agroplus.co.id – Langkah agresif kembali dilakukan oleh raksasa keuangan tanah air, PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA). Perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini secara resmi mengumumkan langkah ekspansi strategis dengan menambah suntikan modal pada unit perbankannya yang beroperasi di luar negeri, tepatnya di Simas Bank S.A., Dili, Timor Leste.
Dalam keterbukaan informasi terbaru yang dirilis, SMMA menyatakan telah menggelontorkan tambahan investasi sebesar US$3,6 juta atau jika dikonversikan ke dalam mata uang Rupiah mencapai sekitar Rp64,44 miliar. Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang grup untuk memperkuat cengkeraman pasar mereka di kawasan Asia Tenggara, khususnya di negara tetangga yang sedang berkembang.

Berdasarkan data yang dihimpun, penambahan modal ini secara signifikan meningkatkan nilai penyertaan SMMA di Simas Bank S.A. Sebelumnya, nilai investasi perusahaan berada di angka US$2,4 juta, dan kini melonjak menjadi US$6 juta. Meski nilai investasinya meningkat drastis, persentase kepemilikan saham SMMA di bank tersebut tetap stabil di angka 60 persen.
Wakil Direktur Utama SMMA, Eric Buntoro, memberikan penjelasan terkait transaksi besar ini. Ia menegaskan bahwa meskipun jumlah dana yang dikucurkan cukup fantastis, transaksi ini dikategorikan sebagai transaksi yang tidak bersifat material bagi perusahaan. Hal ini dikarenakan nilai investasi tambahan tersebut tidak melampaui ambang batas 20 persen dari total ekuitas Perseroan.
"Transaksi tersebut telah dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 6 Oktober 2026," ungkap Eric dalam pernyataan resminya kepada publik.
Lebih lanjut, Eric juga menenangkan para investor dengan menyatakan bahwa langkah ekspansi ini tidak akan mengganggu stabilitas internal perusahaan. Ia menjamin bahwa tidak ada dampak negatif yang signifikan terhadap operasional harian, kondisi keuangan saat ini, maupun proyeksi keuangan di masa depan. Selain itu, transaksi ini juga dipastikan tidak membawa konsekuensi hukum atau mengancam kelangsungan usaha Perseroan secara keseluruhan.
Jika menilik struktur kepemilikan di Simas Bank S.A., dominasi Sinar Mas terlihat sangat kuat. Selain SMMA yang memegang kendali mayoritas sebesar 60 persen melalui kepemilikan 2,4 juta saham, terdapat beberapa entitas lain dalam jajaran pemegang saham. Sinar Mas Insurance S.A. memegang porsi sebesar 25 persen, disusul oleh Sinar Mas Life Insurance S.A. dengan kepemilikan 10 persen, dan sisanya sebesar 5 persen dimiliki oleh SMG Management Limited.
Langkah penambahan modal ini dipandang sebagai sinyal positif bagi pertumbuhan bisnis perbankan grup Sinar Mas di pasar internasional. Dengan memperkuat basis modal di Timor Leste, Simas Bank S.A. diharapkan memiliki daya saing yang lebih kuat dalam menyalurkan kredit dan menghimpun dana masyarakat di negara tersebut, yang pada akhirnya akan memberikan kontribusi positif bagi pendapatan konsolidasi SMMA di masa mendatang. Melansir laporan dari agroplus.co.id, langkah ini menunjukkan optimisme tinggi terhadap potensi ekonomi di kawasan Timor Leste.
