Close Menu
    What's Hot

    IHSG Melaju Kencang Menembus Level 6.000

    11-10-2026 - 00.06

    IHSG Melaju Kencang di Akhir Pekan

    11-10-2026 - 00.02

    Triliunan Rupiah Raib Akibat Scam

    10-10-2026 - 23.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • IHSG Melaju Kencang Menembus Level 6.000
    • IHSG Melaju Kencang di Akhir Pekan
    • Triliunan Rupiah Raib Akibat Scam
    • Peluang Cuan Bisnis Ritel Minimarket dan Kelontong
    • Indra Kenz Kembali Masuk Penjara
    • Rahasia Pajak Triliunan Rupiah Sang Diktator
    • Cara Ampuh Bersihkan Nama dari SLIK OJK
    • Cara Mudah Urus Rekening Bank Almarhum
    Minggu, 11 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan -
    Pangan

    16-07-2026 - 02.072 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    Terungkap! Bukan OJK, Ini Pengawas Pusat Finansial Internasional Indonesia

    Agroplus – Indonesia tengah bersiap meluncurkan sebuah inisiatif ekonomi ambisius bernama Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Sebuah terobosan baru yang dirancang untuk menarik investasi global, PFII akan memiliki sistem pengawasan yang unik dan berbeda dari lembaga keuangan pada umumnya. Menariknya, pengawasan PFII tidak akan berada di bawah yurisdiksi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara langsung, melainkan akan diawasi oleh sebuah Lembaga Pengawas Jasa Keuangan (LPJK) yang dibentuk secara spesifik.

    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menjelaskan bahwa PFII akan diawasi oleh sebuah "Dewan Pertimbangan" khusus. Dewan ini akan diisi oleh figur-figur kunci di sektor keuangan negara, meliputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Menteri Keuangan (Menkeu), Ketua OJK, dan Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Bukan tanpa alasan, struktur pengawasan yang berbeda ini diterapkan karena PFII akan beroperasi sebagai wilayah ekonomi khusus yang diberikan pengecualian regulasi. Artinya, aturan main di sana akan lebih longgar dan adaptif dibandingkan ketentuan umum di Indonesia.

    "Ini bagian dari wilayah Republik Indonesia yang diberikan pengecualian secara khusus terhadap regulasi yang lebih longgar dan terhadap aturan-aturan yang lebih mudah," ungkap Misbakhun saat ditemui usai Investment Forum 2026 CNBC Indonesia di Jakarta, Rabu (15/7/2026). Fleksibilitas regulasi ini dirancang untuk memikat investor asing dengan menawarkan berbagai kemudahan signifikan seperti penggunaan mata uang asing, penyusunan laporan keuangan dalam bahasa asing, hingga proses pendirian usaha yang jauh lebih efisien.

    Tidak hanya itu, PFII juga akan menawarkan insentif pajak yang sangat menarik: bebas pajak 0% selama 50 tahun. Meskipun Misbakhun secara pribadi berharap insentif ini bisa berlaku permanen selama PFII eksis, ia mengakui durasi 50 tahun sudah merupakan langkah maju yang signifikan untuk menarik modal.

    Saat ini, pemerintah dan DPR RI tengah merumuskan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pusat Finansial Internasional Indonesia. PFII diharapkan dapat menampung berbagai jenis usaha, mulai dari bank investasi hingga ‘Family Office’, dengan tujuan utama mengundang pemilik modal besar untuk menempatkan dananya di Indonesia. Dengan demikian, PFII diharapkan mampu menjadi magnet baru bagi investasi global, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan menempatkan Indonesia di peta pusat finansial internasional.


    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    IHSG Melaju Kencang Menembus Level 6.000

    11-10-2026 - 00.06

    IHSG Melaju Kencang di Akhir Pekan

    11-10-2026 - 00.02

    Triliunan Rupiah Raib Akibat Scam

    10-10-2026 - 23.06

    Peluang Cuan Bisnis Ritel Minimarket dan Kelontong

    10-10-2026 - 23.02

    Indra Kenz Kembali Masuk Penjara

    10-10-2026 - 20.06

    Rahasia Pajak Triliunan Rupiah Sang Diktator

    10-10-2026 - 20.02
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    IHSG Melaju Kencang Menembus Level 6.000

    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    IHSG Melaju Kencang di Akhir Pekan

    11-10-2026 - 00.02

    Triliunan Rupiah Raib Akibat Scam

    10-10-2026 - 23.06

    Peluang Cuan Bisnis Ritel Minimarket dan Kelontong

    10-10-2026 - 23.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.