Close Menu
    What's Hot

    Syarat Baru Investasi Data Center Raksasa

    23-10-2026 - 02.06

    Strategi Kemlu Jaga Investasi Indonesia

    23-10-2026 - 02.02

    Strategi Pemulihan Waskita Karya Sukses Besar

    23-10-2026 - 00.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Syarat Baru Investasi Data Center Raksasa
    • Strategi Kemlu Jaga Investasi Indonesia
    • Strategi Pemulihan Waskita Karya Sukses Besar
    • Yield SBN Melonjak Tajam Kemenkeu Angkat Bicara
    • Strategi Jitu BI Jaga Rupiah
    • Ekonomi RI Tetap Tangguh Hadapi Gejolak
    • Saham BUMN Meroket Drastis
    • Raksasa Dana Negara Norwegia Rugi Triliunan
    Jumat, 23 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Harga Beras Tinggi? Bapanas Gercep Turunkan di 214 Daerah!
    Pangan

    Harga Beras Tinggi? Bapanas Gercep Turunkan di 214 Daerah!

    03-09-2025 - 10.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Harga Beras Tinggi? Bapanas Gercep Turunkan di 214 Daerah!

    Agroplus – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengambil langkah cepat untuk menstabilkan harga beras yang masih tinggi di 214 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, menyatakan bahwa fokus utama adalah memastikan masyarakat memiliki akses terhadap beras dengan harga terjangkau.

    Intervensi pasar dilakukan dengan menggandeng Perum Bulog untuk menyalurkan beras dengan harga di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). "Jika HET beras medium di zona 1 adalah Rp 13.500 per kilogram, Bulog akan hadir dengan beras seharga Rp 12.500 per kilogram," jelas Arief. Langkah ini diharapkan dapat menekan harga beras di pasaran secara signifikan.

     Harga Beras Tinggi? Bapanas Gercep Turunkan di 214 Daerah!
    Gambar Istimewa : news.majalahhortus.com

    Selain intervensi harga, Bapanas terus memantau penyaluran bantuan pangan beras kepada 18,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Program yang sudah terealisasi hampir 99% ini memberikan 20 kilogram beras kepada setiap keluarga, membantu menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga.

    Arief menjelaskan bahwa penyesuaian HET beras medium menjadi Rp 13.500 per kilogram merupakan respons terhadap kenaikan harga gabah di tingkat petani, yang kini berkisar antara Rp 6.500 hingga Rp 7.000 per kilogram. Penyesuaian ini penting untuk menjaga keberlanjutan usaha tani dan penggilingan.

    Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menambahkan bahwa kondisi pangan nasional secara umum dalam tren positif. Produksi beras nasional hingga Oktober 2025 diperkirakan mencapai 31,04 juta ton, dan berpotensi menembus 34 juta ton sepanjang tahun. "Yang terpenting, Indonesia tidak melakukan impor beras tahun ini dan memiliki stok yang melimpah," tegasnya.

    Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, mengapresiasi peningkatan jumlah kabupaten/kota yang mengalami penurunan harga beras. "Jumlah daerah yang harga berasnya turun meningkat dari 51 menjadi 58 kabupaten/kota. Ini menunjukkan bahwa Gerakan Pangan Murah yang kita lakukan bersama berjalan efektif," ujarnya.

    Meskipun demikian, Mendagri menekankan bahwa intervensi akan diintensifkan di 214 kabupaten/kota yang masih mengalami kenaikan harga beras. “Minggu ini kami akan fokus ke daerah-daerah tersebut dengan langkah bersama yang melibatkan Badan Pangan Nasional, Bulog, dan Kementerian Pertanian,” pungkasnya. Verdifjord

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Syarat Baru Investasi Data Center Raksasa

    23-10-2026 - 02.06

    Strategi Kemlu Jaga Investasi Indonesia

    23-10-2026 - 02.02

    Strategi Pemulihan Waskita Karya Sukses Besar

    23-10-2026 - 00.06

    Yield SBN Melonjak Tajam Kemenkeu Angkat Bicara

    23-10-2026 - 00.02

    Strategi Jitu BI Jaga Rupiah

    22-10-2026 - 20.06

    Ekonomi RI Tetap Tangguh Hadapi Gejolak

    22-10-2026 - 20.02
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Syarat Baru Investasi Data Center Raksasa

    agroplus.co.id – Ambisi Indonesia untuk menjadi pusat data (data center) di kawasan Asia Tenggara kini…

    Strategi Kemlu Jaga Investasi Indonesia

    23-10-2026 - 02.02

    Strategi Pemulihan Waskita Karya Sukses Besar

    23-10-2026 - 00.06

    Yield SBN Melonjak Tajam Kemenkeu Angkat Bicara

    23-10-2026 - 00.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.