satu yang paling banyak dilepas asing dengan nilai penjualan bersih mencapai Rp62,77 miliar. Selain itu, saham CUAN, AMMN, BBRI, dan MDKA juga turut mengalami tekanan jual dari investor mancanegara.

    Selain faktor reshuffle kabinet, pelaku pasar juga tengah mencermati berbagai data ekonomi penting lainnya, seperti rilis angka PMI manufaktur, neraca perdagangan, serta tingkat inflasi. Di sisi global, ketidakpastian akibat konflik perang yang masih berlangsung serta dinamika ekonomi Amerika Serikat—termasuk inflasi PCE yang lebih rendah dari ekspektasi dan revisi pertumbuhan ekonomi AS—turut memberikan tekanan tambahan bagi pasar saham di Indonesia.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Saham BIKE Dikuasai Segelintir Pihak

    05-10-2026 - 05.06

    AADI Jual Tambang Kestrel ke Yancoal

    05-10-2026 - 05.02

    IHSG Merosot Akibat Reshuffle Kabinet

    05-10-2026 - 02.06

    Dua Bos Link Net Mundur Serentak

    05-10-2026 - 00.06

    Strategi Jitu AALI Perkuat Nilai Saham

    05-10-2026 - 00.02

    Strategi Besar Era Media Sejahtera Rp 2 Triliun

    04-10-2026 - 23.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Saham BIKE Dikuasai Segelintir Pihak

    agroplus.co.id – Dunia pasar modal Indonesia kembali dikejutkan dengan temuan struktur kepemilikan saham yang sangat…

    AADI Jual Tambang Kestrel ke Yancoal

    05-10-2026 - 05.02

    IHSG Merosot Akibat Reshuffle Kabinet

    05-10-2026 - 02.06

    IHSG Anjlok ke Level 5900 Akibat Reshuffle

    05-10-2026 - 02.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.