agroplus.co.id – PT Bumi Resources Tbk (BUMI) akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait isu yang tengah beredar hangat di pasar modal. Kabar tersebut menyebutkan bahwa perusahaan tambang raksasa tersebut merupakan kandidat terkuat dalam proses akuisisi Kideco, yang merupakan aset strategis milik PT Indika Energy Tbk (INDY).
Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen BUMI memberikan penjelasan terkait pemberitaan yang menyebutkan keterlibatan mereka dalam transaksi besar tersebut. Kabar ini sebelumnya mencuat melalui pemberitaan media yang mengutip artikel dari DealStreetAsia. Dalam artikel tersebut, BUMI disebut-sebut sebagai "calon terkuat" (likely front-runner) dalam perebutan aset tambang tersebut berdasarkan keterangan dari narasumber yang tidak disebutkan identitasnya.

Menanggapi hal tersebut, pihak manajemen BUMI menyatakan bahwa mereka tidak dapat memverifikasi kebenaran informasi tersebut. Hal ini dikarenakan sumber informasi yang digunakan dalam pemberitaan tersebut bersifat anonim atau tidak disebutkan identitasnya secara jelas. Oleh karena itu, perusahaan tidak memiliki dasar yang kuat untuk mengonfirmasi atau membantah spekulasi yang berkembang di pasar.
Sebelum artikel tersebut diterbitkan, pihak BUMI sebenarnya telah memberikan tanggapan kepada pihak media. Namun, perusahaan menegaskan prinsipnya untuk tidak memberikan komentar terhadap berbagai rumor pasar, spekulasi, maupun transaksi yang masih bersifat hipotesis. Manajemen menekankan bahwa setiap langkah korporasi yang bersifat material akan selalu diungkapkan secara resmi sesuai dengan ketentuan keterbukaan informasi yang berlaku di pasar modal.
Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance). Dengan hanya memberikan informasi yang valid dan terverifikasi, BUMI berupaya mendukung terciptanya pasar modal yang teratur, wajar, dan efisien bagi seluruh investor.
Di sisi lain, BUMI juga kembali menegaskan arah strategis jangka panjang perusahaan. Manajemen mengingatkan bahwa fokus utama perusahaan saat ini adalah melakukan diversifikasi usaha agar tidak hanya bergantung pada sektor batu bara termal. Hal ini menjadi poin penting mengingat aset Kideco yang dikabarkan akan diakuisisi tersebut juga merupakan aset yang berbasis pada komoditas batu bara termal.
Meskipun demikian, hingga saat ini BUMI tidak secara tegas membantah maupun membenarkan kabar akuisisi tersebut. Perusahaan hanya menyatakan bahwa jika memang terdapat fakta material yang akan memengaruhi kondisi perusahaan, maka informasi tersebut akan disampaikan secara resmi sesuai regulasi.
Hingga surat keterbukaan informasi tersebut diterbitkan, pihak BUMI menegaskan bahwa tidak ada kejadian penting atau informasi material lainnya yang dapat memengaruhi kelangsungan usaha maupun pergerakan harga saham perseroan di bursa. Investor pun dihimbau untuk tetap berhati-hati dalam menanggapi berbagai rumor yang beredar di pasar.
