agroplus.co.id – Langkah strategis diambil oleh sosok kunci di balik PT Tripar Multivision Plus Tbk. (RAAM). Ram Jethmal Punjabi, yang menjabat sebagai pendiri sekaligus Presiden Direktur perusahaan, dilaporkan telah melakukan aksi korporasi dengan menambah porsi kepemilikan sahamnya secara signifikan. Langkah ini menjadi sinyal positif bagi para investor mengenai kepercayaan internal terhadap prospek masa depan perusahaan.
Berdasarkan data keterbukaan informasi yang dirilis oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), aksi beli saham ini dilakukan melalui serangkaian transaksi yang berlangsung dalam dua hari, yakni pada 23 hingga 24 September 2026. Ram Jethmal Punjabi tidak melakukannya dalam satu waktu sekaligus, melainkan melalui lima kali transaksi berbeda untuk mengumpulkan total 918.300 lembar saham baru.

Rincian transaksi menunjukkan adanya dinamika harga di pasar saat pembelian dilakukan. Pada transaksi perdana yang terjadi pada 23 September 2026, Ram menyerap sebanyak 386.500 unit saham dengan harga Rp173 per lembar. Memasuki hari berikutnya, yakni 24 September 2026, ia melanjutkan agresivitasnya dengan melakukan empat kali transaksi tambahan.
Detail pembelian pada hari kedua tersebut meliputi 107.700 unit saham di harga Rp176, kemudian 267.200 unit di harga Rp175, disusul 31.900 unit pada harga Rp173, dan terakhir pembelian sebanyak 125.000 unit pada harga Rp174 per lembar. Secara keseluruhan, sang bos besar harus merogoh kocek pribadi sebesar Rp159,85 juta untuk memperkuat posisinya di perusahaan tersebut.
Tujuan dari aksi borong saham ini secara eksplisit dinyatakan sebagai bentuk investasi jangka panjang. Dengan bertambahnya jumlah saham yang dimiliki, total kepemilikan Ram Jethmal Punjabi melonjak dari sebelumnya 4.688.967.382 lembar saham menjadi 4.689.885.682 lembar saham. Hal ini berdampak langsung pada peningkatan persentase hak suara di dalam perusahaan, yang kini naik dari 68,81% menjadi 68,83%.
Sebagai pihak pengendali utama, keputusan Ram untuk menambah kepemilikan saham ini mempertegas komitmennya terhadap stabilitas dan arah kebijakan PT Tripar Multivision Plus Tbk. Dalam laporan tersebut, ia juga menegaskan bahwa dirinya akan tetap mempertahankan status pengendaliannya di perusahaan.
Bagi para pemegang saham publik, aksi beli oleh pengendali atau insider buying seperti ini sering kali dianggap sebagai indikator bahwa manajemen melihat adanya nilai yang belum sepenuhnya tercermin dalam harga pasar saat ini. Kepercayaan diri sang Presiden Direktur dalam menambah asetnya di RAAM diharapkan dapat memberikan sentimen positif bagi pergerakan harga saham perusahaan di masa mendatang. Melansir laporan dari agroplus.co.id, langkah ini menjadi catatan penting bagi para pelaku pasar yang memantau pergerakan saham sektor media dan hiburan.
