Close Menu
    What's Hot

    Aturan Baru Pantau Saham Blue Chip

    12-10-2026 - 08.06

    Dana Triliunan Mengalir ke Sektor Perumahan

    12-10-2026 - 08.02

    IHSG Melaju Hijau di Tengah Gejolak Global

    12-10-2026 - 05.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Aturan Baru Pantau Saham Blue Chip
    • Dana Triliunan Mengalir ke Sektor Perumahan
    • IHSG Melaju Hijau di Tengah Gejolak Global
    • Strategi Baru BIKE Kuasai Tambang Berau
    • Misteri Aliran Dana Asing di Bursa Efek
    • Investor Asing Borong Bisnis Investasi RI
    • Strategi Baru MKNT Ubah Arah Bisnis
    • Strategi Baru Mandiri Kuasai Pasar Emas
    Selasa, 13 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Icomex 2027: RI Kunci Kendali Harga Komoditas Dunia!
    Pangan

    Icomex 2027: RI Kunci Kendali Harga Komoditas Dunia!

    17-09-2026 - 18.022 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    Agroplus – Langit industri pertambangan Indonesia segera dihiasi bintang baru yang berpotensi mengubah peta perdagangan komoditas global. Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) atau Indonesia Commodity Exchange (Icomex) dijadwalkan beroperasi penuh pada 1 Januari 2027, membawa harapan besar bagi posisi Indonesia di kancah internasional. Muhammad Toha, Ketua Kajian Mineral Strategis, Mineral Kritis & Hilirisasi PERHAPI, menyambut inisiatif ini dengan optimisme tinggi, melihatnya sebagai langkah strategis untuk memperkuat peran negara dalam menentukan harga komoditas.

    Meski demikian, jalan menuju dominasi harga tidaklah mulus, terutama untuk komoditas timah. Saat ini, Indonesia masih belum mampu menjadi penentu harga timah dunia. Dengan volume perdagangan yang hanya berkisar 20% dari total global, ditambah kurangnya kepercayaan pasar serta transaksi yang belum berkesinambungan dan bervolume besar, posisi tawar Indonesia masih terbatas. Ini menjadi tantangan awal yang harus diatasi Icomex agar timah, sebagai komoditas strategis pertama yang diperdagangkan, dapat mencapai potensi maksimalnya.

    Icomex 2027: RI Kunci Kendali Harga Komoditas Dunia!
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Berbeda dengan timah, sektor nikel justru menawarkan peluang emas bagi Indonesia untuk menjadi pengendali harga global. Didukung oleh volume transaksi yang besar dan keberlanjutan perdagangan yang kuat, Indonesia memiliki modal signifikan untuk mendikte pasar nikel dunia. Namun, potensi ini perlu ditopang oleh fondasi yang kokoh: infrastruktur regulasi yang memadai, sistem gudang (warehouse) yang efisien, serta keberadaan surveyor independen yang terpercaya untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas.

    Untuk memaksimalkan peran Icomex dalam membentuk harga komoditas yang adil dan transparan, peningkatan transaksi yang terjadi secara kontinyu di bursa menjadi kunci utama. Dalam konteks ini, Muhammad Toha menekankan pentingnya kolaborasi strategis antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor pertambangan dan perusahaan swasta. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem perdagangan komoditas strategis, menciptakan pasar yang likuid, dan pada akhirnya mendukung ambisi Indonesia untuk berperan lebih besar dalam penentuan harga komoditas di pasar global.

    Dengan langkah-langkah strategis ini, Indonesia tidak hanya berambisi menjadi pemain penting, tetapi juga pengendali harga komoditas strategisnya sendiri. Pembentukan Icomex adalah manifestasi nyata dari tekad tersebut, membuka babak baru bagi Indonesia untuk mengukuhkan posisinya sebagai kekuatan ekonomi yang diperhitungkan di panggung global. Dialog mendalam mengenai potensi ini, seperti yang disajikan oleh Shafinaz Nachiar dengan Muhammad Toha dalam Closing Bell CNBC Indonesia (Kamis, 17/09/2026), menjadi pengingat akan pentingnya persiapan matang menuju era baru perdagangan komoditas.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Aturan Baru Pantau Saham Blue Chip

    12-10-2026 - 08.06

    Dana Triliunan Mengalir ke Sektor Perumahan

    12-10-2026 - 08.02

    IHSG Melaju Hijau di Tengah Gejolak Global

    12-10-2026 - 05.06

    Strategi Baru BIKE Kuasai Tambang Berau

    12-10-2026 - 05.02

    Misteri Aliran Dana Asing di Bursa Efek

    12-10-2026 - 02.06

    Investor Asing Borong Bisnis Investasi RI

    12-10-2026 - 02.02
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Aturan Baru Pantau Saham Blue Chip

    agroplus.co.id – Pasar modal Indonesia kini memasuki babak baru dalam upaya memperkuat transparansi dan perlindungan…

    Dana Triliunan Mengalir ke Sektor Perumahan

    12-10-2026 - 08.02

    IHSG Melaju Hijau di Tengah Gejolak Global

    12-10-2026 - 05.06

    Strategi Baru BIKE Kuasai Tambang Berau

    12-10-2026 - 05.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.