Close Menu
    What's Hot

    Misteri Rupiah dan Gejolak Politik RI

    11-10-2026 - 18.06

    Cara Cairkan Saldo JHT Tanpa Resign

    11-10-2026 - 18.02

    Strategi Unik BI Tarik Modal Asing

    11-10-2026 - 15.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Misteri Rupiah dan Gejolak Politik RI
    • Cara Cairkan Saldo JHT Tanpa Resign
    • Strategi Unik BI Tarik Modal Asing
    • Kasus hukum yang menyeret keluarga konglomerat sawit Indonesia kembali memanas di Singapura. Kali ini, perhatian tertuju pada penyitaan dana fantastis senilai Rp1,9 triliun milik Bill Darmadi, putra dari Surya Darmadi, bos besar di balik Duta Palma Group dan Darmex Agro Group.
    • Sektor Saham Paling Cuan Saat Ini
    • Aturan Baru IPO Makin Ketat
    • Strategi Unik HSBC Incar Nasabah Sultan
    • Saham TRIN Merosot Usai Rahayu Mundur
    Minggu, 11 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - BEI "Gembok" 6 Saham, Termasuk Haji Isam! Ada Apa?
    Pangan

    BEI "Gembok" 6 Saham, Termasuk Haji Isam! Ada Apa?

    21-09-2026 - 10.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    Agroplus – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengambil langkah tegas pada Senin pagi, 21 September 2026, dengan menghentikan sementara perdagangan enam saham emiten di pasar modal. Keputusan ini mencakup salah satu saham yang terafiliasi dengan konglomerat ternama, Andi Syamsuddin Arsyad atau yang lebih dikenal sebagai Haji Isam. Penyebabnya bervariasi, mulai dari lonjakan harga saham yang tidak wajar hingga penundaan kewajiban pembayaran surat utang.

    Lima dari enam emiten yang terkena suspensi adalah akibat peningkatan harga saham yang signifikan secara mendadak. Mereka adalah PT Semacom Integrated Tbk (SEMA), PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA), PT Charnic Capital Tbk (NICK), PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE), serta PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE). Khusus untuk TEBE, saham ini menarik perhatian karena keterkaitannya dengan gurita bisnis Haji Isam.

    BEI "Gembok" 6 Saham, Termasuk Haji Isam! Ada Apa?
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Sementara itu, emiten BUMN PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) harus menghadapi suspensi karena alasan yang berbeda, yaitu penundaan pembayaran pokok, bunga obligasi, dan pendapatan bagi hasil Sukuk Mudharabah. WIKA diketahui telah menunda pembayaran pendapatan bagi hasil Sukuk Mudharabah Seri B dan C yang seharusnya jatuh tempo pada 18 September 2026. Penundaan ini melibatkan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap I Tahun 2020.

    Langkah suspensi ini, menurut BEI, merupakan bentuk perlindungan konkret bagi para investor. Tujuannya adalah untuk memberikan jeda waktu yang cukup bagi pelaku pasar agar dapat mempertimbangkan secara lebih matang setiap informasi yang tersedia sebelum membuat keputusan investasi.

    Suspensi diberlakukan di pasar reguler dan pasar tunai, dimulai sejak sesi Pra-Pembukaan pada tanggal 21 September 2026 hingga adanya pengumuman lebih lanjut dari Bursa. BEI juga mengimbau seluruh pihak yang berkepentingan untuk senantiasa mencermati keterbukaan informasi yang disampaikan oleh masing-masing emiten. Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan ini dapat diakses melalui situs resmi agroplus.co.id.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Misteri Rupiah dan Gejolak Politik RI

    11-10-2026 - 18.06

    Cara Cairkan Saldo JHT Tanpa Resign

    11-10-2026 - 18.02

    Strategi Unik BI Tarik Modal Asing

    11-10-2026 - 15.06

    Kasus hukum yang menyeret keluarga konglomerat sawit Indonesia kembali memanas di Singapura. Kali ini, perhatian tertuju pada penyitaan dana fantastis senilai Rp1,9 triliun milik Bill Darmadi, putra dari Surya Darmadi, bos besar di balik Duta Palma Group dan Darmex Agro Group.

    11-10-2026 - 15.02

    Sektor Saham Paling Cuan Saat Ini

    11-10-2026 - 13.06

    Aturan Baru IPO Makin Ketat

    11-10-2026 - 13.02
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Misteri Rupiah dan Gejolak Politik RI

    agroplus.co.id – Kondisi ekonomi Indonesia saat ini tengah berada di persimpangan jalan yang penuh dinamika.…

    Cara Cairkan Saldo JHT Tanpa Resign

    11-10-2026 - 18.02

    Strategi Unik BI Tarik Modal Asing

    11-10-2026 - 15.06

    Kasus hukum yang menyeret keluarga konglomerat sawit Indonesia kembali memanas di Singapura. Kali ini, perhatian tertuju pada penyitaan dana fantastis senilai Rp1,9 triliun milik Bill Darmadi, putra dari Surya Darmadi, bos besar di balik Duta Palma Group dan Darmex Agro Group.

    11-10-2026 - 15.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.