Close Menu
    What's Hot

    Saham BIKE Dikuasai Segelintir Pihak

    05-10-2026 - 05.06

    AADI Jual Tambang Kestrel ke Yancoal

    05-10-2026 - 05.02

    IHSG Merosot Akibat Reshuffle Kabinet

    05-10-2026 - 02.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Saham BIKE Dikuasai Segelintir Pihak
    • AADI Jual Tambang Kestrel ke Yancoal
    • IHSG Merosot Akibat Reshuffle Kabinet
    • IHSG Anjlok ke Level 5900 Akibat Reshuffle
    • Dua Bos Link Net Mundur Serentak
    • Strategi Jitu AALI Perkuat Nilai Saham
    • Strategi Besar Era Media Sejahtera Rp 2 Triliun
    • IHSG Terperosok ke Level 5.900 Asing Kabur
    Senin, 5 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - AADI Jual Tambang Kestrel ke Yancoal
    Pangan

    AADI Jual Tambang Kestrel ke Yancoal

    05-10-2026 - 05.023 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) secara resmi telah menuntaskan langkah strategisnya dengan menjual seluruh kepemilikan saham dan waran di Kestrel Coal Group Pty Ltd (Kestrel) kepada raksasa tambang asal Australia, Yancoal Australia Limited (Yancoal). Transaksi besar ini dilakukan melalui anak perusahaan AADI, yakni Adaro Capital Limited (ACL), yang secara tidak langsung menguasai 90% saham perusahaan tersebut.

    Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia, proses penyelesaian transaksi atau closing telah dilaksanakan pada 1 Oktober 2026 waktu Melbourne. Langkah ini diambil setelah seluruh persyaratan dalam Perjanjian Jual Beli (Sale and Purchase Agreement/SPA) yang telah disepakati pada April 2026 terpenuhi sepenuhnya.

    AADI Jual Tambang Kestrel ke Yancoal
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Melalui kesepakatan ini, Yancoal kini resmi memegang kendali penuh atas Kestrel dengan kepemilikan saham mencapai 100%. Sebelumnya, AADI melalui ACL memiliki 720.385.220 saham biasa di Kestrel, yang setara dengan 47,99% dari total kepemilikan perusahaan tersebut.

    Nilai Transaksi Fantastis

    Dari pelepasan aset ini, ACL berhasil meraup dana segar yang sangat besar. Nilai transaksi sebelum pajak tercatat sebesar US$814,12 juta atau jika dikonversi ke mata uang rupiah mencapai Rp14,57 triliun (asumsi kurs Rp17.900/US$). Setelah dikurangi kewajiban pajak, nilai bersih yang diterima adalah sebesar US$734,83 juta atau setara Rp13,15 triliun.

    Menariknya, transaksi ini masih membuka peluang pendapatan tambahan bagi ACL dan penjual lainnya. Terdapat potensi contingent cash consideration atau pembayaran tunai tambahan hingga maksimal US$550 juta atau sekitar Rp9,85 triliun. Pembayaran tambahan ini akan dilakukan secara bertahap selama lima tahun, dengan syarat harga rata-rata indeks batu bara kokas metalurgi Platts Premium Low Vol Hard Coking Coal FOB Australia (PLVHA00) melampaui ambang batas tertentu setiap tahunnya.

    Strategi Penguatan Modal dan Ekspansi

    Manajemen AADI mengungkapkan bahwa keputusan untuk mendivestasi tambang di Australia tersebut bukan tanpa alasan. Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar grup untuk fokus pada pengembangan bisnis di dalam negeri Indonesia. Selain itu, dana segar yang diperoleh akan dialokasikan untuk pembayaran dividen kepada pemegang saham serta memperkuat struktur permodalan perusahaan melalui pelunasan sebagian pinjaman grup.

    Merujuk pada regulasi OJK mengenai Transaksi Material, aksi korporasi ini dikategorikan sebagai transaksi material karena nilainya berada di rentang 20% hingga 50% dari total ekuitas perseroan. Namun, karena tidak melebihi batas tersebut, AADI tidak diwajibkan untuk menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) khusus terkait transaksi ini.

    Pihak manajemen juga memastikan bahwa transaksi ini bukan merupakan transaksi afiliasi maupun benturan kepentingan, sehingga dipastikan tidak akan mengganggu stabilitas dan kelangsungan operasional perusahaan di masa depan.

    Profil Kestrel dan Dampak Keuangan

    Kestrel sendiri merupakan pemain penting di industri batu bara metalurgi. Melalui anak usahanya, Kestrel Coal Resources Pty Ltd, perusahaan ini mengoperasikan tambang batu bara bawah tanah di Bowen Basin, Queensland tengah, Australia. Berdasarkan data keuangan per Juni 2026, Kestrel mencatatkan total aset sebesar US$2,24 miliar atau sekitar Rp40,05 triliun dengan laba periode berjalan mencapai US$26,88 juta.

    Secara finansial, aksi divestasi ini memberikan dampak positif pada laporan keuangan proforma AADI. Laba usaha konsolidasian AADI untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2026 mengalami kenaikan signifikan, dari US$666,54 juta menjadi US$744,95 juta (sekitar Rp13,33 triliun) setelah dilakukan penyesuaian. Hal ini menunjukkan bahwa langkah pelepasan aset di luar negeri tersebut justru memperkuat posisi keuangan perusahaan secara keseluruhan.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Saham BIKE Dikuasai Segelintir Pihak

    05-10-2026 - 05.06

    IHSG Merosot Akibat Reshuffle Kabinet

    05-10-2026 - 02.06

    IHSG Anjlok ke Level 5900 Akibat Reshuffle

    05-10-2026 - 02.02

    Dua Bos Link Net Mundur Serentak

    05-10-2026 - 00.06

    Strategi Jitu AALI Perkuat Nilai Saham

    05-10-2026 - 00.02

    Strategi Besar Era Media Sejahtera Rp 2 Triliun

    04-10-2026 - 23.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Saham BIKE Dikuasai Segelintir Pihak

    agroplus.co.id – Dunia pasar modal Indonesia kembali dikejutkan dengan temuan struktur kepemilikan saham yang sangat…

    AADI Jual Tambang Kestrel ke Yancoal

    05-10-2026 - 05.02

    IHSG Merosot Akibat Reshuffle Kabinet

    05-10-2026 - 02.06

    IHSG Anjlok ke Level 5900 Akibat Reshuffle

    05-10-2026 - 02.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.