agroplus.co.id – Dunia pasar modal tanah air kembali dikejutkan dengan adanya aksi korporasi dari salah satu emiten di sektor kuliner. PT Lima Dua Lima Tiga Tbk, atau yang lebih dikenal dengan kode saham LUCY, baru saja melaporkan adanya transaksi pelepasan saham dalam jumlah yang cukup signifikan oleh salah satu pemegang sahamnya.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), HP Capital Resources selaku pemegang saham telah melakukan aksi jual saham LUCY dengan total nilai transaksi mencapai Rp7,12 miliar. Langkah ini menarik perhatian para investor karena dilakukan dalam beberapa tahap dalam rentang waktu yang singkat pada awal Oktober 2026.

Secara mendetail, pelepasan aset ini dilakukan melalui tiga kali transaksi yang berbeda. Rangkaian penjualan tersebut dimulai pada tanggal 1 Oktober 2026, di mana HP Capital Resources melepas sebanyak 5.275.700 lembar saham biasa dengan harga jual di level Rp259 per saham.
Aksi jual berlanjut pada hari berikutnya, tepatnya 2 Oktober 2026. Pada fase kedua ini, volume saham yang dilepas meningkat cukup tajam, yakni sebanyak 11.761.000 lembar saham. Menariknya, pada transaksi kedua ini, harga jual yang didapatkan berada di titik tertinggi dibandingkan transaksi lainnya, yaitu sebesar Rp268 per saham.
Namun, tren harga tidak bertahan stabil hingga akhir rangkaian transaksi. Pada transaksi ketiga yang dilakukan pada 5 Oktober 2026, HP Capital Resources kembali melepas 10.634.500 lembar saham LUCY. Pada tahap penutup ini, harga jual mengalami koreksi ke level Rp245 per saham. Jika ditotal secara keseluruhan, jumlah saham yang dilepas oleh HP Capital Resources mencapai 27.671.200 lembar saham.
Menanggapi aksi pelepasan saham tersebut, pihak perusahaan memberikan penjelasan resmi melalui dokumen keterbukaan informasi. Diketahui bahwa tujuan utama dari transaksi ini adalah untuk kepentingan diversifikasi portofolio serta alokasi aset perusahaan. Langkah ini dinilai sebagai strategi manajemen dalam mengatur kembali komposisi investasi mereka agar lebih optimal.
Sebelum melakukan aksi jual besar-besaran ini, HP Capital Resources tercatat memegang kendali atas 194.275.700 saham LUCY, yang setara dengan kepemilikan hak suara sebesar 12,83%. Namun, pasca transaksi tersebut selesai dilakukan, porsi kepemilikan mereka menyusut menjadi 166.604.500 saham, atau setara dengan 10,99% dari total saham yang beredar.
Pergerakan pemegang saham pengendali atau investor besar seperti ini sering kali menjadi sinyal penting bagi pelaku pasar untuk memantau stabilitas harga saham di masa mendatang. Para investor kini tengah mencermati apakah aksi diversifikasi ini akan berdampak pada volatilitas harga saham LUCY di lantai bursa dalam jangka pendek maupun panjang.
