Close Menu
    What's Hot

    73 Emiten Terancam Sanksi Berat Bursa

    25-09-2026 - 02.06

    IHSG Terperosok Dalam Zona Merah

    25-09-2026 - 02.02

    Strategi Baru Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional

    25-09-2026 - 00.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • 73 Emiten Terancam Sanksi Berat Bursa
    • IHSG Terperosok Dalam Zona Merah
    • Strategi Baru Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional
    • Edwin Soeryadjaya Borong Saham SRTG
    • Strategi Menkeu dan BI Jaga Ekonomi
    • Kemenkeu Larang BLU Kejar Bunga Tinggi
    • Sinergi BI dan Kemenkeu Perkuat Ekonomi
    • Cicilan Triliunan Rupiah Besok Jatuh Tempo
    Jumat, 25 September 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Edwin Soeryadjaya Borong Saham SRTG
    Pangan

    Edwin Soeryadjaya Borong Saham SRTG

    25-09-2026 - 00.022 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Pergerakan signifikan terlihat di pasar modal Indonesia menyusul langkah terbaru dari salah satu tokoh penting di PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. (SRTG). Edwin Soeryadjaya, yang menjabat sebagai Komisaris di perusahaan investasi raksasa tersebut, dilaporkan melakukan aksi beli saham dalam jumlah besar secara bertahap. Langkah ini menarik perhatian para investor karena menunjukkan kepercayaan diri yang tinggi terhadap prospek masa depan emiten tersebut.

    Berdasarkan data keterbukaan informasi yang dirilis oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), transaksi pembelian saham ini dilakukan dalam dua tahap berbeda pada bulan September. Melalui laporan resmi tersebut, diketahui bahwa Edwin melakukan pembelian pertama pada tanggal 22 September 2026. Dalam transaksi pertama tersebut, ia menyerap sebanyak 330.000 lembar saham dengan harga per lembar sebesar Rp1.779.

    Edwin Soeryadjaya Borong Saham SRTG
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Tak berhenti di situ, pada hari berikutnya, tepatnya tanggal 23 September 2026, Edwin kembali menambah porsi kepemilikannya. Pada transaksi kedua ini, ia membeli sebanyak 454.100 lembar saham dengan harga yang sedikit lebih tinggi, yakni Rp1.791 per lembar saham. Jika ditotal secara keseluruhan, Edwin telah menambah kepemilikannya sebanyak 784.100 lembar saham dalam waktu yang sangat singkat.

    Secara finansial, nilai dari total transaksi yang dilakukan oleh sang komisaris ini mencapai angka sekitar Rp1,4 miliar. Meskipun angka tersebut mungkin terlihat kecil jika dibandingkan dengan kapitalisasi pasar SRTG secara keseluruhan, namun aksi beli yang dilakukan secara langsung oleh pemegang saham pengendali atau petinggi perusahaan biasanya menjadi sinyal positif bagi pasar. Transaksi ini dikategorikan sebagai aksi korporasi untuk tujuan investasi jangka panjang.

    Dengan adanya tambahan saham tersebut, struktur kepemilikan Edwin Soeryadjaya di SRTG mengalami perubahan. Sebelum melakukan transaksi tambahan ini, Edwin tercatat memiliki 4.876.599.190 lembar saham dengan total hak suara sebesar 35,9503%. Setelah melakukan pembelian tambahan sebanyak 784.100 lembar, total kepemilikan sahamnya kini melonjak menjadi 4.877.383.290 lembar saham.

    Perubahan volume saham ini secara otomatis meningkatkan persentase hak suara Edwin di dalam perusahaan menjadi 35,9561%. Kenaikan persentase hak suara, meski terlihat tipis secara angka desimal, menunjukkan penguatan kendali dan komitmen berkelanjutan dari pihak manajemen terhadap pertumbuhan perusahaan di masa mendatang.

    Para pelaku pasar kini tengah memantau bagaimana langkah strategis Saratoga Investama Sedaya Tbk. ke depannya. Aksi borong saham oleh petinggi perusahaan seperti yang dilakukan Edwin Soeryadjaya sering kali dianggap sebagai indikator bahwa fundamental perusahaan masih sangat kokoh dan memiliki potensi pertumbuhan yang menjanjikan di tengah dinamika ekonomi global yang fluktuatif.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    73 Emiten Terancam Sanksi Berat Bursa

    25-09-2026 - 02.06

    IHSG Terperosok Dalam Zona Merah

    25-09-2026 - 02.02

    Strategi Baru Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional

    25-09-2026 - 00.06

    Strategi Menkeu dan BI Jaga Ekonomi

    24-09-2026 - 23.06

    Kemenkeu Larang BLU Kejar Bunga Tinggi

    24-09-2026 - 23.02

    Sinergi BI dan Kemenkeu Perkuat Ekonomi

    24-09-2026 - 20.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    73 Emiten Terancam Sanksi Berat Bursa

    agroplus.co.id – Kepatuhan dalam menyampaikan laporan keuangan menjadi aspek krusial bagi setiap perusahaan yang melantai…

    IHSG Terperosok Dalam Zona Merah

    25-09-2026 - 02.02

    Strategi Baru Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional

    25-09-2026 - 00.06

    Edwin Soeryadjaya Borong Saham SRTG

    25-09-2026 - 00.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.