Close Menu
    What's Hot

    Prabowo: BUMN Wajib Untung Rp 800 T, Jangan Main-Main!

    12-03-2026 - 10.06

    BNI Tebar Dividen Jumbo! Investor Siap Panen Modal!

    11-03-2026 - 10.06

    Terkuak! OJK Tutup BPR Koperindo Jaya, Ini Alasannya

    10-03-2026 - 10.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Prabowo: BUMN Wajib Untung Rp 800 T, Jangan Main-Main!
    • BNI Tebar Dividen Jumbo! Investor Siap Panen Modal!
    • Terkuak! OJK Tutup BPR Koperindo Jaya, Ini Alasannya
    • Waspada! Mitos Utang Pinjol Hangus Otomatis Terbantahkan
    • Apakah Kamu Termasuk? 5 Tanda Golongan Kelas Bawah
    • Pinjol & Multifinance Panen Raya Lebaran: OJK Ungkap Data Mengejutkan!
    • Geger! Skandal Rp 14,5 Triliun Guncang Pasar Modal!
    Kamis, 12 Maret 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Harga Beras Tinggi? Bapanas Gercep Turunkan di 214 Daerah!
    Pangan

    Harga Beras Tinggi? Bapanas Gercep Turunkan di 214 Daerah!

    03-09-2025 - 10.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Harga Beras Tinggi? Bapanas Gercep Turunkan di 214 Daerah!

    Agroplus – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengambil langkah cepat untuk menstabilkan harga beras yang masih tinggi di 214 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, menyatakan bahwa fokus utama adalah memastikan masyarakat memiliki akses terhadap beras dengan harga terjangkau.

    Intervensi pasar dilakukan dengan menggandeng Perum Bulog untuk menyalurkan beras dengan harga di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). "Jika HET beras medium di zona 1 adalah Rp 13.500 per kilogram, Bulog akan hadir dengan beras seharga Rp 12.500 per kilogram," jelas Arief. Langkah ini diharapkan dapat menekan harga beras di pasaran secara signifikan.

     Harga Beras Tinggi? Bapanas Gercep Turunkan di 214 Daerah!
    Gambar Istimewa : news.majalahhortus.com

    Selain intervensi harga, Bapanas terus memantau penyaluran bantuan pangan beras kepada 18,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Program yang sudah terealisasi hampir 99% ini memberikan 20 kilogram beras kepada setiap keluarga, membantu menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga.

    Arief menjelaskan bahwa penyesuaian HET beras medium menjadi Rp 13.500 per kilogram merupakan respons terhadap kenaikan harga gabah di tingkat petani, yang kini berkisar antara Rp 6.500 hingga Rp 7.000 per kilogram. Penyesuaian ini penting untuk menjaga keberlanjutan usaha tani dan penggilingan.

    Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menambahkan bahwa kondisi pangan nasional secara umum dalam tren positif. Produksi beras nasional hingga Oktober 2025 diperkirakan mencapai 31,04 juta ton, dan berpotensi menembus 34 juta ton sepanjang tahun. "Yang terpenting, Indonesia tidak melakukan impor beras tahun ini dan memiliki stok yang melimpah," tegasnya.

    Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, mengapresiasi peningkatan jumlah kabupaten/kota yang mengalami penurunan harga beras. "Jumlah daerah yang harga berasnya turun meningkat dari 51 menjadi 58 kabupaten/kota. Ini menunjukkan bahwa Gerakan Pangan Murah yang kita lakukan bersama berjalan efektif," ujarnya.

    Meskipun demikian, Mendagri menekankan bahwa intervensi akan diintensifkan di 214 kabupaten/kota yang masih mengalami kenaikan harga beras. “Minggu ini kami akan fokus ke daerah-daerah tersebut dengan langkah bersama yang melibatkan Badan Pangan Nasional, Bulog, dan Kementerian Pertanian,” pungkasnya. Verdifjord

    Follow on Google News
    Sasmito

      gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

      Related Posts

      Prabowo: BUMN Wajib Untung Rp 800 T, Jangan Main-Main!

      12-03-2026 - 10.06

      BNI Tebar Dividen Jumbo! Investor Siap Panen Modal!

      11-03-2026 - 10.06

      Terkuak! OJK Tutup BPR Koperindo Jaya, Ini Alasannya

      10-03-2026 - 10.06

      09-03-2026 - 10.06

      Waspada! Mitos Utang Pinjol Hangus Otomatis Terbantahkan

      08-03-2026 - 10.06

      Apakah Kamu Termasuk? 5 Tanda Golongan Kelas Bawah

      07-03-2026 - 10.06
      Add A Comment
      Leave A Reply Cancel Reply

      Don't Miss
      Pangan

      Prabowo: BUMN Wajib Untung Rp 800 T, Jangan Main-Main!

      Agroplus – Presiden Prabowo Subianto dengan tegas memberikan peringatan keras kepada seluruh jajaran Badan Usaha…

      BNI Tebar Dividen Jumbo! Investor Siap Panen Modal!

      11-03-2026 - 10.06

      Terkuak! OJK Tutup BPR Koperindo Jaya, Ini Alasannya

      10-03-2026 - 10.06

      09-03-2026 - 10.06
      Top Posts

      Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

      09-04-2025 - 07.38

      Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

      09-04-2025 - 07.38

      Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

      09-04-2025 - 08.22

      Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

      09-04-2025 - 10.06
      agroplus
      © 2026 KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.