Close Menu
    What's Hot

    Aturan Baru Saham Murah Jadi Berkah

    06-10-2026 - 08.06

    Pemerintah Kejar Rp10 Triliun Lewat Lelang Sukuk

    06-10-2026 - 08.02

    OJK Kini Pegang Kendali Bursa Mineral

    06-10-2026 - 05.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Aturan Baru Saham Murah Jadi Berkah
    • Pemerintah Kejar Rp10 Triliun Lewat Lelang Sukuk
    • OJK Kini Pegang Kendali Bursa Mineral
    • 29 Emiten Siap Melantai Kejar Rp26 Triliun
    • Kredit Perbankan Meroket Tajam ke Rp9.178 Triliun
    • IHSG Meroket Tajam di Akhir Sesi
    • Perang Melawan Judi Online Makin Sengit
    • Piutang Multifinance Tumbuh Lambat
    Selasa, 6 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Aturan Baru Saham Murah Jadi Berkah
    Pangan

    Aturan Baru Saham Murah Jadi Berkah

    06-10-2026 - 08.063 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Langkah berani Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam merombak aturan batas minimum harga saham menuai respons positif dari regulator. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan bahwa kebijakan penghapusan batas harga terendah saham dari Rp50 menjadi Rp1 di pasar reguler maupun pasar tunai berjalan sesuai dengan ekspektasi yang diharapkan oleh para pelaku pasar.

    Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menjelaskan bahwa perubahan aturan ini memberikan ruang bagi mekanisme pasar untuk bekerja secara alami. Menurutnya, harga saham yang terbentuk saat ini merupakan refleksi murni dari dinamika permintaan dan penawaran investor, terutama untuk saham-saham yang sebelumnya tertahan di level psikologis Rp50 per lembar.

    Aturan Baru Saham Murah Jadi Berkah
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Sejak kebijakan ini resmi diimplementasikan pada akhir September 2026, OJK memantau adanya pergerakan harga yang lebih dinamis. Hasan menyebutkan bahwa pembentukan harga keseimbangan baru di pasar telah terjadi secara wajar. Hal ini dianggap sebagai pencapaian penting karena harga saham kini tidak lagi dipaksa berhenti di angka tertentu, melainkan bergerak mengikuti kondisi fundamental perusahaan dan sentimen pasar.

    "Harga keseimbangan baru yang terbentuk saat ini diharapkan dapat memenuhi ekspektasi pasar serta selaras dengan kondisi fundamental yang ada di lapangan," ujar Hasan dalam sebuah konferensi pers virtual baru-baru ini.

    Lebih lanjut, Hasan menegaskan bahwa OJK bersama BEI tidak hanya terpaku pada saham-saham yang harganya merosot hingga ke level Rp1. Pengawasan dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh emiten yang tercatat di bursa. Fokus utama regulator adalah memastikan bahwa likuiditas tetap terjaga dan perdagangan tetap berjalan sehat meskipun harga saham mengalami penurunan signifikan.

    Ia mengamati bahwa beberapa saham yang sebelumnya mengalami stagnasi atau tidak ada aktivitas perdagangan karena tertahan di harga Rp50, kini mulai menunjukkan aktivitas transaksi yang tinggi. "Beberapa saham yang sebelumnya tidak aktif, kini sudah dapat diperdagangkan dengan tingkat likuiditas yang memadai. Kami melihat ada harga yang mulai tertahan di level tertentu, bahkan ada yang mulai merangkak naik. Ini adalah indikator bahwa tujuan kebijakan ini sudah berjalan sesuai rencana," tambahnya.

    Kebijakan penghapusan batas minimum ini bukan tanpa alasan. Hasan menekankan bahwa langkah ini merupakan upaya untuk mengadopsi praktik terbaik (global best practice) yang telah diterapkan oleh bursa-bursa ternama di tingkat regional maupun global. Dengan menghilangkan batasan harga, proses penemuan harga (price discovery) menjadi lebih efisien dan transparan.

    Tujuan jangka panjang dari aturan ini adalah agar nilai saham di pasar benar-benar mencerminkan nilai fundamental dan prospek masa depan perusahaan. Selain itu, kebijakan ini diharapkan dapat meminimalisir intervensi pasar yang tidak perlu, sehingga menciptakan ekosistem investasi yang lebih sehat, kompetitif, dan sesuai dengan prinsip pasar bebas.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Pemerintah Kejar Rp10 Triliun Lewat Lelang Sukuk

    06-10-2026 - 08.02

    OJK Kini Pegang Kendali Bursa Mineral

    06-10-2026 - 05.06

    29 Emiten Siap Melantai Kejar Rp26 Triliun

    06-10-2026 - 05.02

    Kredit Perbankan Meroket Tajam ke Rp9.178 Triliun

    06-10-2026 - 02.06

    IHSG Meroket Tajam di Akhir Sesi

    06-10-2026 - 02.02

    Perang Melawan Judi Online Makin Sengit

    06-10-2026 - 00.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Aturan Baru Saham Murah Jadi Berkah

    agroplus.co.id – Langkah berani Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam merombak aturan batas minimum harga saham…

    Pemerintah Kejar Rp10 Triliun Lewat Lelang Sukuk

    06-10-2026 - 08.02

    OJK Kini Pegang Kendali Bursa Mineral

    06-10-2026 - 05.06

    29 Emiten Siap Melantai Kejar Rp26 Triliun

    06-10-2026 - 05.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.