Close Menu
    What's Hot

    Kabar mengejutkan datang dari dunia keuangan digital tanah air. Putusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) yang sebelumnya menuding puluhan perusahaan teknologi finansial terlibat praktik kartel bunga pinjaman online (pinjol) resmi dibatalkan oleh pengadilan.

    25-10-2026 - 20.06

    Rupiah Terancam Tembus Rp18000 Per Dolar AS

    25-10-2026 - 20.02

    Pasar Saham Bergolak IHSG Melaju Kencang

    25-10-2026 - 18.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Kabar mengejutkan datang dari dunia keuangan digital tanah air. Putusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) yang sebelumnya menuding puluhan perusahaan teknologi finansial terlibat praktik kartel bunga pinjaman online (pinjol) resmi dibatalkan oleh pengadilan.
    • Rupiah Terancam Tembus Rp18000 Per Dolar AS
    • Pasar Saham Bergolak IHSG Melaju Kencang
    • Strategi Baru Pertamina Amankan Stok BBM
    • Rahasia Militer Jadi Ladang Cuan Miliaran
    • Sembilan Perusahaan Siap Melantai di Bursa
    • Misteri Nasib Rupiah dan IHSG
    • Kebangkitan Bursa Saham Yunani
    Minggu, 25 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Rupiah Terancam Tembus Rp18000 Per Dolar AS
    Pangan

    Rupiah Terancam Tembus Rp18000 Per Dolar AS

    25-10-2026 - 20.022 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kini tengah berada dalam situasi yang cukup mengkhawatirkan. Mata uang Garuda dilaporkan terus mengalami tekanan hebat akibat dominasi penguatan dolar AS yang kian tak terbendung di pasar global. Kondisi ini membuat posisi rupiah bergerak di kisaran angka psikologis yang cukup tinggi, yakni menyentuh level Rp18.000 per dolar AS.

    Berdasarkan data terbaru dari Refinitiv, meskipun sempat terjadi sedikit pergerakan positif sebesar 0,03% yang membawa rupiah ke posisi Rp18.040/US$ pada penutupan perdagangan Jumat (23/10/2026), tren pelemahan sebenarnya masih sangat terasa. Hal ini menyusul pelemahan signifikan sebesar 0,25% yang terjadi pada penutupan perdagangan sebelumnya. Fenomena ini sejalan dengan penguatan Indeks Dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan mata uang greenback terhadap enam mata uang utama dunia. Hingga pagi hari, indeks tersebut terpantau naik ke level 101,802.

    Rupiah Terancam Tembus Rp18000 Per Dolar AS
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Menanggapi situasi ini, Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi Moneter Bank Indonesia (BI), Firman Mochtar, memaparkan sejumlah faktor fundamental yang menjadi pemicu utama. Salah satu faktor krusial adalah melonjaknya imbal hasil (yield) US Treasury yang kini telah tumbuh melampaui angka 5 persen. Kenaikan imbal hasil ini membuat investor global cenderung mengalihkan dana mereka kembali ke Amerika Serikat untuk mencari keamanan dan keuntungan yang lebih pasti.

    Kondisi tersebut secara otomatis mengubah persepsi para investor terhadap pasar negara berkembang (emerging markets), termasuk Indonesia. Minat untuk menanamkan modal di negara berkembang cenderung menurun karena risiko yang dianggap lebih tinggi dibandingkan aset di AS. Akibatnya, permintaan terhadap dolar AS melonjak tajam, yang pada gilirannya terus mendongkrak indeks dolar ke level yang lebih tinggi.

    "Dampaknya adalah indeks mata uang dolar terhadap negara-negara maju sudah menguat. Ketika dolar menguat, maka secara otomatis mata uang negara berkembang akan ikut melemah, tidak terkecuali Indonesia," jelas Firman dalam keterangannya di Jakarta.

    Selain faktor eksternal dari pasar keuangan Amerika Serikat, rupiah juga menghadapi tekanan dari sisi domestik. Firman menyoroti adanya dinamika terkait pengumuman MSCI mengenai diskusi pasar saham Indonesia untuk menjadi Standalone Market. Perubahan status atau kebijakan dalam klasifikasi pasar ini turut memicu kekhawatiran di kalangan pelaku pasar.

    Kombinasi antara tekanan global akibat penguatan dolar dan tekanan domestik akibat isu aliran modal keluar (capital outflow) menciptakan badai sempurna bagi nilai tukar rupiah. Para pelaku pasar kini tengah memantau dengan saksama kebijakan moneter selanjutnya, baik dari Bank Indonesia maupun Federal Reserve, guna memitigasi dampak lebih lanjut dari volatilitas mata uang yang sedang terjadi.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Kabar mengejutkan datang dari dunia keuangan digital tanah air. Putusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) yang sebelumnya menuding puluhan perusahaan teknologi finansial terlibat praktik kartel bunga pinjaman online (pinjol) resmi dibatalkan oleh pengadilan.

    25-10-2026 - 20.06

    Pasar Saham Bergolak IHSG Melaju Kencang

    25-10-2026 - 18.06

    Strategi Baru Pertamina Amankan Stok BBM

    25-10-2026 - 18.02

    Rahasia Militer Jadi Ladang Cuan Miliaran

    25-10-2026 - 15.06

    Sembilan Perusahaan Siap Melantai di Bursa

    25-10-2026 - 15.02

    Misteri Nasib Rupiah dan IHSG

    25-10-2026 - 13.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Kabar mengejutkan datang dari dunia keuangan digital tanah air. Putusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) yang sebelumnya menuding puluhan perusahaan teknologi finansial terlibat praktik kartel bunga pinjaman online (pinjol) resmi dibatalkan oleh pengadilan.

    agroplus.co.id – Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat secara resmi menjatuhkan putusan yang membatalkan…

    Rupiah Terancam Tembus Rp18000 Per Dolar AS

    25-10-2026 - 20.02

    Pasar Saham Bergolak IHSG Melaju Kencang

    25-10-2026 - 18.06

    Strategi Baru Pertamina Amankan Stok BBM

    25-10-2026 - 18.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.